Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

HCTH 4

766 67 11
                                        


Lan Wangji yang wajahnya selalu datar, semakin datar saja sekarang. Padahal tadi dirinya sedang melakukan intro papapa dengan Wei Ying nya, tetapi malah—

Oke, ini mulai tmi.

Intinya, sekarang mereka dipanggil untuk berkumpul oleh suara aneh yang barusan memperkenalkan diri sebagai Li Hua, kerana ada misi lagi untuk mereka.

Tidak bisa kah dia hidup dengan tenang?

"Misi apa sih? Apa kah ianya penting?" Wei Wuxian di sebelahnya bertanya penasaran, yang dengan cepat dijawab oleh makhluk aneh itu,

"Tentu saja! Apa kalian tidak ingin makan besok? Aku hanya memberikan kalian rumah, tidak termasuk bahan makanan." Li Hua menjawab dengan enteng, yang mengundang perasaan geram dari ketiga-tiga gong.

"Baiklah, apa misinya? Aku ingin cepat-cepat menyelsaikan ini." Luo Binghe bertanya tidak sabaran

"Mudah saja! Kalian akan aku hantar ke salah satu hutan ajaib, dan kalian perlu mencari hewan ajaib di sana, seperti naga, musang, dan sebagainya. Makhluk mitologi seperti elf, naiad, dan kentaur juga bisa. Makhluk itu untuk dijadikan sebagai partner kalian, kerana setiap kali ada misi, kalian akan dipisahkan. Jadi lebih mudah jika kalian ada partner, atau bahasa kasarnya, pembantu kalian. Heheee."

"Tidak bisakah jika kami tidak mencarinya?" Xie Lian bertanya bingung, masih terduduk di atas badan gagak besar itu.

"Tidak. Ini wajib kalian lakukan!"

"Oh begitu ya? Baiklah." Xie Lian tersenyum. Dan tanpa aba-aba, Li Hua sudah men-teleport mereka berenam di hutan yang terlihat ajaib. Dan tentu saja, mereka terpisah.

"Suara sialan itu, tidak bisakah dia memberi aba-aba terlebih dahulu!?" Luo Binghe berteriak kesal, tetapi wajah kesalnya berubah takjub apabila melihat pemandangan di hadapannya.

Harus ia akui, hutan ini sungguh menakjubkan!

Luo Binghe berjalan menyelusuri hutan, total lupa dengan tujuan awal

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Luo Binghe berjalan menyelusuri hutan, total lupa dengan tujuan awal. Lalu tanpa sengaja telinganya mendengar suara aneh, mirip seperti suara rintihan.

Apa hutan ini berhantu!?

Luo Binghe berjalan perlahan, sembari mencari asal suara tersebut. Dugaannya, sepertinya suara itu ada di sebalik semak belukar tersebut.

Tangannya secara perlahan dan penuh kehati-hatian, menyelak semak itu, untuk melihat apa yang ada di sebaliknya.

Matanya total terbelalak lebar, apabila tepat di hadapannya kini terdapat Griffin hitam, yang sedang terkulai lemah, dengan tubuh penuh luka. Walaupun Binghe sendiri ialah Raja Iblis, melihat makhluk lemah ini membuat dia sedikit merasa kasihan. Jadi dengan segenap hati, Binghe mendekati makhluk itu, dan berusaha menyentuhnya.

Tetapi makhluk itu tiba-tiba membuka matanya, dan menatap Binghe tajam.

"Manusia..." desis griffin itu jijik.

How could this happened!?Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang