Chap 28. Welcome to new member (soon)

174 11 0
                                        

Dari kemarin rasanya kegiatan al ngga berhenti mulai dari ngurus gaun pengantin, seragam keluarga. Ngurus toko kue, ngurus pesana kue wedding dan kue ultah. Belum lagi ngurus rumah maklum dirumah ada 3 bayi jadi kudu ekstra.

Efek seminggu yang padat akhirnya al tumbang juga entahlah karna kecapekan atau apa,Badan al beneran tumbang. Seperti pagi ini al hanya tiduran tidak melakukan apapun bahkan menyiapkan perlengakapn kantor suami saja tidak. Kepala al pusing bahkan perutnya mual gerakin badan aja ngga bisa gimana mau siapin perlengkapan suami.
Jo yang baru kelar mandi menghampiri sang istri dan mengecup kening sang istri. Tidak ada tnada tanda demam  atau apapun

"Masih pusing" tanya jo, sang istri hanya mengerakan kepala ringa, dan setelah itu memeluk tubuh sang suami yang hanya  mengunakan  celana pendek dan kaos

"Mau sarapan apa biar aku bilang bibik nanti diantar ke sini"

"Ngga mau apa-apa mulut aku pahit"

"Sudsh minum obat yang di kasih senja kan"

"Sudah kok" pelukn al meerat ke pinggang suaminya. Sedangkan jo tidsk lepas mengusap kepala sang istri yang selalu mengeluarka peluh.
Jujur jo ngga tega sama istrinya kalau sudsh begini. Al itu termasuk yang jarang tumbang tapi sekalianya tumbag dia bisa lebih dari 3 hari bahkan bisa di infus

"Mau cek kerumah sakit ngga? Aku ngga tega lihat kamu kayak gini"

"Ngga mau aku mau tidur aja"

"Yah udah aku mau siap siap dulu yah" pamit jo dan mengecup ringan kening sang istri. Jo bersiap siap sambil melirik sang isrti dari kaca meja rias yang sedikit mengarah ke tempat tidur sampai atensi jo berubah jadi panik ketika istrinya belari menuju kamar mandi memutahkan semuanya tapi tidsk ada yang keluar

"Kamu beneran ngga apa-apa kita cek dulu yah"
Bujuk jo al hanya diam sambil terduduk lemas.

"Kamu pucat banget al kita kerumag sakit yah periksa aku khawatir"

"Tapi kamu ada rapat jo"

"Rapat bisa aku tunda al tapi kesehatan kamu terpenting"

"Aku nanti kerumah sakitnya sama supir aja yah"

"Ngga sama aku aja. Aku makin khawatir kalau kamu pergi sama supir"

"Terus rapat kamu gimana?"

"Hari ini aku rapat sama jay dan yuta. Nanti mereka yang handel"

"Kita periksa dulu yah" al akhirnya mengangguk sepertinya dia harus beneran di periksa. Tanpa aba-aba jo mengendong dan membantu al bersiap siap setelah itu mereka turun dengan al di tuntun jo. Dibawah sana ada mama al dan mammi jo yabg kebetulan berkujung

"Loh jo al kenapa" tanya mami jo

"Jo mau bawa al periksa dulu mi dari kemaren dia belim baikan tadi pagi dari subuh muntah-muntah"

"Sayang kamu ada salah makan kemarin?"

"Ngga ma"

"Yah udah jo kalian pergi kerumah sakit sana urusan rumah biar mama aja"

"Yah udah jo pergi dulu yah. Titip 2 jagoan"

Sekitar 45 menit al dan jo sudsh sampai dirumah sakit langganan mereka. Sebelum sampai disini jo sudah menelpon senja sebelumbya. Untungnya senja yang mendapatkna jatah praktek hari ini. Setelah mengurus pendaftaran al dan jo menunggu samapai nama al dipanggil

"Ibu Alenza Viskha nayatama" suster memangil nama al. Senja sudah menunggu di dalam ruangana

"Selamat pagi ibu al apa ngeluhan hari ini" tanya senja

Marhen Harsen vs daddyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang