16.00

1K 66 1
                                        

Tetap up walaupun sebenanrnya
sudah malas 🙃.
Ada Typo? Bantu tandai!

Happy Reading💗

Terlihat sangat sederhana. Tapi, itu sangat berarti. "
Nabilla_

Usai shalat subuh, Nabilla bergegas ke lantai bawah untuk membantu sang mertua memasak di dapur.

" Assalamualaikum Ummi, " ucap Nabilla ketika tiba di dapur

" Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Eh udah bangun Neng? " tanya Ummi

" Iya Mi udah, Ada yang bisa Nabill bantu? "tawar Nabilla

" Kalau kamu mau boleh, "

" Billa bantu apa Mi?"

" Mm kamu bantu potong-potongin sayur yang ada di baskom itu ya, "

" Iya Mi, "

Nabilla pun bergegas mengambil peralatan untuk memotong sayuran itu.

" Neng? "panggil Ummi sambil melirik kearah menantunya yang sedang pokus memotong wortel

" Iya Mi? "

" Kamu kan udah jadi istrinya Zean. Jadi, kamu harus tahu makanan apa yang di sukai dan tidak di sukai olehnya, " ucap Ummi

" Boleh kasih tau makanan apa yang disukai atau yang gak di sukai sama Gus Zean Ummi? "

" Boleh dong. Makanan yang gak disukai sama suami mu itu sayur Pare, tau parekan?" tanya Ummi

" Tau ummi, "

" Nah bagus kalau tahu mah. Kalau makanan favoritnya itu adalah sayur sop bening, yang isinya banyak wortel, karena Dia itu suka banget sama wortel. Jadi, kalau bikin sop utamain banyakin wortelnya, " ucap Ummi

" Oh seperti itu ya ummi. Makasi ya ummi, berkat Ummi Billa jadi tahu makanan favorite suami Billa hehe, "

" Sama-sama sayang. Apa sih yang enggak buat mantu ummi ini, " ucap Ummi dengan tersenyum

30 menit memasak ini itu akhirnya Nabilla, Ummi dan adik Gus Zean telah selesai memasak dan bertepatan dengan datangnya Gus Zean dan Abi yang baru saja pulang dari mesjid.

Setelah selesai sarapan pagi, para lelaki pun bergegas berpindah tempat keruang tamu dan yang perempuan membereskan tempat makan. Setelah selesai baru mereka menyusul keruang tamu untuk sekedar berbincang ringan.

Di sore hari, Nabilla, Gus Zean dan kedua sepupu jauh Gus Zean berkumpul di belakang ndalem yang dimana di sana adalah tempat santai milik keluarga besar pesantren.

Mereka berempat mengahabiskan waktu beberap jam hanya sekedar bercanda dan bertanya kepada si twins tentang cita-cita mereka dan yang lainnya.

" Kamu umur berapa Illa? tanya Nabilla kepada Laila, Dia adalah sepupu jauh suaminnya.

Lailla Anisa al-Farizy, sepupu jauh Gus Zean. Dia merupakan anak kedua setelah sang Abang yang tak lain adalah kembarannya yaitu Maulana Zahwan Al-Farizy.

" 10,7" jawab Illa yang sedang duduk di pangkuan sang Om, Gus Zean

"10,7? berarti 0,3 bulan lagi ulang tahun ya? "tanya Nabilla dengan polos

"Nah, buduhkan matematikannya kan. Lihatkan, " ucap Illa dengan tampang serius

Gus Zean yang mendengar ucapan sepupunya pun tertawa ngakak.

" Satu tahun dua belas bulan kan, Dia bilang 3 lagi, berarti kurang lima, " lanjut Illa

" Oh iya. Ya ampun, gak pernah sekolah" ucap Nabilla yang tentunya hanya bercanda

" Gak papa. Tuhan emang menciptakan manusia ada kekurangan dan kelebihannya aunty. " ucap Illa dengan bijak

Gus Zean, Nabilla dan Illa serta Zahwan kembaran Illa pun tertawa.

To be continued.

Partnya pendek kan? Sengaja haha males up soalnya gak ada yang baca😂

Kalau readernya udah 500+ aku up lagi deh, tapi gak tau juga. Emang bisa nambah readersnya?

See u 💙.

Tasikmlaya.
24 /09 2023

Takdirku Bersamamu [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang