[Mxtx crossover]
Xie Lian hanya sedang ingin menikmati masa-masa damai setelah menewaskan Jun Wu dengan memakan mantou bersama San Lang.
Tapi secara tiba-tiba dirinya secara mendadak mendapati bahawa dirinya dan San Lang berada di ruangan asing deng...
"Gagak itu juga bisa merubah wujudnya menjadi manusia." Seraphim menguap lebar, terlampau bosan dengan semua ini.
Semua masih terdiam, sehingga burung gagak yang awalnya bertengger di tangan Xie Lian kini sedang terbang santai dan kini tubuhnya mulai bercahaya.
Ketika cahaya itu menghilang, mereka kini dapat melihat seorang pria bersurai hitam dan mempunyai parut panjang di mata kiri nya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Kau tampan. Tapi...aku jadi kasihan dengan Xie-xiong karena harus dikelilingi oleh orang-orang bermata satu." tukas Wuxian, membuat Hua Cheng, dan pria gagak itu menatapnya tajam. Tatapan itu semakin menajam ketika Luo Binghe kini malah ketawa keras.
Untungnya, panggilan dari Xie Lian berjaya mengalihkan perhatian mereka semua. "Siapa nama mu?" Xie Lian tersenyum, membuat si pria gagak itu turut tersenyum.
"Kalian bisa memanggilku Jeongwoo, Han Jeongwoo." Jeongwoo tersenyum, membuat dia terlihat lebih ramah dari hewan lainnya milik pasangan Hualian.
"Baiklah sepertinya semua sudah berkenalan! Sekarang aku akan memberikan kalian sedikit aktiviti menarik!"
"Kau bilang akan membiarkan kami beristirahat!" Luo Binghe meraung tidak terima,
"Aku memang bilang begitu. Tetapi itu tidak bermaksud kalau aku tidak akan memberikan misi kecil-kecilan untuk kalian selesaikan. Lagipula semua misi yang aku berikan sebelumnya hanyalah permulaan, sebelum kejutan yang akan mendatang 3 hari nanti."
"Arghh! Terserahmu saja. Kau memang tidak suka melihatku tenang!" Luo Binghe mengerang kesal, tetapi kembali tenang ketika Qingqiu mengelus lengannya lembut, menenangkan.
"Itu kau tau. Nahh misi ini mudah kok! Kalian para gong pasti akan suka! Jadi, untuk para shou, silakan berjalan ke arah kamar yang ditunjukkan oleh cahaya ungu itu."
Para shou bangun, lalu berjalan tenang tanpa ragu, sedang para gong menunggu, melihat apa yang akan terjadi.
Luo Binghe menatap para hewan yangbsaat ini dalam wujud manusia mereka, "kenapa kalian tidak pergi?"
Griffin itu, Vale menatap Binghe jengah. "Kami ini hanya hewan, bodoh. Lagipula, apakah ada yang terlihat seperti shou di antara kami?"
Luo Binghe terdiam, merasa bodoh untuk seketika.
10 minit telah berlalu begitu saja, tetapi masih tidak ada tanda-tanda seperti para shou akan keluar. Hua Cheng mengeluarkan seekor kupu-kupu peraknya, dan menatap bosan kupu-kupu yang kini sedang terbang bebas itu. Lan Wangji dengan wajah datarnya, tidak ada yang tahu apa yang difikirkannya. Sementara Luo Binghe menguap lebar, mula mengantuk.
"Bangun kalian semua! Para shou kesayanganku sudah tiba! Tadaaaa~~~"
Wangji, Binghe, Hua Cheng dan para hewan mitologi itu menatap ke arah tangga, yang kini terdapat istri/kekasih mereka, sedang berdiri canggung menggunakan pakaian mereka (para gong).