jadi gini.......

12K 1K 242
                                        

Tinggal Chenle dan Jisung yang berada di ruangan ini. Chenle masih saja bersendekap dada sembari memberikan tatapan tajam pada Jisung yang terlihat tak bisa menggerakkan tubuhnya karena pasca operasi yang di terimanya barusan.

"Kenapa matanya natap kaya gitu?"
"Ini ulah lo ya njing" ketus Jisung pada Chenle yang berjalan mendekatinya.

PLAK

Sebuah tamparan kecil mendarat di pipi kanan Jisung.

"Lo kenapa bisa sampe kaya gini sih? Lebay banget didorong gitu doang sampe operasi segala" ujar Chenle setelah memberikan tamparan kecil pada pria tinggi tersebut.

"Pak, ini pacarnya baru aja selesai operasi loh, ngga ada sedih sedihnya banget gw liat liat"

Ya, Chenle dan Jisung memang sudah berpacaran. Hubungan mereka hampir berjalan dua tahun tapi tak seorangpun yang tau kecuali keluarga mereka sendiri. Teman teman mereka hanya tau jika keduanya adalah musuh bebuyutan dari jama SMA.

Mungkin awalnya memang seperti itu, namun lambat laun perasaan benci mereka berubah menjadi suka dan berakhir dengan mereka yang memutuskan untuk berhubungan walau sembunyi sembunyi.

"Biasanya juga pas jatoh ngga sampe operasi gini, lemah banget lo"
"Trus juga, lo apain motor baru lo itu bisa sampe meledak? Gw yakin kalo ledakan itu bukan ulah gw titik jatuh sama ledakan lo beda ya njing"
"Bisa bisanya mereka nyalahin gw" omel Chenle karena merasa tak terima.

"Sengaja gw ledakin sih, ngasih tanda kalo pejuang mereka lagi cidera, sumpah kaki gw ngga bisa digerakin tadi"

PLAK

Lagi, satu tamparan mendarat mulus dipipi Jisung, bisa bisanya pria tinggi itu meledakkan motornya hanya untuk memberi isyarat bahwa ia tengah terluka.

"Tolol banget jadi orang, ntar ngga bakal gw kasih ijin kalo lo mau beli motor baru lagi, tu motor belom ada sebulan ya tai" omel Chenle lagi sembari menoyor kepala Jisung. Keduanya memang tak akan pernah sungkan memberikan pukulan satu sama lain, mereka menyebutnya sebagai love laguage mereka sendiri.

"Ngga ada sedih sedihnya lu gw liat liat,  malah dikasih kekerasan"
"Kasih perhatian dikit kek disayang sayang kaya orang orang kalo pacarnya sakit" gerutu Jisung saat sang kekasih masih saja tak memberinya perhatian saat kondisinya sudah seperti ini.

Chenle hanya menatap jengah pada kekasihnya. Padahal Jisung tau jika ia sangat anti dengan hal hal picisan seperti itu.

"Utututu sayangnya aku kakinya sakit ya? Hm?" Ujar Chenle tiba tiba dengan nada yang dibuat sedikit manja, tentu saja hal itu membuat Jisung merasa senang sampai sampai ia memasang wajah memelas agar Chenle semakin perhatian.

"Mau digunting lagi jahitannya atau langsung dipatahin aja biar ngga sakit? Hm?"

Namun senyum sumringah Jisung langsung luntur saat mendengar kelanjutkan dari kalimat sang kekasih. Memang kekasihnya ini tak bisa di ajak untuk melakukan moment romantis seperti pasangan pada umumnya.

"Sadis banget, kenapa gw mau pacaran sama orang kaya lo sih" cibir Jisung yang merasa kesal.

"Karna lo suka service gw"

"Wiiih, bener juga lo"
"Boleh dong kasih servicenya cantik~" goda Jisung sembari memainkan dagu Chenle.

Tapi moment menggemaskan itu tak berlangsung lama saat suara pintu terdengar dan Ryu memasuki ruangan.

"Jie kata temen teman-"

"MULUT LO NGGA BISA YA UCAP KATA MAAF DOANG?" Kalimat Ryu terhenti saat mendengar bentakan dari Jisung dan melihat Jisung yang mencengkeram dagu Chenle.

Lovely Rival ✅Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang