⚠️ BOYSLOVE ⚠️ TAYNEW💙⚠️🔞21+⚠️
Tentang seorang artis papan atas bernama Newwie yang memiliki seorang penguntit, seseorang yang begitu terobsesi padanya hingga membuat New memohon Tay untuk menjadi bodyguard nya.
Buku ke-13 (tiga belas)
Start : 12...
Tay berjalan ke bagian belakang panggung setelah akhirnya New mengucapkan selamat tinggal pada para penggemarnya.
Tay menunjukkan kartu tanda pengenal nya pada penjaga agar bisa diberikan akses masuk ke belakang panggung.
Setelah dikonfirmasi, akhirnya Tay bisa masuk.
Tay langsung berlari ke belakang panggung untuk mencari keberadaan New. Sejak tadi Tay merasa khawatir melihat New yang ketakutan di atas panggung, meskipun akhirnya New bisa tenang, tetap saja Tay merasa khawatir sekarang.
Tay melihat ke sekelilingnya untuk mencari keberadaan New.
"Kak Tay!"
Sebuah suara teriakan membuat Tay menoleh.
Kini Tay bisa melihat New yang sedang berlari ke arahnya.
Melihat itu, senyuman Tay mengembang. Rasanya bahagia saat ada seseorang yang bergantung pada dirinya.
"Kak Tay!"
Tay cukup kaget saat tiba-tiba saja New memeluknya dengan sangat erat.
Tay terdiam, tak tau harus merespon apa. Tay masih terlalu kaget dengan apa yang New lakukan. Ini pertama kalinya ia dipeluk dengan cukup erat oleh seseorang. Bahkan orang tuanya tidak pernah melakukan hal ini.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Kak Tay! Makasih ya. Kalau gak ada kak Tay, mungkin tadi aku akan pingsan di atas panggung," ucap New dengan tulus.
Tay yang mendengar itu pun tersenyum tipis.
"Aku tadi takut banget. Badan aku dingin, trus gemetar, aku bener-bener takut." New mengeratkan pelukannya.
Tay menghela nafasnya panjang, "kau kenapa? Apa yang terjadi?"
New mengendurkan pelukannya dan menatap Tay lekat-lekat.
"Dia datang."
Tay mengerutkan keningnya bingung, "dia? Dia siapa?"
"Penguntit itu. Laki-laki yang mengikutiku," jawab New.
"Oh ya? Dimana dia?" Tay ingin melepaskan pelukannya dengan New, namun New kembali memeluk Tay.
"Biarkan saja dia. Sekarang kakak sudah ada bersamaku, aku aman. Iya kan?" Ucap New dengan lemah.
Tay yang mendengar itu pun terdiam.
Bagaimana bisa kau begitu memercayaiku. Kau belum benar-benar mengenalku. Batin Tay.
"Syukurlah tadi kakak datang. Aku ngerasa aman meskipun dia masih berdiri disana," ucap New.
"Bagaimana wajahnya?" Tanya Tay.
New menggelengkan kepalanya, "entahlah. Dia selalu menggunakan jaket Hoodie dan masker yang menutupi wajahnya. Tapi.."
"Tapi?"
"Dia tersenyum," ucap New.
"Tersenyum?"
New mengangguk dan mengendurkan pelukannya lagi agar bisa menatap Tay.