Bismillahirrahmanirrahim
Happy eid mubarak🌻
Follow Instagram ikaa.riska dan wattpad_riska
Vote 500 and komen 500! Harus bisa!
Ehem, cieee yang nungguin lama wkwk
Byk typo,maklum lagi g mood buat nulis.
Utamakan follow sebelum baca!
Selamat membaca 🌻
•
•
•
Rasyid, umi fatimah, abi hasan serta keluarga syifa kini mereka telah berada di ruangan bernuansa putih itu. gadis itu sekarang sedang diperiksa oleh dokter mita.
Saat diperjalanan tadi, Syifa menjadi tak sadarkan diri sehingga Rasyid memutuskan untuk membawa syifa ke rumah sakit.
Setelah mengobati luka pada kening Syifa kini dokter mita menoleh menatap keluarga Syifa.
"Bagaimana keadaan istri saya dok?". Tanya Rasyid khawatir
"Istri anda tidak mengalami luka yang cukup serius, hanya saja dia menjadi tidak sadarkan diri karena mengingat kejadian yang menimpa nya". Ucap dokter mita sambil menatap pasiennya itu.
Dada Rasyid terasa sesak saat mendengar kalimat dokter di hadapannya itu. Ia beralih menatap istrinya yang masih terbaring lemah di atas ranjang miliknya.
"Kalau begitu saya permisi". Ucap dokter mita yang diangguki oleh beberapa orang di ruangan itu. Sedetik kemudian, dokter mita berjalan meninggalkan ruangan itu.
Perlahan, Rasyid melangkah mendekati Syifa. Salma yang awalnya duduk disamping syifa, kini ia berdiri membiarkan Rasyid duduk disamping istrinya.
"Zaujati, saya mohon bangunlah". Ucap Rasyid lirih. Tangannya terangkat mengelus rambut Syifa dengan lembut.
...
Beberapa saat kemudian. Gadis yang masih terbaring di atas brangkar itu masih belum membuka matanya sedari tadi.
Dan yang masih setia di ruangan tersebut adalah Rasyid. Sebab Imi Fatimah, Fiza dan Abi Hasan harus kembali ke pesantren sedangkan Salma dengan suaminya pulang sementara untuk mengganti pakaian. terakhir, Syila dan Hanif pun ikut pulang karena permintaan orang tua Hanif. Dan yang tersisa hanyalah Rasyid.
Akhirnya Rasyid memutuskan untuk membaca Al-Qur'an, untung saja ia membawa Al Qur'an mini nya itu di saku baju nya.
Tangan kanannya terangkat mengambil Al Qur'an mini di saku bajunya lalu mulai membacakan beberapa ayat pada surah Al Baqarah.
"AAAAAAAAA, JANGAN!, TOLONG LEPASIN SAYA!". Pekik nya hingga membuat rasyid terkejut mendengar istrinya berteriak di ruangan itu. Segera ia menaruh Al Qur'an nya di atas nakas lalu bangkit dari duduknya.
Gadis itu terbangkit dari tidurnya menjadi duduk dengan napas yang tak karuan.
Saat hendak menyentuh istrinya, gadis itu segera menepis tangan Rasyid dengan kasar,"JANGAN!, TOLONG!".
"Astaghfirullahalazim, ini saya suami kamu". Ucap Rasyid berusaha menenangkan istrinya itu.
Gadis itu mendongak menatap Rasyid, "u...ustadz, d...dia-". Ucapnya dengan napas yang terengah-engah sambil menunjuk sesuatu yang entah kepada siapa. Tubuhnya kembali bergetar saat mengingat kejadian beberapa waktu yang lalu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Rasyifa ( rasyid & syifa )
Novela JuvenilAku sama sekali tak menyangka bahwa aku akan mendapatkan suami seperti ustadz rasyid yang di idamkan para wanita. Pernikahan yang tidak pernah syifa bayangkan. Dia menikah dengan seorang anak pemilik pesantren yang terkenal. Namanya rasyid khaerunn...
