.
.
Selamat Membaca.
.
.
"Ram" Panggil Damar menghentikan langkah Rama yang ingin pergi dari sekolah.
Rama berbalik dan hanya memberikan tatapan yang mengisyaratkan "apa?"
"Gue mau ngomong sebentar sama lo" Ucap Damar.
"Apa? "
"Jangan disini, ke rooftop"
.
"Gakpapa mereka ditinggalin berdua? " Tanya Revan pada dua sahabatnya yang saat ini sedang mengintip dari pintu kelas.
"Biarin, jangan ikut campur, biar mereka selesain masalahnya" Ucap Daffa.
.
.
"Apa maksud lo mukul gue? " Tanya Damar.
"Lo gak terima gue jadian sama Aggata? " Tanya Damar lagi.
Rama hanya tertawa kecil.
"Gue tau alasan lo jadian sama Aggata. Seharusnya lo gak perlu libatin orang lain dalam masalah kita. Lo akan nyakitin Aggata lebih dari gue atau lo atau kak jess" Ucap Rama.
"Dan lo, seharusnya tanya sama gue. Biar gue bisa jelasin. Dan gue sekarang cuma bisa bilang sama lo, lo salah paham. Gue males jelasinnya. Kalo mau lo silahkan tanya sama kak jess langsung. " Sambung Rama.
Damar hanya terdiam.
"Dan lagi, gue minta lo tanggung jawab sama Aggata, jangan berani lo putusin dia sampe dia yang mutusin lo, dia bener-bener suka sama lo. Laki-laki yang dipegang Tanggung Jawabnya,bukan sekedar kata-katanya."
Setelah mengatakan semuanya Rama pergi.
Damar sadar dengan apa yang ia perbuat salah. Ia khilaf.
Sebenarnya Damar yang ingin marah tapi nyatanya ia tertampar oleh kebenaran bertubi-tubi yang disampaikan oleh Rama.
.
.
Aggata menghela nafasnya sambil memandang keluar jendela kelas yang berada disampingnya.
Indah menyenggol lengannya pelan, Aggata langsung menoleh ke arah Indah dan Indah mengisyaratkan dengan wajahnya"kenapa? ".
Aggata hanya menggeleng dan fokus keembali pada pelajaran yang masih berlangsung.
Rasanya aneh, seperti ada yang kurang fikirnya. Dan lebih anehnya pikirannya terus mengarah pada masalahnya kepada Rama, seperti mengenang saat-saat bersama dengan pemuda itu.
Aneh! Pikir Aggata.
Untuk apa ia masih saja memikirkan pemuda itu, sejak awal saja dirinya ingin tak diganggu oleh Rama, lalu kenapa saat ini dia seperti menginginkan Rama untuk sekedar mengganggunya, bercanda, menjemputnya atau sekedar mengobrol bersamanya.
Padahal kini ia telah bersama dengan Damar, seseorang yang selalu ia inginkan bahkan yang ia sukai sejak awal tak seperti Rama.
.
.
Bel pulang telah berbunyi.
Semua Siswa/i berhamburan ke luar kelasnya untuk pulang.
Riuh hiruk pikuk terjadi di lorong seperti biasa saat pulang sekolah.
Aggata melihat sosok yang dikenalnya saat menuju gerbang sekolahnya itu Damar!
Terlihat sedang membawa Ember dan lap pel menuju Wc ujung koridor.
KAMU SEDANG MEMBACA
At The Right Time (Dahmin) ✔️
Fiksi Remajaterkadang saat kita melewatkan waktu yang tepat akan berujung dengan penyesalan. bisakah waktu yang tepat itu datang kembali? Start : 20 Nov 2021 End : 07 Jul 2022 #1 dahmin 15-01-2022 #1 dahyun 20-01-2022 Main cast : . Aggata : Kim Dahyun Twice...
