Kantin

32 4 0
                                        

Sampai di kantin, ternyata tidak ada lagi meja kosong. Olin melirik kearah kantin lalu melihat meja yang ditempati abangnya yang hanya dihuni oleh 3 orang, yaitu Bara, Bima, dan juga Zyo. Lalu Olin menarik Shaka dan Zayna menuju meja abangnya. Shaka dan Zayna yang sedang celingukan mencari meja kosong terkejut karena mendapat tarikan dari Olin.

Saat sudah sampai di meja abangnya, Shaka langsung nyosor duduk di samping Bara.

"Hai Bro" Ujar Shaka lalu mereka bertos ria. Olin yang melihat itu mengerucutkan bibirnya lalu duduk di samping Zyo dan Zayna juga ikut duduk di samping Olin.

"Shaka sialan, lo ngambil tempat gue anjir" Umpat Olin yang membuat Bara melototi Olin.

"Siapa yang ngajarin kamu untuk bicara kotor?" Tanya Bara dengan datar.

"Maap bang reflek gua" lirih Olin yang masih terdengar oleh Bara. Bara menghela nafas lalu mengerjakan tugas OSIS yang sempat terhenti karena kedatangan Olin.

Sedangkan 2 orang lainnya hanya menatap bingung wanita yang baru datang.

"Oh iya, btw kenalin ini adek gua Olin, Vyolin " ucap Bara karena melihat kedua temannya yang hanya terdiam.

"Dan Olin kenalin ini Bima si emak-emak rempong sama si Zyo ketua OSIS BHS" ucap Bara lagi yang memperkenalkan temannya kepada adiknya. Bima langsung melemparkan senyum ramahnya kepada Olin sedangkan Zyo hanya menatap layar hpnya.

Olin melihat ketua OSIS BHS sedang asik bermain game tanpa memperdulikan sekitarnya. Olin bingung yang ketua OSIS siapa yang sibuk siapa.

"Bang, kok lo yang ngerjain tugas OSIS sih, kan harusnya ketua OSIS" ujar Olin. Zyo melirik Olin dengan wajah datar sedangkan Olin yang melihat itu menunjukkan wajah tanpa dosa.

"Yang daftarin nama gue di calon OSIS itu si Bara. Karena gue yang terpilih jadi ketua dan Bara yang jadi wakil seluruh pekerjaan OSIS dia yang ngerjain" ujar Zyo panjang kali lebar lalu melanjutkan gamenya.

Penghuni meja dan orang yang berlalu lalang terkejut mendengar ketua OSIS mereka bicara panjang. Biasa saat diajak bicara hanya dibalas dengan anggukan, gelengan, atau deheman.

"Tumben bapak ketua OSIS kita ini ngerespon pembicaraan orang, padahal mah biasanya kek orang bego" ucap Bima yang langsung di hadiahi tatapan tajam dan pukulan dari Zyo. Bima juga membalas pukulan Zyo karena tidak ingin kalah.

"Udah-udah kok malah pada ribut sih bang, kerjaan aja belum selesai malah ribut. Malu tuh di liatin Olin" ucap Shaka yang membuat Zyo dan Bima langsung terdiam menatap Olin yang sudah menahan tawa melihat pertengkaran antara Zyo dan Bima.

Di saat yang bersamaan Zyo langsung bertingkah seperti tidak terjadi apa-apa dan melanjutkan gamenya. Dan Bima yang memilih untuk kembali ke kelasnya. Yap mereka berdua telah menahan malu di hadapan adik kelasnya dan seluruh orang yang terdapat di kantin.

RUN AWAY Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang