Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

HCTH 8

481 37 5
                                        



"Sanlang, bangunlah."

Hua Cheng membuka matanya pelan, dan mendapati bahawa kini Xie Lian sedang tersenyum riang sambil terduduk di atas tubuhnya, lebih tepat lagi ialah perutnya.

Hua Cheng tersenyum lembut, lalu menarik pelan Xie Lian untuk dipeluk,

"Ada apa, hm?"

Xie Lian membalas pelukan Hua Cheng, lalu dengan riang menjawab, "Hari ini kita akan ke akademi itu! Aku tidak sabar sekali!"

Hua Cheng terkekeh pelan, lalu mendudukkan tubuhnya membuat Xie Lian kini berada di pangkuannya. Xie Lian mengeratkan pelukannya pada leher Hua Cheng, lalu bertanya, "Apa Sanlang tidak ingin mandi? Yang lain sudah menunggu lhoo.."

Hua Cheng tersenyum, "mandi bersama?"

Blush~

Wajah Xie Lian kini menjadi semerah tomat, lalu segera melepaskan pelukannya pada Hua Cheng dan berdiri, "a-aku sudah mandi! Segeralah mandi! Aku akan menunggu di b-bawah."

Dan dengan cepat, Xie Lian berjalan keluar kamar, meninggal Hua Cheng yang masih tersenyum lebar.

Ahh~ gege-nya manis sekali..

o0O0o

Hua Cheng berjalan pelan menuruni tangga, dan melihat yang lain sudah menunggunya. Para hewan mitologi itu juga sudah berubah menjadi lebih kecil, dan ada juga yang berubah menjadi gelang tangan, dan rantai. Basilisk nya pula saat ini terlihat seperti ular kecil biasa, mungkin kerana basilisk itu merubah penampilannya. Padahal memang iya.

"Cepatlah bodoh! Kami sedang menunggumu, dan kau malah terdiam seperti orang bodoh di atas tangga itu." Luo Binghe berujar kesal, tetapi kali ini tidak menerima pukulan sayang dari Shen Qingqiu. Mungkin kerana dia diam-diam bersetuju?

Apa-apa sajalah.

"Kalian semua sudah selesai bersiap? Lama sekali kalian berdandan."

"Itu salahnya!" Wei Wuxian meraung kesal, sambil menunjuk-nunjuk Hua Cheng yang malah sedang duduk santai.

"Aku harus memutuskan ingin menggunakan wujud yang mana..jadi bukan salahku." Hua Cheng meniup-niup kukunya santai, mengabaikan Wei Wuxian yang semakin marah dibuatnya.

Tapi memang iya sih, saat ini Hua Cheng terlihat lebih muda beberapa tahun dari wujud asalnya.

"Baiklah, baiklah. Kerana sudah sedikit terlambat, aku akan langsung men-teleport kalian ke akademi. 1, 2, 3!!"

Dan kini, mereka tidak lagi berada di ruang tengah mansion mereka, melainkan sebuah bangunan besar yang terlihat lama, tapi juga mewah.

"Kalian sudah tiba? Perkenalkan, aku Blaire. Sekarang, ikuti aku."

Mereka berenam memandang pria blonde itu terkejut. Sudah muncul tiba-tiba, berujar tanpa jeda, dan kini malah menyuruh mereka mengikutinya!? Dasar aneh!

Tetapi herannya, mereka berenam tetap berjalan santai di belakang si pria blonde, mengikutinya hingga mereka berhenti di hadapan satu ruangan. Pria blonde itu memandang mereka berenam, lalu membukakan pintu untuk mereka,

"Masuklah. Sir Edward sudah menunggu kalian."

Jadi, mereka berenam masuk ke ruangan itu, dan melihat adanya seorang pria paruh baya yang masih terlihat tampan dan berwibawa.

"Selamat datang ke Phiestemon's Academy! Aku terkejut adanya murid baru di pertengahan tahun seperti ini. Duduklah sementara aku mengecek kalian satu-persatu."

How could this happened!?Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang