Bagaimana rasanya punya 2 jagoan yang sifatny betolak belakang yang satu anaknya ngga terlalu banyak tingkah, yang satunya buat orang ngucap lihat kelakuannya bukan hanya daddy dan mammynya bahkan keluarga besar banyak makan hati kalau berhadapan sama si bungsu.
tapi ada yang buat sibungsu dia yaitu saat daddynya sudah diam dan jenuh sama tingkah lakunya
Sepertri sore tadi entah apa yang dilakukan sibungsu sampai buat sang daddy naik pitam dan begitu marah sampai mammy dan sang kakak ngga berani membela si adek. Bukan bukan ngga mau bela hanya aja kalau sudah begini daddy mau mengajarkan sesuatu
#Flashback sore#
Sore hari ini jo sengaja pulang cepat karna dapat telpon dari sang istrinya katanya harsen mukul anak orang. Mendengar hal ini jo langsung bergegas kerumah sakit sampai dirunah sakit keadaan sudah rame karna ada orang tua anak yang di pukul harsen, deon san senja juga ada
Jo langsung berdiri di samping istri tanpa melihat anak bungsunya yang duduk di samping senja. Suasana penuh emosi terasa di ruag itu,terutama deon selaku oom mereka yang sempat beradu mulut sama ayah anak itu
"Saya ngga mau tau kalian harus tanggung jawab"
"Tanggung jawab apa?" Tanya deon dengan nada dingin
"Orang anak anda ngga kenap- kenapa"
"Ngga kenaap kenapa bagaimana kalian tidak lihat anak saya sama dijahit begini"
"Iya itu karna ulah anak bapak sendiri"
"Deon" ucap jo
"Maaf pak saya orang tua harsen minta maaf kalau anak saya sudah kasar"
"Bang" Deon hanya dian ketika melihat tatapn abang iparnya. Oke deon tau jo lagi mode bapak kejam
"Sebagai gantinya saya akan tanggung jawab biaya perawatan anak bapak"
"Nah gitu dsri tadi dong jangan ribet kayak dia" bapak itu menujuk deon
"Lu aja yang mata duitan" ucapa deo kecil tapi masih mampu didebgae al dan jo
Selepas menyelesaikan administarsi anak itu mereka semua pulaang . Tidak ada yang berani menegur jo bahkan al hanya diam. Jo kalau sudah begini lebih baik semua diam jangan ada yang membantah.
Hampir 45 menit mereka semua sudsh sampai kecuali senja yang memang tidsk ikut karna ada jadwal praktek. Sekarang mereka semua berada di ruang kelauraga dengan harsen di samping mammynya marhen samping oomnya dan jo di sofa tunggal
"Ada yan mau cerita ke daddy" ucap jo ke 2 anaknya
"Harsen"
"Jo" al mengingatkan untk jo tidak emosi tapi jo hanya mengalihkan ucapan al
"HARSENA JUNIANZA NAYATAMA dengar daddy" Sang anak hanya memeluk mammynya denga takut
"Harsen ceritaii. Ke daddy yah sayang" bujuk mammy harsen hanya mengeleng takut
"Kamu ngga mau cerita ke daddy?" Tanya jo
"Daddy boleh kakak aaja yang cerita?"
"Kakak diam dulu yah daddy mau dengar dari adek" sang kakak hanya menduduk kepala
"Marhen temanin oom keatas yuk" ajak deon melihat situasi yang seperti ini tidsk bagus untuk marhen. Mereka berdua langsung ketas
"HARSEN!"
"Maafin harsen daddy" akhirnya harsen berani membuka mulutnya, jo masih menunggu anaknya selesai berbicara
"Harsen ngga sengaja" perjataan harsen berhasil memancing emosi jo
KAMU SEDANG MEMBACA
Marhen Harsen vs daddy
FanfictionCerita kehidupan keluarga yang bahagia dengan 2 jagoan yang berbeda sifat dan kelakuan Berakhir dengan sebuah kebohongan besar yang menghancurkan semuanya Jovan Adrian Nayatama Alenza Viskha Yudhistra Marhensa Asrigrah Putra Nayatama Harsena Junianz...
