[All]
"Dok, cepat bawa pasien ini!!" teriak Nayoung.
Akhirnya dokter beserta suster membawa Sumin ke ruangan gawat darurat. Mereka menunggu cukup lama, Nayoung sedari tadi merasa tidak tenang karena perasaan nya. Doyoung mencoba menenangkan Nayoung, tapi tetap saja.
Lalu pintu ruangan itu pun terbuka, menampilkan sosok dokter dengan wajah sedikit aneh.
"Gimana keadaan teman saya dok??!" dengan cepat Nayoung pun berlari ke arah dokter dan langsung bertanya.
"Pasien.. Koma" kata dokter.
"..."
Hening, semua tidak ada yang berbicara.
"Dok, pasti dokter bohong kan?!" Saeyoung yang daritadi diam pun kali ini ikut bertanya.
"Saya tidak akan bohong" ujar dokter itu.
"Kak, pasti ini bohongan kan? Ini pasti prank!" ujar Saeyoung yang masih tidak percaya. Dia pun di tenangkan oleh Xinn.
"Sae, tenang. Ini rumah sakit, takut ganggu yang lain nya" kata Xinn lembut. Walaupun sebenarnya dia juga sangat panik dengan kondisi Sumin.
"Perwakilan dari pasien ini siapa?" tanya dokter tiba-tiba. "Saya" jawab Nayoung tanpa jeda.
"Silahkan temui saya, ada yang ingin saya bicarakan" tutur Dokter, diangguki oleh Nayoung.
"Gue tinggal dulu, jagain Saeyoung sama Xinn" kata Nayoung berpesan kepada Hyuna.
"Iya, gue jagain" sahut Hyuna sambil tersenyum.
Tok! Tok!
"Siapa?"
"Perwakilan keluarga pasien Lim Sumin" ujar Nayoung.
"Silahkan masuk" kata dokternya, Nayoung hanya bisa mengangguk.
"Kalau boleh tau kenapa teman saya bisa seperti ini?" tanya Nayoung penasaran.
"Dia terkena penyakit kanker hati stadium 4" jawab Dokter.
"Maksud dokter?" Nayoung masih tidak percaya.
"Iya, dia terkena kanker hati stadium 4. dan dia seperti nya jarang ikut kemoterapi. Dan itu sangat mengganggu dan menyusahkan diri nya sendiri, penyakit nya semakin ganas. Kemungkinan hidup nya sangat kecil." ujar dokter menjelaskan.
"Sumin kena kanker hati? Sejak kapan? Kenapa dia ga cerita ke gue?" batin Nayoung.
"Tolong lakukan yang terbaik dok, saya yang akan bayar semua nya" ujar Nayoung. Dokter hanya bisa mengangguk ragu, namunb berusaha yakin.
"Kalau begitu anda sudah boleh pergi" ujar dokter nya, Nayoung mengangguk dan keluar dari ruangan.
Saat Nayoung masuk, hanya ada bibi yang di luar ruangan Sumin. Mungkin sisa nya ada di dalam ruangan.
"Bibi" panggil Nayoung.
"Kenapa Nay?" tanya Bibi.
"Saya ingin bicara 4 mata dengan bibi" ujar nya.
"Sejak kapan Sumin kena kanker hati?" tanya Nayoung to the point.
"Udah 1 tahunan Nay, maaf bibi ga cerita. Itu semua permintaan Sumin, bibi kira dengan cara ini dia bakal rajin kemo demi kalian. Tapi ternyata dia patah semangat karena kedua orangtua nya. Bibi udah coba bujuk dia buat berobat, tapi dia engga mau dan lebih milih istir5 dikamar nya" jawab Bibi.
Nayoung terdiam. Kenapa dia baru tahu kalo Sumin memiliki penyakit Kanker Hati?
"Kak"
Nayoung menoleh, di sana ada Xinn yang berdiri menghadap mereka berdua.
KAMU SEDANG MEMBACA
[1] STARLIGHT ; UNA STORIA
Fiksi Remaja𝗦𝗘𝗟𝗘𝗦𝗔𝗜. 𝗙𝗬𝗫 𝗨𝗡𝗜𝗩𝗘𝗥𝗦𝗘 - 𝗦𝗧𝗔𝗥𝗟𝗜𝗚𝗛𝗧. "Kita sama, sama-sama punya beban hidup." "Senasib, jadi harus menguatkan satu sama lain." Kisah kehidupan sekumpulan anak remaja yang di dalam nya terdapat masalah hidup yang berbeda-b...
![[1] STARLIGHT ; UNA STORIA](https://img.wattpad.com/cover/310769672-64-k336500.jpg)