TIGA PULUH

1.1K 117 11
                                        

Warning 17+ (mungkin)
Chapter ini mengandung sedikit adegan +++  Belum cukup umur? silahkan menjauh.

Vote dulu

(Y/n) keluar dari kamar mikey, ia menutup pelan pintu itu, agar sang pemilik kamar tidak terbangun.

Tidak lama, ran juga keluar dari kamarnya. Ran tidak memakai pakaian, hanya memakai celana panjang. Terlihat jelas disana perut ran yang sixpack, di tambah dengan tato di seluruh tubuhnya, dan rambut ran yang pendek, membuat pria itu terlihat sangat tampan.

Saat menyadari keberadaan ran, (y/n) langsung menoleh ke arah kakaknya itu "Aniki" panggilnya.

Ran secara refleks langsung menoleh, saat mendengar suara adik perempuannya. Ia berjalan menghampiri (y/n).

"Kau sudah kembali?" Tanya ran.

(Y/n) hanya mengangguk. Ran mengusap pelan rambut (y/n), sembari memperhatikan wajah cantik adiknya.

"Bagaimana misimu?" Tanya ran.

"Biasa saja" jawab (y/n).

Ran hanya diam. Ia pun menjauhkan tangannya dari (y/n). Tidak lama, terdengar suara seorang wanita dari kamar ran, wanita itu memanggil-manggil nama sang pemilik kamar.

Ran dan (y/n), secara refleks menoleh ke arah kamar ran. Tadi, ran sempat mengunci kamarnya, hingga membuat wanita itu tidak bisa keluar.

(Y/n) tertawa kecil "Sepertinya pelacur itu sudah bangun. (Y/n) akan pergi, (y/n) masih punya beberapa pekerjaan yang belum diselesaikan" ucapnya.

Ran mengangguk, dan (y/n) pun meninggalkan kakaknya disana. (Y/n) menuruni tangga, ia berjalan menuju dapur.

Terlihat disana, para pelayan sedang sibuk menyiapkan makan malam. Begitu menyadari keberadaan (y/n), para pelayan itu segera menunda pekerjaannya.

"Selamat sore Haitani-sama" sapa mereka ramah.

"Selamat sore" balas (y/n) ramah.

"Apa yang kalian masak hari ini?" Tanya (y/n).

"Kami memasak seperti biasa" ucap salah satu dari mereka.

"Baiklah tidak masalah. Oh, ya. Buatkan Taiyaki untuk mikey, setelah jadi beritahu aku" ucap (y/n).

Mereka mengangguk paham.

"Kalian bisa kembali bekerja" ucap (y/n). Mereka mengangguk, setelah itu kembali melanjutkan pekerjaan mereka.

(Y/n) meninggalkan dapur, dan berjalan ke ruang tengah. Terlihat disana masih ada, takeomi,kakucho, dan koko.

"Dimana aniki?" Tanya (y/n), begitu menyadari bahwa rindou tidak ada disana.

"Pergi menjalankan misi bersama mochi" jawab koko.

(Y/n) hanya mengangguk. "Apa sanzu belum kembali?" Tanyanya lagi.

"Belum" jawab takeomi.

"Huh baiklah, kakucho kau ikut denganku" ucap (y/n).

"Kemana?" Tanya kakucho.

Haitani Brother X ReadersCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang