Ini cerita tentang dua remaja yang saling berbeda perasaan. Yang satu menjatuhkan hatinya kepada sosok laki-laki pujaannya dan yang satu menutup hatinya rapat-rapat.
Tentang Bianca dan Aksara. Siswa SMA Dharmawangsa yang sama-sama memiliki tingkat...
"Kamu kalo sekolah selalu bawa magnet ya? Pantesan aku selalu nempel terus." -Bianca Larissa
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
07. Mahmud Patah Hati & Kamu peduli, ya?
Teriknya matahari hari ini membuat anak-anak kelas 12 IPS 2 mengeluh kepanasan. Jericho terkapar telentang di tengah lapangan Basket saat jam pelajaran penjas sedang berlangsung. Cowok itu seperti cacing kepanasan. Dengan wajah yang ditutupi kaos olahraganya, cowok itu terus mengeluh.
"Air, aiir, aiiir." Gumam Jericho seperti orang sekarat.
"HEH!" Gilang menjitak kepala Jercho. "Kayak orang mau metong aja lu, bangun! Pentil lo noh berkeliaran kemana-mana. Aurora Jer, Aurora!"
"Gak kuat aku, Gil. Tolong tuntun aku syahadat. Ya Allah, hamba pasrahkan semua nyawa hamba dan segala kehidupan hamba. Hamba ingin---" Duar! Tiba-tiba petir menyambar dengan keras membuat Jercho terkejut dan segera bangun.
"YA ALLAH, GAK JADI YA ALLAH. MAAP BECANDA!" Teriak Jericho.
"Ngawur sih lo kalo ngomong." Gilang menyikut perut Jericho.
Jericho memakai kaosnya meskipun kaosnya bau ketek. Joshua yang berada di dekat Jericho mual-mual tak enak sampai matanya memerah. Kepalanya pun terasa berputar.
"Ya Allah Gusti pangeran! Jer! Bau ketekmu itu, lho! Sumpah, hueekk!" Lagi dan lagi Joshua mual seperti habis keracunan.
Jericho menoleh menatap Joshua keheranan. "AH, LEBAY LO! ORANG GUE WANGI SEMERBAK KAYAK KEMBANG KASTURI GINI. ENAK AJA LO NGATAIN GUE BAU KETEK!"
Joshua menghampiri Jericho sambil menutup hidungnya. Mengarahkan tangan Jericho ke hidung Jericho untuk menciumnya. "Cium sendiri. Mabuk ketek sendiri kamu!"
Jericho menghempaskan tangan Joshua. Menatap Joshua dengan sinis. Heh! Bau ketek gini nggak sampe bikin orang mual yaa enak aja. Lantas, Jericho mencium keteknya sendiri dan--- "BAU BUSUK!"
"MAMAM TUH KEMBANG KASTURI!" EJek Joshua.
Mereka masuk ke dalam barisan untuk melakukan senam bersama. Di depan sana sudah ada Pak Brewok yang memimpin olahraga siang ini. Jericho berdiri di barisan paling depan dengan tampang yang sok coolnya. Ia cengar-cengir saat di sampingnya ada Astrid.
Sedangkan Aksara, Joshua dan Gilang ada di barisan paling belakang. Sengaja mereka menghindar dari Jerocho, mereka tidak mau mati dalam keadaan mengenaskan. Gara-gara mencium ketek Jericho. Kan nggak lucu juga kalau ada berita yang beredar "Ditemukan tiga remaja tewas karena bau ketek temannya uang menyengat." Hadeuhhhh!
"Hallo, Astrid," godanya sambil mengedipkan matanya sebelah. Astrid memutar bola matanya jengah dan bertukar posisi dengan temannya.
"Buset sakit, cooy! Kayak apa aja gue, Trid, Trid," ucap Jericho.