-Pernikahan!

296 17 2
                                        

Setelah kejadian itu Kisya dan gus Azlam pulang, menuju pesantren. Akhirnya tiba di pesantren semua orang menatap Kisya sebab, tadi di umumkan bahwa Kisya menghilang ntah kemana.

"Lho? Itu Kisya" ucap salah satu santriwati di sana yang sedang menatap Kisya.

"Ck. Ngapain aku cari kesana kemari, kalo dia baik-baik saja, uhhh.. Buang-buang waktuku saja" ucap santriwati itu.

Kisya di bawa masuk oleh Gus Azlam ke ndalem, di sana mereka sudah di tunggu oleh bunyai khodijah dan juga abah yai Ja'far beserta abdi ndalem.

"Alhamdulillah kamu baik-baik saja nakkk.. Ummi khawatir takut sesuatu terjadi kepadamu" cemas bunyai khodijah langsung mendekap tubuh Kisya.

Kisya membalas pelukan itu"Kisya gak papa ko, cuman.. "

Bunyai khodijah melepaskan pelukannya beralih menatap Kisya" Cuman apa? "tanya bunyai khodijah cemas.

Tiba-tiba saja gus Azlam datang dengan membawakan segelas teh hangat untuk Kisya.

"Kisya tadi di culik" ucap gus Azlam lalu menaruh tes hangat itu.

Kyai Ja'far kaget ketika mendengar nya"kisya di culik?"

"Iya. Untung saja saat itu saya datang tepat pada waktu" jelas gus Azlam.

"Guss.."panggil Kisya dengan nada seperti menahan tangisnya.

"Ya?" sahut gus Azlam.

"Apa saya boleh keluar dari pesantren ini?" Tanya Kisya untuk meyakinkan tujuannya.

Semuanya tersentak kaget dengan ucapan Kisya barusan" Mengapa? Apakah kamu di sini tidak nyaman?"tanya balik gus Azlam mengerutkan keningnya.

Kisya mengegelang" Gak! Guss. Saya keluar karna tempat ini tidak pantas untuk saya yang sudah tidak suci lagi"jelas Kisya tertunduk.

"Wallahi, kamu ini masih suci Kisya. Pria itu belum menggaulimu, ingat itu!"

"Gus Gila, pria itu sudah membelai pipi saya. Rasanya tidak pantas saya harus berada di sini"

Gus Azlam terdiam beberapa detik kemudian dia mengangkat untuk berbicara.

"Jika memang begitu. Saya akan menikahimu" ucap serius gus Azlam.

"Ta--tapi gus"

"Umi setuju, umi merestui kalian" sahut bunyai khodijah.

"Abi pun, Abi setuju dan juga merestui Pernikahan kalian ini. Lagi pula kan sudah di rencanakan"

Gus Azlam tersenyum"Alhamdulillah, kalau begitu pernikahan akan di adakan dua hari lagi"

"Gus yakin?" tanya Kisya meyakinkan.

"Tentu. Memangnya saya sedang bercanda? Lihat mata saya apakah saya bercanda. dengan ucapan saya tadi?"

Kisya menggeleng, seperti gus Azlam memang serius ingin mempersuting nya.

Kisya menunduk merasa bersalah dengan hal ini, seperti terjadi karnanya saja" Maaf, ini semua salah saya"keluhnya.

"Tidak. Semua nya itu sudah rencana Allah. Kita hanya menjalankan nya saja" ucap Gus Azlam.

Kisya tersenyum lega. Betapa beruntungnya Kisya mendapat calon suami seperti gus Azlam ini.

"kalau begitu Kisya pamit, mau pulang ke asrama. Assalamu'alaikum" pamit Kisya yang mulai menjauh.

________00________

Dua hari telah berlaru acara resepsi pernikahan Kisya sudah akan di mulai. Pernikahan ini di adakan di sebuah gedung hotel bintang lima, acara nya hanya sederhana namun terbilang elegan.

HABIBI DAN HABIBATICerita yang bikin terobses. Temukan sekarang