Perlakuan manis

2.5K 64 1
                                        

Hari ini pasangan muda itu pergi ke pusat oleh oleh di Jawa Barat, mereka pergi bersama anak Elang dan Legirl. Namun mereka berpencar untuk membeli belanjaannya masing-masing.

Saat ini Ayezha sedang bersama Gavin, dengan troli yang dipegang Gavin, dan Ayezha yang memasukkan belanja-belanjaan yang ingin ia beli "Eh Vin, Bunda suka ini ga sih?" tanyanya.

Orang yang ia tanyakan hanya mengangguk, yang membuat perempuan itu sedikit kesal "Gimana sih dari tadi ditanyain ngangguk ngangguk aja"

"Ya ambil-ambil aja, bunda pasti suka. Tapi jangan lupa beliin Mama sama Papa kamu"

Ayezha menghernyitkan keningnya, "Kamu? ga salah nih"

Lelaki itu berdehem "Salah? gapapa kali. Biar ada romantisnya dikit"

"Ya gapapa sih, cuma rada aneh aja"

Mereka melanjutkan berkeliling, wanita itu tertuju pada makanan yang berada sedikit tinggi dari jangkauannya, saat ia berjinjit, Gavin langsung mengambilnya terlebih dahulu, "Makanya tinggi" ejek lelaki itu.

"Dih, lo aja yang ketinggian"

"Kamu"

"Iya kamu" balas Ayezha dengan sedikit geli saat mengucapkannya, padahal saat mereka pacaran dulu juga manggilnya aku-kamu.

"Abis ini, jalan-jalan dulu yuk" ajak Ayezha.

"Kemana?"

"Kemana aja ngukur jalan kek" jawabnya namun terhenti sejenak, ia tampak berpikir, "Eh ke mall yuk"

"Oke" singkatnya.

Setelah itu mereka ke kasir duluan dan berpamitan kepada anggota Legirl dan Elang, karena 2 geng itu ada tujuan lain, bukan ke mall, "Gue duluan, jangan buat keributan" pesan Gavin pada anggotanya.

"Kapan kita buat keributan duluan Vin" jawab Bara.

"Iya tenang aja selama ada Sakti, semua aman" pd Sakti dengan memainkan rambutnya.

Devan menyentil kepala lelaki itu, "Justru ada lo Elang ga aman"

Sakti langsung mendramatis, "Jahat kamu mas, yaudah aku gabung Legirl aja"

"Legirl aja ogah nerima lo Sak" celetuk Gabriella.

"Ai Gab lo ini gasuka bener sama gua, lama lama lo gua cekek banting nanti"

Caca melerai mereka berdua, "Udah si lo berdua itu ribut terus nanti ma jadian"

"Gabakal"

"Bakal" ucap Gabriella dan Sakti berbarengan.

"Udah Ze, Vin. Berangkat aja nungguin Sakti sama Gabi beres ribut ma taun depan" kata Cella.

"Hati hati ya"

Mereka berdua berboncengan menikmati suasana Bandung sore, "Eh Vin udah lama gasih kita ga jalan berdua gini"

"Ini ga jalan Ca"

"Ya sama aja si ih"

Gavin tertawa, "Iya iya, kangen ya?"

"Ngga, pd amat"

"Kenyataan bukan kepedean"

Mereka terus berbincang hingga sampai pada mall yang mereka tuju, "Makan dulu lah yu"

Ayezha dan Gavin pergi ke salah satu restaurant yang ada disana dan langsung memesan menu makan sore mereka, sambil menunggu mereka sedikit berbincang hal random, "Vin liat de orang itu. Cowo kue banget, kamu mau ga pake kaya gitu? pasti lucu" wanita itu menunjuk pria yang memakai baju kuning celana pink dan topi biru.

Ayezha (on going) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang