Happy reading
Vote sebelum membaca
Jangan jadi pembaca gelap!!🌚 Typo bertebaran 🌚
Follow author ❤️°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°
Pagi ini Mauren sudah lengkap dengan balutan seragam sekolahnya, ia segera menyambar tas dan kunci motor yang berada di meja lalu berlari menuruni anak tangga.Ia berniat untuk sarapan pagi sebelum ke sekolah, namun pemandangan di depannya membuat gadis itu badmood.
Dengan malas Mauren melangkahkan kakinya menuju meja makan lalu mengambil nasi dan lauk pauk tanpa menyapa keluarganya.
“Nyelonong aja Lo kek setan!!” Sinis Revano.
Mauren tidak menggubris perkataan Revano, gadis itu masih mengunyah makanannya dengan tenang.
“Gak tau sopan santun kali!!” Celetuk Devano.
“Udah, kok bang Revan sama bang Devan mojokin Mauren sih, mungkin aja Mauren lupa sopan santun!!” Ucap Nita dengan wajah polosnya.
Brak
Karena kesal Mauren menggebrak meja makan membuat makanan di meja berceceran saking kerasnya gebrakan Mauren.
“Mauren!! Kamu tidak sopan sekali memukul meja saat ada orang makan!!” Aditama berucap dengan wajah datar
“Mauren, kamu kenapa sayang?” Tanya Wulan lembut.
Mauren menatap Nita nyalang Nita “Lo gak usah sok polos di depan gue!!! Karena gue udah tau sifat busuk Lo itu Nita!!!” Bentaknya.
“Mauren jangan menguji kesabaran saya!!!” Ucap Aditama marah.
“Lo gak usah fitnah Nita deh Ren!! Bukannya Lo yang punya muka banyak!!” Sinis Revano.
Mauren berdecih sinis lalu melangkahkan kakinya pergi. Ia benar-benar tidak tahan jika harus selalu bersama dengan orang-orang menjengkelkan seperti mereka.
Dengan kesal Mauren melajukan mobilnya menuju sekolah, tanpa memperdulikan bahwa kecepatan mobilnya sudah berada di atas rata-rata.
“Shittt! Gimana caranya gue nyingkirin Nita sialan itu!!!” Teriaknya Frustasi sambil memukul-mukul stir mobil.
Tak cukup waktu lama ia tiba di sekolah, dengan perasaan marah ia menutup pintu mobil dengan keras hingga membuat beberapa orang terkejut bukan main
Dengan aura mengerikan, Mauren melangkahkan kakinya menuju kelas. Di sepanjang koridor, semua orang nampak menundukkan kepalanya saat Mauren melewati mereka, karena hawanya benar-benar menusuk.
Setibanya di kelas, Mauren melemparkan tasnya dengan kasar ke bangkunya lalu duduk dengan nafas memburu.
“Lo kenapa lagi Ren?” Tanya Vanya heran.
Mauren menatap Vanya, ia menghela nafas lega saat melihat pipi Vanya sudah tidak separah kemarin “Gimana pipi Lo?” Tanyanya.
Vanya mendengus kesal “Lo gak usah khawatir sama gue, gue gak papa, Lo jawab pertanyaan gue dulu! Lo ada masalah lagi!? Atau Nita nyari masalah sama Lo?”
Mauren mengangguk “Gue semakin lama, semakin gak bisa nahan diri buat gak ngebunuh dia!!” Ucapnya menggebu-gebu.
“Elah kayak Lo berani aja bunuh orang!” Celetuk Keyla terkekeh.
“Berani lah!” Jawab Mauren malas
“Kamu kalau punya masalah di selesaikan secara baik-baik aja Ren, insyaallah Allah memberikan jalan yang terbaik!!” Ucap Baety menimpali.

KAMU SEDANG MEMBACA
Badgirl Antagonis✓ [HIATUS]
Teen Fiction{FOLLOW SEBELUM MEMBACA!!} Apa yang ada di benak kalian saat mendengar kata Antagonis? Pasti kalian langsung berpikir tentang kejahatan kan? Yah itu memang benar! Antagonis! Adalah kepribadian seseorang yang jahat dan kejam, namun apa yang terjadi j...