Chapter 16: Akhir yang Bahagia

79 2 0
                                        

Yogyakarta, 23 Juni 2025

Tiga tahun sudah berlalu. Sekarang Raka sudah resmi menjabat sebagai CEO di hotelnya, serta memegang beberapa perusahaan ayahnya, ayahnya ingin pensiun dan menghabiskan waktu bersama istrinya. Liora dan Kayla tetap sama, mereka masih menjadi chef di hotel milik Raka dan Liora sudah membuka cabang restoran, ibu Kayla juga sudah memiliki toko makanan ringan. Sedangkan Dika, dirinya pamit sebagai resepsionis dan membangun usaha sendiri, Raka tentu mendukung semua keputusan Dika. Tahun ini pun Liora sudah kembali menghubungi Arya sebagai seorang teman dan bertukar kabar.

Hubungan Liora dan Raka semakin membaik, bahkan kedua orang tua Raka sering mengunjungi apartemen Liora saat sedang liburan. Ini sudah tahun ke tiga Liora dan Raka berpacaran, tapi Raka sudah mengenal Liora bertahun-tahun sebagai teman. Tahun ini Raka ingin melamar Liora untuk menjadi pendamping hidupnya untuk selama-lamanya. Dirinya ingin melindungi Liora dan memiliki Liora secara resmi dimata Tuhan dan hukum.

Tahun ini Liora ingin mengunjungi makam ibunya di Jakarta seperti tahun-tahun sebelumnya, tetapi tahun ini sedikit berbeda, dirinya datang bersama Raka. Setelah berdoa, dan meletakan mawar putih di atas makam ibunya, Liora pamit bersama Raka. Disini juga Raka mengenalkan dirinya sebagai pacar Liora dan meminta restu untuk melindungi Liora.

"Kak? Mau balik ke hotel atau gimana?"

"Makan dulu yuk, jalan-jalan sekalian mumpung di Jakarta."

"Bolehh."

"Kamu yakin gakmau ketemu sama papa kamu?"

"Kak, sekalinya aku ketemu yang ada aku direndahin."

Raka tersenyum lalu mengangguk. Raka tidak akan memaksa Liora, dirinya mendukung penuh semua keputusan Liora. Saat malam Raka mengajak Liora untuk makan di restoran, tahun ini drinya akan melamar Liora. Raka sudah bertekad akan hal itu. Setelah Raka melakukan pemesanan tempat dan menghias tempat itu sedemikian rupa, Raka memutuskan akan melamar Liora disini.

 Setelah Raka melakukan pemesanan tempat dan menghias tempat itu sedemikian rupa, Raka memutuskan akan melamar Liora disini

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Waw, jadi keinget tiga tahun yang lalu."

Raka tersenyum. Benar juga. Dulu dirinya menyatakan perasaan sama seperti ini, tahun ini pun juga sama. Mereka memakan semua hidangan yang diberi, dari makanan pembuka, hingga penutup. Setelah makan mereka melakukan obrolan ringan, hingga Raka berdiri ke arah Liora lalu menekukan sebelah lututnya dan berkata.

"Lio, mau nikah sama aku?"

Sungguh dejavu menurut Liora. Kejadian seperti ini sangat mirip seperti tiga tahun yang lalu.

"Aku tau mungkin trauma kamu masih ada terhadap laki-laki, aku mohon percaya sama aku, aku gak akan pernah ngelakuin hal yang bisa nyakitin kamu."

"Iya.. aku percaya, because you the only exception, aku terima. Tolong tepatin janji kakak ya."

Raka berdiri dan Liora juga berdiri. Mereka berpelukan, lalu bibir mereka saling bertemu. Malam ini malam yang indah menurut Liora. Liora berjanji kebahagiaanya akan segera menghampirinya. Setelah mereka sampai di Yogyakarta mereka segera menentukan tanggal pernikahan mereka lalu mempersiapkan tempat, pakaian dan lain-lain. Awalnya Keluarga Raka menawarkan wedding organizer, tapi Liora menolak karena dirinya ingin mengurus pernikahanya sendiri, bagaimanapun ini sekali seumur hidup. Liora ingin membuat ini menjadi kenangan abadi dihatinya.

SomedayCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang