05. Username Instagram

11.9K 1.1K 28
                                        

"Aku sadar emang nggak seumuran. Tapi aku mau seumur sehidup semati sama kamu."
- Bianca Larissa

" - Bianca Larissa

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


05. Username Instagram

"HAAAAAAH---- kenyangnya perut akuuu."

"Nasi padang sudah, gorengan sudah, ciki-ciki sudsh, apa lagi, ya, yang belum? Aaah!" Joshua menjentikkan jarinya. "Somay!"

"NYAAKK! AKU MAU SOMAY SEPULUH RIBU!" teriak Joshua.

Nyonya katemi mengacungkan jempolnya. "SIAP, JO! NYONYA AKAN MEMBANTUMU DALAM MENYELESAIKAN MISI! YAITU MEMBESARKAN PERUTMU!"

Aksara, Jericho dan Gilang tercengang melihat Joshua yang begitu rakusnya. Lapar apa lapar ini? Makan porsi tidak manusiawi ini, mah. Jadi curiga kalau Joshua ini buto ijo. Mereka bertiga menatap piringnya yang masih banyak dengan nasi padang. Punya mereka saja belum habis, Joshua sudah habis dua piring saja.

"Punya gue aja belum habis." Celetuk Jericho.

"Habis ini mau makan apalagi lo?" Tanya Aksara.

Joshua menoleh. "Hah? Oh--- apa saja yang aku temuin. Tapi aku lagi pengen rujak. Di sini gak ada yang jualan rujak. Yo wes, nanti saja deh kalau sudah pulang mampir dulu beli rujak di tempat Mang Kodir."

Mang Kodir, adalah tukang rujak andalan SMA Dharmawangsa. Mang Kodir selalu ngetem saat jam-jam pulang sekolah. Mayaan, jamnya anak-anak pada beli jajan.

Aksara menggeleng dan melanjutkan makannya. Sudah tak heran lagi dengan Joshua yang tidak punya rasa kenyang. Apapun yang di depannya akan dimakan. Kecuali kotoran.

"Makanya, Jo. Kalau makan itu doa, bissmillah. Apa lo nggak tau doa makan? Mau gue ajarin?" ucap Joshua.

"Lah, kan, dia sengaja nggak doa, Jer. Setannya, kan, banyak di dalem tubuhnya. Ada iprit, ada cacing-cacing kremi juga, makanya berbagi," sahut Gilang.

"Ngawor kalian ini!" Joshua melempar kotak rokok ke arah mereka berdua. "Aku itu selalu berdoa, nggak pernah telat. Memangnya kalau doa gitu harus di depan muka kalian? Harus izin ke kalian dulu? Enggak, toh? Biar aku sama Tuhan saja yang tau. Biar Tuhan yang mencatat semua amal kebaikan Joshua yang tampan, pemberani, tidak gampang marah dan---"

"Alaaah, bacot!" Gilang meraup wajah Joshua. "Kelaperan dikit aja lo udah kayak banteng takeshi. Ngamuk-ngamuk kayak gak dikasih makan lima hari aja."

"Udah gitu gak gemuk-gemuk lagi," sahut Aksara.

Jericho mengangguk. "Hooh! Segitu-segitu aja."

"Ya bersyukur, toh? Ini namanya body sheming,"

"Body sheming, body sheming. Matamu itu body sheming!" Gilang menoyor Joshua. Kasihan kamu Jo, Jo selalu terbully.

Setelah tek ker of bodi sekarang muncullah body sheming. Aduhh si jawa-jawa, kadang-kadang bikin tongkrongan pusing sama istilah-istilah yang diucapkan Joshua. Mbok ya kalau nggak bisa berkata-kata, ya to the point saja, toh? Nah kan ketularan medok.

Hello, Aksara!Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang