Kini Rahma dan juga Nabila sudah tiba di dalam asrama, Rahma yang terlihat berwajah ceria nan amat senang. Berbeda dengan Nabila nampak ia sangat cemas.
"Ma, kamu tidak baik lho bilang seperti itu tadi" ucap Nabila, Rahma terlihat masa bodo dengan ucapan Nabila.
"Ma! Kamu dengar aku kan?" Tanya Nabila.
"Ck. Aku gak peduli ya bil, lagi pula biarin aja kalo si Kisya di marahin sama gus Azlam, kita cukup diem" ucap Rahma lalu masuk ke asrama nya dengan wajah sebalnya.
Nabila masih bingung terhadap sikap Rahma yang beberapa hari ini berbeda "Rahma ko gini sih, bukan nya dulu peduli banget sama Kisya" menolong Nabila lalu ikut masuk kedalam asrama.
Gus Azlam kini sedang bersama Afnan dan juga Ali mereka kini sedang mengobrol bersama entahlah apa yang mereka bicarakan. Di saat Itulah Kisya sedang kebetulan lewat di depan ndalem.
"Itu Kisya? Ko dia baru muncul, kemana saja dia sejak tadi " gumam gus Azlam melihat Kisya dari depan ndalem.
Ali dan Afnan dengan tatapan gus Azlam yang tidak fokus kepada mereka"gus ada apa toh? "Tanya Ali
"Oh ndak papa li, oh iya sama pamit pergi dulu ada urusan sebentar Assalamu'alaikum" pamit gus Azlam
"Ngeeh.. Wa'alaikumsalam" jawab keduanya.
______00______
"Eh ajg lo ya, kampret ngalangi jalan gue lo!!" ucap Kisya memarahi seorang santri putra yang tak sengaja menabrak nya.
Santri putra itu hanya tertunduk meresa bersalah "Afwan, saya tidak sengaja. Kalau begitu saja permisi ukhti" pamit nya
"Eeeehh.. Mau kemana lo, urusan kita belum selesai" cegat Kisya .
"tapi maaf ukhti, laki-laki dan perempuan di larang berduaan, sebab dosa" ujar lelaki itu.
Kisya memutar bola matanya malas"eggak usah ngajarin gue, gue juga tau kok! Emang lo doang, yaudah sana! Lo boleh pergi ko"
"Syukron ukhti" lalu lelaki itu pergi hanya tinggal seorang Kisya sendiri.
Ketika kisya hendak melangkah namun ada seorang memanggilnya.
"Kisya"
Kisya membalikan tubuh nya"Apa?"ketus Kisya ketika dia tahu siapa yang memanggilnya.
"Sedang apa kamu di area santri putra," tanya Gus Azlam menatap datar kisya.
"lagi cuci mata, emang nya kenapa? Lo cemburu?" goda Kisya kepada gus Azlam.
"Cemburu? Mimpi kamu!" ucap Gus Azlam penuh kedinginan.
"Ikut saya sekarang!" titah gus Azlam
"Ngapaian?" Tanya Kisya menaikan alis nya
"Sudah. Ikut saja, cepat!"
"Ck, Ck Bawel banget sih lo!"
________00________
Di ruang asatid asatidzah Kisya duduk di bangku milik gus Azlam dengan tidak sopan nya ia mengambil buah yang berada di meja kerja gus Azlam.
"Apakah ini etikamu?" ucap Gus Azlam menatap datar Kisya.
Kisya menaikkan alis nya"memamgnya kenapa? "Tanya Kisya seolah-olah biasa saja.
Tok.. Tok..tok.
"Gus, boleh masuk?" Tanya seseorang dari luar, padahal pintunya tidak di tutup oleh gus Azlam karna mereka kini sedang berdua bersama kisya. Sabab Takut menimbulkan fitnah.
KAMU SEDANG MEMBACA
HABIBI DAN HABIBATI
Teen FictionMenceritakan kisah Kisya Al adibah seorang santriwati bandel, seringkali mendapat ta'ziran ntalah gadis itu tidak ada kapok-kapok nya. Namun, di sebuah pondok pesantren ada sosok sepasang pemuda tampan. Hingga di salah satu dari mereka mengkhitbah...
