5. Rangga Argantara Gergio

7.7K 657 8
                                        

Semakin kita  cinta...

Cinta terasa lebih menyakitkan...

Dunia ini iri pada kita, dan menyakiti orang seperti kamu..

Orang yang membuat aku bernafas...

Hanya ada satu orang yang terukir di dalam hatiku....

Orang yang ada dalam air mataku...

Orang yang membuatku kecil di mata dunia, karna tidak bisa melakukan apa apa...

Hanya satu orang yang tersembunyi di dalam hatiku ..

Kaulah satu satunya..

Aku mencitaimu..

Cintaku yang tidak akan membahagiakan..

Karna cinta adalah perasaan...

Kamulah satu satunya..

****

Untuk sekian kalinya aku melihatya terluka, tetapi kenapa hanya senyuman yang terukir di bibirnya yang tipis itu?.

Seakan berkata semuanya akan baik baik saja.

Dia baik hati, tegar dan tulus, itulah yang selalu terpatri di dalam otakku. tentang Rania Hanum Suparman. si anak kecil.

 *****

Hari ini pengumuman kelulusanku di SMA, begitupun dengannya, pengumuman kelulusannya di SMP, aku yakin dia akan lulus dengan nilai terbaik, mengingat prestasinya, aku tahu dia sering mendapat juara umum di kelasnya, aku tahu dia juga sering mewakili sekolah kami, jika ada perlombaan perlombaan, dia jenius walaupun hanya seorang anak pembantu rumah tanggah, tapi semangatnya untuk menjadi lebih baik sangatlah tinggi.

Kami akan berpisah dan mungkin jarang bertemu, walaupun kami bertetangga.

Dia memberikanku sebuah kotak kecil, yang di titipkannya kepada Dion dan Salman, sahabat baikku, yang isinya sebuah gantungan kecil berbentuk Monyet, persis dengannya yang selalu ganjen mencuri perhatianku, pecicilan.

Tidak lupa sepucuk surat.

"Dear Kak Rangga tersayang!!"

Tukan!, suratnya saja lebbay begini?, apa lagi orangnya, aku tahu, dia juga yang menyogok pembantu rumah tanggaku, mengambil baju futsal, berwarna biru kesayanganku, aku juga yang menyemprotkan parfum, yang biasa aku pakai, biar dia puas, aku juga tahu kalau dia sering mengintipku bermain futsal di taman belakang di balkon milik Kak Humaira, salah satu anak majikannya, sambil memeluk apa saja yang ada di sampingnya, kenapa aku tahu?, karna aku sering memergokinya memeluk fas bunga yang ada di balkon atau tembok pembatas balkon, sangat memalukan, aku saja malu melihatnya,  sebegitu sukanyakah dia padaku?, aku tidak tahu.

"Yah..!, sekolah ini pasti akan sunyi tampa kakak, tidak ada lagi penyemangat hidupku, andai kakak tidak lulus...

Kampret, doanya asem banget bisa bisa di gantung aku sama bokap dan nyokap!. Dion dan Salman yang berada di sampingku sudah tertawa terbahak bahak.

Mereka juga ikut membaca suratnya.

Aku jitak saja kepalah mereka satu persatu, yang kontan saja membuatereka mengaduh kesakitan.

Dan aku melanjutkan membaca suratnya.

Tapi jangan deh..!, nanti kakak di bunuh sama Ayah dan Bunda kakak, tidak ada lagi dong, Prince di hatiku...

"Cie... cieee... Prince...", ledek Dion dan Salman, yang tidak aku gubris, lanjut membaca, suratnya.

Sekali lagi selamat yah kak, kakak lulus dengan nilai terbaik, Raniah pasti akan merindukan kakak, semoga berhasil menggapai cita cita, Raniah bahagia, atas kelulusan kakak, semoga bahigia.
cie.. yang mau jadi anak kuliahan,
oia si Momo jaga terus yah kak, terus di pakai, aku marah kalau tidak di pakai!!,".

Tekannya, cak..!!.

"Aku memberinya nama Momo, lucu nggak kak?, kaya aku kan? hihi...".

Aku menggeleng gelengkan kepalaku, sambil tersenyum, dasar anak kecil.

Ingat harus di pakai!!, salam sayang, anggaplah itu permintaan terakhirku.
Raniah Hanum Suparman.

#kisss.. yang banyakk... Hihi... :* ;* :*

Akhir suratnya, lengkap dengan imotikon cium, ada ada saja ini anak, ajaib.

*****

Beberapa bulan ini aku sangat di sibukkan dengan beberapa kegiatan dan tugas kuliah tidak ada lagi, yang namanya keluyuran, tidak ada lagi santai santai dan tidak ada lagi yang namanya kegiatan taman belakang rumah, apa lagi kalau bukan futsal dan aku tidak pernah lagi melihatnya, mungkin dia juga di sibukkan dengan kegiatan sekolahnya.

****

Tinggalkan jejak, walaupun ceritaku ini jelek, kurang menggerakkan hati kalian memencet tombol bintang, atau apalah.

Oia cerita ini sama dengan ceritaku yang Raniah Hanim Suparman yang aku hapus.

Raniah Hanum Suparman 2 {Story 8}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang