Happy reading...
Jihoon di paksa menginap sama mama jinhwan, tentu tidur di kamar haruto sedangkan haruto sendiri tidur di kamar tamu.
"Pengen banget nyusulin jihoon"gumam haruto wajahnya sudah muram.
Haruto bangun menarik knop pintu, sebelum keluar dia melirik ke kanan dan kiri lorong memeriksa mamanya sudah tidur apa belum, dia menaiki tangga dengan pelan.
"Huftt, di rumah sendiri aja udah kayak maling gini"ujarnya membuka pintu kamarnya dan melihat jihoon bergelung di dalam selimut.
"Lucu banget sih calon istri"ucapnya menutup mulutnya agar tak berteriak.
Karena malas kembali kebawah, ia tidur disamping jihoon, ga peduli besok di amuk, sebelum tertidur haruto mencium kening jihoon.
"good night, sweet dreams future wife"ucapnya dengan lirih.
Dan di situlah awal jinhwan marah ke anaknya karena tidur dengan jihoon, tetapi melihat jihoon normal dia tak jadi memarahi anaknya.
"Lain kali kalau tau haruto mau nyusul tidur pukul aja ji, atau teriak biar mama geprek sekalian"ujar jinhwan, meski sudah di jelasin ga ngapa-ngapain tetep aja dia takut memarahi anaknya.
"Ma, haruto itu anak mama bukan sih, ga usah komen aneh-aneh kayak netizen aja"ucap haruto nada bicaranya semakin lirih di akhir.
"Bagus, bilang komenan mamanya kayak netizen, besok-besok pukul aja mulutnya yaa ji, atau remet aja sampai berdarah"ujar mamanya.
Jihoon sendiri bingung mama haruto ngomong apa, sepasang ibu dan anak itu masih adu mulut bahkan tak ada yang mengalah.
"Kok ribut sih, emang ada apa?? Jiun ga ngerti"ujar jihoon mengintrupsi kedua ibu dan anak itu.
"Astagaaaa, polos banget anak orang"ucap jinhwan dengan lirih, papa haruto yang melihat keributan itu hanya menggeleng kepalanya pelan, sudah biasa baginya, bahkan rasanya sangat sepi kalau keduannya tak ribut.
"Jihoon, those two people are."
Jihoon hanya mengangguk meski otaknya masih mencerna semua hal yang terjadi hari ini.
***
Karna sekarang hari minggu, tentu semua siswa dan siswi akan mencari hal baru buat healing. Termasuk pemuda so dan anak bungsu keluarga Park ini, mereka berdua lebih memilih mengisi waktu senggangnya di pantai.
"Btw, kak jihoon dan kak haruto cocok yaa, yang satu ganteng yang satu imut,manis,dan cantik, cewek bakal kalah saing deh kalau sama kak ji"ujar doyoung, otaknya mengingat semua sifat dan mimik wajah kakaknya, yang asli dari orangnya tanpa di buat-buat.
"Iya, tapi kamu juga cantik,manis,dan imut doy"ujar junghwan.
Keduannya saling menatap satu sama lain, saling memuji dalam hati, dengan cepat doyoung mengalihkan pandangannya karna rona merah samar-samar muncul di pipinya.
"Aku kefikiran deh doy"ujar junghwan matanya masih menatap doyoung dengan dalam.
Doyoung tak menoleh, hanya melirik dia gugup untuk menoleh menatap wajah junghwan yang penuh puja itu.
"Kefikiran apa??"tanya doyoung ketika melihat junghwan tetap diam.
Tatapan mata junghwan lurus lagi menghadap hamparan pantai, melihat air pantai yang menggulung dan melihat beberapa anak kecil yang sedang asik bermain istana pasir.
"Kalau kamu sama kak jihoon punya anak... Apa ga kelihatan...... Seperti bayi gendong bayi"ucapnya tiba-tiba, doyoung membelalakan matanya, jauh banget jalan pikir junghwan, gitu batinnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
IT TURNS OUT || HaruHoon - ft HwanBby
RomanceBagaimana jadinya, bila lelaki manis dan polos harus berurusan dengan lelaki yang kasar dan brandalan. Dan bagaimana bila sampai mereka saling mencintai, apakah bisa bersama dengan baik?? Atau malah putus di tengah perjalanan?? B×B Haruhoon Haru ¡ D...
