30

34 9 0
                                        

.

.

Selamat membaca.

.

.

Cakra Khan- Setelah kau Tiada.•
Play.

Dua pemuda sedang berada di rooftop, tak ada yang mulai berbicara satu sama lain.
Keduanya hanya memandang pemandangan kota didepan sekolah mereka.

Angin bertiup menerpa wajah kedua pemuda tersebut, teriknya matahari di siang ini tak lagi mereka rasakan karena ada suatu hal yang mungkin akan meledak beberapa menit kedepan.

"Lo udah putus sama Aggata? " Ucap Rama to the point.

Yang diberi pertanyaan hanya dapat tersenyum tipis tanpa mengalihkan pandangannya.

"Iya, karena kecerobohan gue" Jawab Damar.

Rama hanya mengangguk.

"Mungkin gue kena karma" Sambung Damar.

Rama sedikit bingung dengan apa yang baru saja dikatakan oleh Damar.

"Maksudnya? " Memberi atensi penuh pada Damar.

"Setelah putus dari Aggata, gue malah semakin mikirin dia. Gue tau, gue sama dia berawal hanya dari sebuah kesalahan yang gue perbuat. " Tutur Damar.

"Tapi wanita satu itu memang sangat layak untuk di cintai" Sambung Damar.

"Dan gue sadar sekarang gue beneran suka sama dia setelah semua yang gue laluin sama dia beberapa bulan terakhir" Tutup Damar dengan senyumnya tanpa memalingkan wajahnya barang sekali pun sedari tadi.

Tak disangka, respon dari Rama hanya kekehan kecil dan diakhiri hembusan nafas yang sangat dalam.

Ketegangan di antara mereka kini mulai menghilang.

Damar hanya menautkan alisnya.

"Kenapa? " Tanya Damar.

"Hahh" Helaan nafas Rama yang langsung duduk di Bangku taman roofotop yang ada dibelakang mereka.

Damar pun mengikuti Rama duduk di bangku tersebut.

"Gue cuma lega aja" Jawab Rama.

"Huh? " Heran Damar.

"Mar,,, pikiran gue dari awal lo mau ngajak gue ngobrol cuma takut kita berantem lagi, apalagi tadi pagi gue bareng Aggata. " Ucap Rama mengingat gosip yang dibicarakan oleh orang-orang sekitar.

"Dan untuk perasaan lo, jangan ungkapin ke gue, itu gak berpengaruh sedikitpun." Sambung Rama.

"Lo masih suka sama Aggata? " Tanya Damar.

Yang ditanya mengangguk dengan sangat yakin.

"Ya, gue masih suka, sorry ralat gue rasa gue jatuh cinta sama dia" Ucap Rama mantap.

"Kita bersaing secara sehat" Ucap Damar.

"Cih gue bersaing sama mantan pacar, gak adil" Ucap Rama.

Dan mereka pun tertawa lepas.

.

.

*

.

At The Right Time (Dahmin) ✔️Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang