19. MELACAK

137 5 0
                                        

Happy Reading!

°•°•°🦋°•°•°

Sementara dikediamannya, Kendra sedari tadi menelfon Calza ataupun Avenna. Tak ada jawaban dari keduanya. Siang tadi Avenna sempat mengabari bahwa ia akan pergi bersama Calza.

Kakak Avenna itu juga sudah menelfon ke rumah Calza juga ke rumah orang tuanya. Tidak ada adik perempuannya dan Calza disana.

"Kemana mereka?!" Gumam Kendra sedikit marah.

"Gue harus ke rumah keluarga Gavriel."

Kendra dengan cepat berkendara menuju kediaman keluarga Calza. Tidak mungkin ia pergi ke rumah orang tuanya karena disana tidak ada ayah dan ibunya hanya beberapa asisten rumah tangga saja.

Sedangkan di kediaman Calza ada Regina yang tak ikut pergi ke luar kota bersama suaminya.

Kendra menekan bel rumah itu sebanyak dua kali dan ada salah satu pembantu membukakan pintu untuknya.

Kendra segera masuk dan menghampiri Regina yang sudah ia kabari mengenai Calza dan Avenna yang tidak ada kabar.

"Gimana, Nak? Udah ada kabar dari Calza sama Avenna?" Tanya Regina penuh kekhawatiran.

"Belum, Tan. Oh iya, Tante punya nomor temen-temennya Calza? Soalnya saya nggak punya nomor temen-temennya Avenna."

"Ada, bentar ya, Nak." Regina mengambil handphone-nya di meja.

"Ini, Tante cuma punya satu nomor temennya Calza, dia Axel."

"Coba hubungin, Tan."

Regina memencet nomor Axel, tak lama panggilan itu tersambung.

"Halo, Nak Axel."

"Halo, Tan."

"Kamu tau Calza dimana nggak, Nak? Dia belum balik dari siang dia juga pergi sama Avenna."

"Mungkin lagi di rumah Avenna, Tante. Waktu pulang sekolah mereka sempet nganter saya pulang, Tan."

"Nggak ada, Axel. Ini kakaknya Avenna juga nyariin kesini," ujar Regina.

"Maaf, Tan, boleh saya yang ngomong bentar?" Tanya Kendra.

Regina mengangguk, "Axel, ini kakaknya Avenna pengen ngomong."

Regina menyerahkan handphone-nya pada Kendra.

"Halo, apa Calza ada ngasi tau sesuatu yang penting?" Tanya Kendra.

"Nggak ada, dia cuma ngomong mau jalan-jalan aja." Sahut Axel, dia mulai khawatir juga.

"Saya bakal bantu nyari sama temen-temen yang lain." Lanjut Axel. Bukan teman-teman sekolah maksud Axel, tetapi HEAVEN.

"Terimakasih, tolong beri kabar nanti."

"Baik."

Kendra memutus sambungannya.

"Dia bakal bantu nyari sama temennya, Tan. Dan Saya juga mau ikut nyari sekarang."

"Yaudah, hati-hati ya, Nak." Ucap Regina diangguki Kendra, cowok itu sudah melengos pergi.

°•°•°🦋°•°•°

Disisi lain, Axel sudah mengabari beberapa anggota HEAVEN tentang hilangnya Calza dan Avenna.

Mereka kini tengah berkumpul disebuah jembatan dengan mengendarai motor masing-masing.

"Tujuan utama ke apartemen Calza," celetuk Chiro.

CALZA Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang