PLAKK‼ Tamparan keras melayang di pipi seorang gadis kecil berusia 12th itu."Heh apa kau sudah gila??apa kamu tahu betapa antiknya vas itu?!dasar anak pembawa sial‼ bisanya merusak barang-barangku!seharusnya kamu dilahirkan untuk membuatku bangga bukan merusak kehidupanku‼" ucap kasar sang ibu sambil menggoyangkan tubuh anaknya dengan kasar.
Feya Asley sudah banyak mendapatkan perlakuan buruk dari ibunya sendiri. Bahkan ayahnya yang memiliki sifat dingin tidak pernah menoleh kepadanya sama sekali. Sejak kecil anak itu juga tidak pernah memiliki teman karena ibunya melarang dia untuk berbaur pada siapapun, semua anak yang melihatnya selalu menghindar karena ketakutan, dia juga dikenal sebagai anak yang kejam, dia selalu melukai siapapun yang membuatnya tidak senang karena pribadi yang dibentuk oleh orang tuanya sendiri.
Gadis kecil itu hanya tersenyum sinis saat ibunya masih memukulinya, bagi dia keadaan seperti ini sudah tak asing rasakannya.
-
Tibalah saat ini Feya sudah berumur 25th, dia tumbuh menjadi wanita cantik yang berprofesi sebagai model dan menjadi penulis terbaik didunia.
Seperti biasa dia menulis bukunya di taman yang sering dikunjunginya ditambah aliran sungai di pinggiran taman dan udara yang sejuk sangat cocok untuk dirinya.
"Fey apa kamu seharian disini?"
"Kenapa tidak menjawab teleponku hah?" Lanjutnya.
"Aku sedang bersantai sekarang, apa ada hal penting yang perlu dibicarakan?"
Feya masih sibuk dengan bukunya tanpa menoleh ke lawan bicaranya. Beberapa hari ini manager kebingungan perihal kantor, karena Feya sulit dihubungi.
"Ck, tentu banyak sekalii, panggilan dimana-mana dan kau sangat sulit dihubungi, makanya aku kesini untuk menjemputmu dan kita ke perusahaan sekarang karena sudah ada beberapa klien yang ingin menemuimu. Jika kita menolak seperti biasa-biasanya itu akan menyulitkan perusahaan kita, kebetulan mereka ingin--,"ucap Manager Go terputus.
"Hehhh‼ sejak kapan kau menjadi berisik seperti ini?‼ " Sarkas Feya .
"Ee-eh Fey tenanglah I'm just kidding HAHA lupakan yang tadi aku ucapkan, tapi jika sibuk kamu boleh beristirahat sampai dirimu pulih kembali," sahut Manager Go sambil senyum memelas.
"Rapihkan alat-alatku, kita kesana sekarang," ucapnya.
"ck, sangat merepotkan" monolognya.
Manager Go yang mendengarnya sangat gembira dengan cepat dia merapihkan alat yang baru saja digunakan wanita itu.
"Apa ada jadwal malam ini? Minggu depan aku akan mengadakan pameran untuk bukuku yang akan terbit."
"Sepertinya hari ini akan ada pertemuan para selebriti di restoran 7 star yang akan menyelenggarakan pesta," jawab Manager Go.
Seketika Feya merapihkan posisi duduknya seraya membuang pandangan keluar jendela mobil.
"Apa kamu yakin mau menghadiri pesta tersebut Fey?"
"Sepertinya aku akan datang," jawab Feya lagi.
Manager Go hanya melirik Feya dari kaca depan dengan raut wajah khawatir, alih-alih manager Go tau apa yang ada dalam pikiran wanita tersebut.
Brakk! Tak sadar ternyata mereka menabrak bagian belakang sebuah motor pengantar makanan.
"Apakah matamu buta?" Ketus Feya.
"Aishh motor siapa ini bisa-bisanya memarkirkannya di parkiran khusus," monolog Manager Go seraya turun dari mobil dan melihat bagian bumper yang terkena goresan itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
24H
RomansFEYA ASLEY wanita yang nyaris di sebut sempurna dengan segala kelebihan dari segi prestasi, terkenal, kaya raya, memiliki badan yang bagus dan berparas cantik tetapi dibalik semua kelebihannya dia memiliki sisi gelap. Keras kepala, suka mengintimid...
