Sepasang lengan yang tiba-tiba saja memeluk perutnya dari belakang membuat Yunho melenguh kecil, merasa terganggu dalam tidurnya yang sudah nyenyak. Dari belakang, sosok yang memeluknya itu tertawa dengan suara berat yang halus, dadanya menempel sempurna pada punggung Yunho, menyebarkan rasa hangat yang nyaman. Hembusan napas terdengar teratur, begitu juga dengan degup jantung yang terasa.
Yunho tau itu Mingi, tetapi dia enggan untuk merespon lebih jauh. Si manis lebih memilih untuk menyamankan tubuhnya, masuk lebih dalam ke pelukan Mingi. Tubuhnya yang besar menjadi terasa mengecil ketika berada dalam dekapan hangat itu, momen yang sangat jarang, bahkan hampir tidak pernah ia rasakan dari siapapun.
Deheman dan juga gumaman tidak jelas Mingi terdengar tepat pada telinganya. Hembusan napas dan juga kecupan kecil yang mendarat ditelinga juga leher Yunho membuat dirinya merasa geli, ia menggeliat kecil berusaha untuk menghindar tetapi tentu saja percuma.
Mingi di belakang sana terkekeh lagi. pelukannya pada perut Yunho mengerat, sesekali wajahnya mendusal gemas, mencoba mencari wangi tubuh sang kekasih pada ceruk leher kesukaannya.
“Udah mendingan?” Gumaman itu samar, tetapi Yunho masih bisa menangkapnya karena kamar yang hening.
Sebenarnya, Mingi tidak salah mengusik Yunho karena lelaki manis itu memang tertidur di kamarnya. Iya, Yunho dengan seenak hati langsung membuka kamar Mingi begitu mereka sampai di dorm, kemudian merebahkan dirinya diatas kasur Mingi hingga ia terlelap beberapa saat.
Kasur Mingi begitu nyaman ketika Yunho menidurkan dirinya disana. wangi khas Mingi ada disekelilingnya, membuatnya merasa nyaman dan aman. Sudah menjadi rahasia umum kalau Yunho sering kali menyelinap masuk dan tidur bersama Mingi di kamar kekasih sipitnya itu.
Pertanyaan Mingi tadi tidak mendapat jawaban, hanya erangan kecil yang terdengar serak dari Yunho. Lelaki manis itu malah semakin sibuk menggelung dirinya di dalam selimut tebal, kemudian meringkuk hingga hampir menjadi bola hanya karena ingin berada dalam pelukan Mingi sepenuhnya.
Tangan besar Mingi mengusap tubuh Yunho dengan sayang. mulai dari lengan hingga perut Yunho yang empuk juga tidak luput dari belaiannya. Bibir tebal Mingi sibuk menggumam entah apa sembari memberikan ciuman kecil disepanjang pundak dan leher Yunho.
“Mbul…”
“…”
“Hey, aku nanya”
Kali ini Yunho memilih untuk mengalah. Ia menolehkan wajahnya yang terlihat lebih tembam setelah beberapa jam tertidur, bibirnya mengerucut kesal dengan alis yang menukik. Sebelah tangannya mengusap matanya yang masih terasa begitu berat dan satu tangannya lagi balas memeluk lengan Mingi yang masih ada di perutnya.
“Udah, Igi” Jawab Yunho dengan pelan. Ia lalu mengusalkan wajahnya pada ceruk leher Mingi tanpa mengubah posisi tidurnya. Tangan cantiknya yang tadi ia gunakan untuk mengusap mata, sekarang malah bertengger nyaman pada leher jenjang Mingi, membawa kepala kekasihnya itu lebih dekat kepadanya.
“Tadi aku liat kamu masih bisa ketawa-ketawa dan senyum lebar sama staff sedangkan aku udah nungguin kamu. Sengaja aku jalan duluan biar aku bisa langsung nanya kondisi kamu, eh kamunya malah langsung pergi” keluh Mingi dengan suara yang tidak terlalu jelas.
Lelaki sipit itu masih merasa kesal karena Yunho yang selalu saja berpura-pura tidak apa-apa dihadapan orang lain, tapi kenyataannya berbanding terbalik. Lihat saja sekarang, makhluk lucu kesayangannya ini malah sibuk mengusalkan wajahnya pada leher Mingi, mencari kehangatan lebih.
Bagaimanapun Mingi tau, ini memang sudah menjadi karakter Yunho dari dulu dan ia tidak bisa melarangnya apalagi mengubahnya. Kekasih manisnya ini selalu saja, selaluuu saja memasang wajah ceria dihadapan semua orang.

KAMU SEDANG MEMBACA
Buku untuk Minyun (Mingi & Yunho)
FanfictionBook ini menjadi wadah untuk beberapa cerita, judul yg berbeda menandakan cerita yg berbeda. On going : - Another You ( maaf, bagian ini di unpub. Nnti akan di tulis ulang dan up kalau sudah end) - It's Fine! WARN!! Gay Homo TOP(Mingi) BOTT(Yunho...