Maid, Mine 2

189 33 10
                                        

Hi besti

Jangan lupa vote dan komen

Kamu suka story ini follow aku juga.

21+













Sohyun sampai di jam sebelas malam ke rumah sewanya. Rumah dalam keadaan sepi dan berantakan. Apa lagi di ruang tamu, mainan dan makanan bekas berserakan di lantai. Sohyun tidak bisa menyalahkan Jimin, harusnya dirinyalah yang di salahkan karena pulang larut .

Sebelum tidur, Sohyun membersihkan ruang tamu yang seperti kapal pecah. Walau pun sebenarnya Sohyun sangat lelah setelah seharian bekerja di rumah tuan Jeon tapi tidak mungkin juga membiarkan ruang tengahnya kotor dan berantakan.

Tepat jam dua belas malam, Sohyun masuk ke kamar dan bergabung bersama Jimin dan putrinya yang terlihat pulas. Hanya dalam waktu beberapa detik, Sohyun pun tertidur pulas.

*
*

Pagi harinya, Sohyun sudah bangun lebih dulu, langsung ke dapur dan memasak untuk sarapan dan makan siang serta makan malam Jimin dan Naen.

Saat sedang asik memasak, Sohyun di kejutkan dengan sebuh tangan yang melingkar di perutnya. Serta ciuman basah di leher Sohyun pelakunya siapa lagi jika bukan Jimin suaminya.

"Apa pekerjaanmu harus sampai malam, Saera bilang hanya sampai sore tapi jam tujuh sampai jam delapan malam kutunggu kau masih belum datang" bisik Jimin di telingan Sohyun yang membuat Sohyun meriding sebadan badan. Atas perlakuan Jimin yang masih mencumbu leher jenjangnya. Bahkan satu tangan Jimin mulai masuk ke dalam baju tidur Sohyun.

"Jim — "

"Kau tau, semalam aku menginginkanmu, tapi kau pulang malam jadi biarkan aku melakukannya pagi ini"

Jimin mematikan kompor yang tadi masih menyala, lalu membalikan tubuh Sohyun dan langsung meraup bibir ranum Sohyun tanpa basa basi. Ciuman yang penuh tuntutan, basah dan panas. Terlihat Jimin mulai tak bisa mengendalikan diri lagi, di angkatnya Sohyun ke atas meja makan dan memulai melakukan apa yang sejak semalam di inginkannya di dapur di atas meja makan. Sohyun hanya bisa pasrah dan menikmati setiap hentakan di bawahnya, Jimin selalu mendominasi jika sudah melakukan hubungan sex dan Sohyun hanya bisa pasrah dengan apa yang di lakukan Jimin.

*
*

Sohyun tiba di rumah keluarga Jeon lewat sepuluh menit dari jam seharusnya. Hwang Nani menegurnya karena terlambat datang, padahal Sohyun masih baru.

"Maafkan saya, saya berjanji tidak akan mengulanginya lagi" ucap Sohyun penuh penyesalan. Kalau saja Jimin tidak menggangunya tadi pagi, sarapan masakan Sohyun lainnya pasti langsung matang dan dirinya bisa cepat pergi

Setelah mendapatkan teguran, Sohyun segera mengganti pakaiannya dengan baju seragam maid.

Sohyun memulai pekerjaannya di lantai dasar bersama yang lainnya.

Semua maid bekerja sesuai dengan arahan dari Hwang Nani, Sohyun sendiri di tugaskan untuk membersihkan area lantai dasar, kadang membantu di dapur juga bersama sang sahabat Saera.

Tapi pagi itu, saat Sohyun selesai membawakan satu nampan berisi makanan untuk sang nyonya yang masih terbaring lemah karena kehamilannya, Sohyun mendengar nama Hwang Nani di panggil sang tuan. Setau Sohyun Hwang Nani sedang tidak ada di rumah. Karena ada urusan di luar rumah. Sohyun tidak tau urusan apa. Karena tidak ada maid lagi yang ada di lantai dua, Sohyun berinisiatif untuk menggantikan Hwang Nani yang di panggil tuan Jeon.

OneshootTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang