2 - Her Team

22 6 1
                                        

Pertarungan itu semakin memperburuk suasana, suara tembakan di mana-mana, perkelahian di ruangan lain pun terdengar jelas. Namun sayangnya, untuk kesekian kali Violy diminta untuk bersembunyi di tempat yang aman oleh Arland karena tak ingin terjadi hal buruk padanya.

Gadis itu bersembunyi di bawah tangga yang telah usang. Misi mereka kali ini adalah memperebutkan emas batangan dengan jumlah besar dari tangan kelompok mafia kecil yang sudah lama menjadi musuh Eaqles, di sebuah gedung kosong yang sudah lama tak dihuni.

Violy berusaha menutup telinganya agar tak mendengar suara gaduh yang bisa memperburuk keadaannya dan menghancurkan rencana kelompoknya. Namun, tiba-tiba tubuh Emerald terjatuh di hadapannya dengan wajah yang bersimbah darah. Terdengar suara langkah kaki yang berat.

Pemuda itu mengalihkan pandangannya dan mendapati Violy yang terbelalak menatapnya. Gadis itu hendak menolongnya, tetapi Emerald memberi dengan satu pejaman mata agar tetap di tempatnya, sedangkan Violy tak bisa membiarkan temannya terluka.

"Akhirnya aku bisa membunuhmu sekarang!" Suara berat terdengar jelas hingga membuat Violy merasa gugup.

Emerald tersenyum kecil dan berusaha sekuat mungkin untuk bertahan.

Pria itu tiba-tiba duduk di atas tubuh Emerald membuat Violy terbelalak dan semakin gugup. Gadis itu melihat sendiri bagaimana pria yang tak ia kenali itu memukuli wajah teman satu timnya berkali-kali, tanpa ampun.

"Aku akan membunuhmu malam ini!" pekik pria itu, tapi .... Dor! Dor! Dor!

Dengan tangan bergetar hebat, Violy menarik pelatuk pistolnya sebanyak tiga kali sambil menutup mata. Setelah beberapa menit tak ada suara, akhirnya gadis itu membuka matanya dan langsung menjatuhkan pistol miliknya begitu mendapati pria tadi tergeletak di samping Emerald yang menatapnya tak percaya.

Mendengar suara tembakan yang membabi buta membuat temannya yang lain langsung menuju ke titik suara. Arland dan Gevan yang mendapati tubuh Emerald tak berdaya langsung membantunya. Gevan tersentak saat mendapati Violy yang tampak pucat dan ketakutan, ia langsung meminta Catly untuk membantu gadis itu.

Tak ada satu pun dari mereka yang mengetahui keberadaan Violy sejak pertarungan dimulai, kecuali Arland. Dengan kemenangan yang harus membuat Emerald terluka, akhirnya mereka memutuskan untuk meninggalkan tempat menuju markas.

...

-Eaqles Mansion-

Ruang bawah tanah menjadi tempat mereka berkumpul untuk memberi penanganan pada Emerald dan anggota lain yang terluka

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ruang bawah tanah menjadi tempat mereka berkumpul untuk memberi penanganan pada Emerald dan anggota lain yang terluka. Semua anggota saling membantu satu sama lain untuk mengobati luka ringan mereka, sedangkan Emerald diberi perawatan khusus oleh Dokter Gram yang selama ini bekerja sama dengan Eaqles. Violy pun sudah mendapat penanganan dari Dokter Klia yang merupakan istri dari Dokter Gram.

Dokter Klia datang ke ruang bawah tanah tersebut ditemani oleh Catly yang sedari tadi menemaninya. Arland langsung menghampiri wanita itu dengan wajah cemasnya.

MALIGNITY : Encounter The Traitor (TERBIT)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang