Dipantulan cermin, terlihat seorang perempuan yang sedang berkaca. Memerhatikan bagian perutnya dengan sangat detail.
Menoleh kebelakang yang terdapat sang suami sedang membernarkan pakaiannya, "Vin liat deh ga ketara kan?"
"Ngga"
"Serius, kalo ketauan gimana?"
Gavin, berusaha meyakinkan perempuan yang berada dihadapannya bahwa semua akan baik-baik saja. Yang dipikiran wanita itu hanya sebuah pikiran negatif yang tidak akan terjadi.
"Ca udah gausah dipikirin terus, gabakal yakin sama aku. Kalopun ketauan ya gapapa kamu udah punya suami, dan kita sekolah tinggal beberapa minggu lagi abis itu kelulusan"
"Iya sih, tapi ini kita ngapain coba sekolah palingan jamkos orang udah ujian akhir" pikir wanita itu, yang malas untuk berangkat sekolah.
"Gapapa, apel terakhir kita SMA.
Nanti juga mau poto angkatan"
"Yaudah ayo berangkat"
Pasangan muda itu berangkat kesekolah menggunalan mercedes benz milik Gavin, hadiah ulang tahun nya ke 17 tahun dari sang ayah. Mobil ini juga pertama kali ia bawa kesekolah karena Ayezha yang sedang malas menaiki motor ninja nya.
Memasuki parkiran sekolah, kalau kalian pikir banyak yang terpesona melihat pemandangan seseorang menaiki mobil mercedes benz kesekolah. Salah besar, karena mereka tentu terbiasa dengan hal itu. Mayoritas siswa membawa mobil pajero, mobil klasik yang harganya bikin nangis dan sejenisnya.
Mereka berjalan beriringan menuju kelasnya masing-masing, dikoridor terlihat siswa siswi yang berlalu lalang dan banyak juga siswi yang menyapa Gavin tanpa menyapa Ayezha, "Genit! yang cowo aja disapa, yang cewe diskip"
"Biarin lah, suka suka dia" balas Gavin dengan santainya membuat perempuan disampingnya kesal.
"Iya! tebar pesona aja terus sana sok ganteng!" ucap Ayezha dengan keadaan kesal ia langsung berjalan menghentakan kakinya, meninggalkan Gavin.
"Eh Ca!"
••••••
Sore hari sepulang sekolah, Legirl berencana berkunjung ke rumah Ayezha untuk membicarakan kelanjutan perpindahan basecamp. Karena mereka sudah tidak bisa kumpul disana. Sebab sudah diambil alih oleh Catry girl.
Ayezha menyiapkan makanan dan minuman untuk dibawa ke ruang tamu, ditemani Caca, lalu ia mendudukan bokongnya di sofa berwarna cokelat itu.
"Mau bahas apa lagi? Urusan sama Catry girl udah selesai gini" Ayezha memulai pembicaraan.
Balqis melemparkan pandangan tidak suka kepada Ayezha, "Mikir dong Za kita kelanjutannya dimana, masa iya kumpul di pinggir jalan"
"Betul, sekarang yang kita pikirin cara dapetin basecamp baru" lanjut Naya dengan wajah serius.
"Sebenernya gue punya ide kalau kita gabung Elang sementara gimana?" saran dari Cella, karena menurutnya Legirl dengan Elang sudah menjadi keluarga dekat.
Beberapa setuju, namun ada beberapa juga yang menentangnya. Salah satunya Balqis "Gue ga setuju, karena gini loh Elang itu Elang Legirl itu Legirl lagian gue gamau kita pindah ketua"
"Pindah ketua gimana? ketua kita tetep Cella" bingung Ayezha.
"Otomatis kan lo istrinya ketua pasti jadi ketua juga"
"Lah kepikiran sampe sana amat, gue juga ogah jadi ketua-ketua kis. Gue juga bakalan jarang kumpul. Gausah mikir kesana-sana"
Cella sebagai ketua, ia memilih jalan tengah agar perselisihan tidak terjadi. Ia memilih untuk membubarkan sementara Legirl, "Oke jadi kita bubar sementara"
"Dih, gabisa gitu Cel. Legirl gaakan bubar kita harus perjuangin basecamp kita" kata Naya tak terima dengan keputusan ketuanya.
"Dengan cara apa, udah gada cara lain Nay"
"Gue punya ide, gimana kalo.. " Gabriella menyampaikan pendapatnya.
Semua anggota Legirl dengan kompak mengatakan setuju, "Kita mulai rencana nanti malam?" kata Cella.
•••••••
Malam hari tiba, saatnya Legirl menjalankan rencana mereka. Memasuki kawasan basecamp Catry yang dulunya adalah basecamp mereka.
Masuk kesana dengan disambut tatapan tajam anggota Catry Girl, "Hey! what are u doing?" tegur Candy.
"Selaw, kita kesini niat baik baik kok. Ga disuruh duduk dulu nih?" kata Ayezha, dengan wajah tengilnya.
"Ngapain, bediri aja!" kata salah satu anggota Catry.
"Mau ngapain lagi?" tanya Candy.
Cella mengajaknya berkompromi, "Gimana kalo kita semua gabung Catry girl?, dan kita semua sama-sama disini"
Ucapan Cella mendapat banyak hujatan dari anggota Catry.
"Gj anjir dateng-dateng ngajak gabung"
"Jangan mau Can, cuma mau manfaatin kita doang karena mereka sekarang gada basecamp itu"
"Mana ada rival jadi satu, kocak"
Kira-kira, seperti itu ucapan tolakan dari mereka untuk bergabung, "Apa salahnya jadi satu? musuan terus dosa tau" bujuk Naya.
"Gini deh Can, kalo lo terima kita gabung. Gue bakal bantuin lo jadian sama Rendra" tawar Caca kepada ketua Catry girl itu.
"Dih, emang Rendra siapa lo?" ucapnya meremehkan perkataan Caca.
"Gue sepupunya"
Candy langsung salah tingkah, ia menggaruk kepalanya "Kok malah garuk-garuk pala si Can? kutuan lo?" ledek Gabriella.
"Cantik cantik banyak kutu" lanjut Dinda tertawa.
"Heh! kalian jangan ngelunjak ya, enak aja"
"Udah jadi gimana? kesempatan ga dateng dua kali loh Candy" tawar Caca lagi.
Candy menjawab dengan sedikit gugup, terlalu salting padahal di deketin sama Rendra aja belum hadeuh.
"Yaudah gue--
continue...
Hai haii, apa kabar guys? Candy bakal terima ga ya tawaran Legirl? dan kenapa ya mereka ngajak gabung Catry girl mau ngerencanain apa si sebenernya 🤨🤨 hadeu mencurigakan yhh
Jangan lupa vote dan komen ya, maafin sekarang gabisa up tiap hari.. Jadwal ku padet banget gengs ini aja nulisnya ditengah-tengah nugas makanya pendek ginii
Buat kalian, semangat sekolah & beraktivitas nya..
See u next chapter 😍😍😍
KAMU SEDANG MEMBACA
Ayezha (on going)
Teen Fictionayezha farasya, gadis yang dulu sangat ceria dan anak baik namun berubah menjadi seseorang yang sangat dingin dan menjadi seorang badgirl. Apa jadinya seorang badgirl seperti ayesha jika dijodohkan dengan seorang pria badboy, ketua geng motor 'Elan...
