" Harus tetap tenang didepan irene, pura-pura kasih baju kotor ajalah, pengen tau responnya."
Gumam seulgi sambil berjalan menghampiri irene di ruang TV
" Bun..baju aku nih."
Seulgi memberikan baju kotornya ke tangan irene.
Seulgi duduk disamping irene, sambil memakan cemilan yang disediakan di atas meja.
" Cape banget ya hari ini..?
Tanya irene
" Iya cape banget aku, atasan aku itu gak ada toleransinya sama waktu."
Ucap seulgi
" Cuma cape karna kerjaan aja.. "
Ucap irene sambil membuka kemeja kotor milik seulgi di hadapan seulginya.
" Bun,, itu bau, orang udah aku buntel malah dibuka."
Ucap seulgi sambil menarik baju kotornya di tangan irene
" Kenapa...? Biasanya kamu gak pernah gitu, Baju kotor kamu sebelumnya aku bukain semua kalo mau masuk mesin cuci."
Ucap irene
" Ya bukan gitu maksud ayah, hari ini kan kerjanya hampir seharian, mungkin banyak virus di baju aku."
" Yaudah sini,, aku mau liat dulu."
Pinta irene
" Gak usah, kotor..!
Teriak seulgi
" Loh... Kok ngegas."
" Maaf sayang, tapi ini kotor."
" Aku udah liat kok."
Ucap irene
" Hah... Liat apa..?"
" Ya aku udah liat ada bekas lipstik di leher kamu."
" Oh bekas lipstik,, itu kawan aku iseng banget, mereka nempel-nempelin lipstik di leher yang lain juga. "
Ucap seulgi
" Emang kawan kamu gila..!
Teriak irene
" Kamu gak usah ngelak lagi, mending jujur, ini baru pertama kalinya loh kamu ketauan sama aku."
" Sumpah... Aku gak selingkuh bun. Itu kawan aku yang iseng.
Seulgi menarik lengan irene.
" Aku gak selingkuh sayang, kamu kenapa sih akhir-akhir ini curiga terus sama aku."
Ucap seulgi
" Kamu selingkuh kan..
Jujur aja dari pada aku tau dari orang lain."
" Enggak irene..!
Aku gak selingkuh, tolong berenti nanya itu, aku sayang sama kamu, aku sayang sama anak-anak, tolong pikiran mereka.
Ucap seulgi
" Kamu nyuruh aku mikirin perasaan kamu sama anak-anak, tapi kamu sendiri gak mikirin gimana perasaan aku seul."
Ucap irene sambil meneteskan air mata
" Sayang,, sayang,, udah dong jangan nangis, aku minta maaf karna udah bentak kamu, aku gak bisa liat kamu nangis."
" Maafin aku irene"
Seulgi memeluk tubuh irene
" Maafin aku ya sayang.. Ini cuma salah paham aja, aku janji gak bakal selingkuh dari kamu."
Ucap seulgi
" Apa yang kamu cari lagi dari yang lain, aku kurang apa lagi yah...? Aku udah serahin hidup aku untuk ngurus kamu sama anak-anak, tapi kenapa kamu tega ngehianatin hubungan ini."
" Enggak,, aku gak selingkuh bun."
" Aku mau tanya sama kamu, kamu nyari apa dari yang lain.? Aku kurang apa...? Apa yang gak aku bisa.? Apa yah.. Jawab...!
" Gak ada sayang, kamu sempurna dimata aku, udah ya, nanti anak-anak pulang kalo mereka denger kasian."
Seulgi mengelus punggung irene dengan lembut.
Irene melepaskan pelukannya dan pergi meninggalkan seulgi masuk ke kamarnya.
" Kamu tidur di kamar lain malem ini, aku mau tidur sendiri."
Ucap irene di depan pintu
" Ta.. Tapi..bun..
Seulgi mencoba menghalangi irene, tapi sayangnya irene lebih dulu menutup dan mengunci pintu kamarnya.
" Bun, buka dong pintunya.
Aku bisa jelasin, maafin aku bun karna udah ngomong kasar sama kamu."
Seulgi mencoba merayu irene
Tapi itu hanya sia-sia, irene tetap tidak membukakan pintu kamarnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Kang family || 2B
Short Storyhiruk-pikuk suasana rumah kang family di setiap harinya. Anak-anak yang semakin dewasa, dan kedua orang tua yang semakin menua
