Ini kisah cinta selebriti cantik Atlanna Lavanya seorang aktris muda sekaligus model yang akhir-akhir ini tengah naik daun,Atlanna memiliki kekasih yang juga merupakan solois sekaligus pengusaha muda.
Hubungan keduanya di mulai sejak masih men...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Entah kenapa Lana justru merasa tidak fokus semenjak Sean bercerita,bahkan untuk pengambilan video iklan skincare saja Lana harus mengulang beberapa kali akibat tidak fokus,hingga akhirnya selesai namun dengan waktu yang sedikit lama dari jadwal seharusnya.
"Lo kenapa si Lan?."
"Hah? Apanya yang kenapa mbak?." Tanya Lana mencoba mengalihkan tatapan tajam Zora padanya.
"Apanya-apanya. Sutra dara komplen ke gue kenapa lo keliatan ga fokus gitu,untung tetep lanjut kan?."
"Maaf mbak,ada sedikit hal yang ganggu pikiran gue."
"Apa? Kenapa gak cerita sama gue?."
"Masalah keluarga."
"Oh." Zora tidak pernah memaksa Lana untuk menceritakan masalah yang terjadi di keluarganya,tapi di luar itu kadang Zora memaksa Lana untuk bercerita seperti dulu saat masalahnya dengan Algev.
[ Sean ] : saya titip sesuatu di lobi Apart kamu.
[ Me ] : apa?
[ Sean ] : buah-buahan,kemarin saya liat kulkas kamu isinya cuma permen yuppi sama air mineral doang.
[ Me ] : hahaha, nanti saya ambil kalau udah sampai. [ Me ] : btw makasih ya
[ Sean ] : sama sama.
Lana melamun sambil menatap room chatnya bersama Sean,apa harus secepat ini ia berhubungan dengan laki-laki setelah beberapa hari yang lalu putus dengan kekasih yang menjalin hubungan bertahun-tahun dengannya? Bahkan ia sudah sedikit lupa akan laki-laki itu semenjak ada Sean.
Bukan,bukan Lana mulai menaruh rasa pada Sean,atau mungkin belum?jelasnya saat ini yang Lana rasakan adalah beruntung di pertemukan dengan Sean karna laki-laki itu membantunya melupakan rasa sakit yang nantinya menimbulkan trauma.
"Sorry Lan kalau kesannya saya keterlaluan,tapi tolong biarin saya buat ngobatin luka kamu karna Algev."
Lana yang masih terkejut hanya bisa diam dengan tatapan kosong menatap laki-laki di depannya.
"Hey?."
"Hm,kenapa?."
"Kamu gak denger saya ngomong ya?."
"M-maaf Sean,kamu ngomong apa?."
"Sebelumnya maaf Lan,tolong biarin saya buat ngobatin luka kamu karna Algev. Itu yang tadi saya bilang."
"A-aku..gatau." Lana menunduk sambil memainkan kaleng cola dengan gusar,Sean tersenyum melihatnya,mengusap pelan lengan Lana menggunakan telunjuknya.