Cerita ini hanya imajinasi zae, zae hanya meminjam karakter dari sensei aslinya. I hope you can enjoy Zae's imaginative story, luv u 🤍
🌹🌹🌹
"ah~ benar benar salju..." deidara melihat sekeliling yang tertutupi benda putih lembut
"deidara kau akan kedinginan disana, masuklah" suara seorang perempuan memanggil, itu adalah ino
"aku ingin jalan jalan, ini indah lho~" ujarnya berlari kearah hamparan salju yang terus jatuh
Deidara melompat diantara pepohonan hingga sampai pada puncak paling tinggi, ia dapat melihat pemukiman uchiha yang Kembali dibuka, yang tinggal disana barulah beberapa orang, anggota Akatsuki satu persatu memang perlahan pindah kesana, tapi itu benar benar membutuhkan waktu karena tidak langsung semua dapat diyakinkan, semua yang sudah pindah pun sudah terikat janji dengan keiji, rencananya benar benar berjalan sesuai namun waktu yang diperlukan ternyata lebih lama dari dugaan, bagaimanapun mereka memang harus sabar
"sudah empat bulan kah~" suara lelaki mengagetkan deidara, itu adalah shikamaru yang tengah berbaring disalah satu dahan pohon tengah memejamkan mata
"kupikir akan sedikit lebih lam-"
"tidak, firasatku mengatakan sebentar lagi mereka akan Kembali" shikamaru menyela
"bagaimana kau mendapat firasat itu?" tanya deidara, sebenarnya dia tidak benar benar penasaran darimana firasat itu datang, dia sudah cukup senang mendengar bahwa mereka akan segera Kembali. Sekedar basa basi
"insting orang jenius?" shikamaru asal bicara, malas menjelaskan
Keduanya tenggelam dalam keheningan sebelum cahaya menyilaukan turun dari langit dengan kecepatan tinggi kearah keduanya, itu benar benar cepat jika saja reflek mereka terlambat mungkin mereka akan tertabrak
BUM
Cahaya itu mendarat dengan kasar, meninggalkan lubang sedalam 10 meter, shikamaru mengecek begitupun deidara dengan kuda kuda siap tempur
"sudah kubilang susanoo bukan untuk hal seperti ini!! Mengangkut manusia?!! Kau memang gila!!" suara itu deidara sungguh mengenalnya, suara yang sangat ia rindukan bahkan sering kali ia halusinasikan
"ini... bukan halusinasi kan?" gumam deidara menatap lelaki yang tengah melipat tangan didada menceramahi lelaki didepannya yang menulikan telinga
"sasuke? Itachi-san?" shikamaru memanggil, terbangun dari keterkejutannya
"hei, hei hei!! Kami juga disini tuan tuan" suara keiji menyapa dibalik itachi dan sasuke ada beberapa orang lain pula disana, sepertinya sisa anggota Akatsuki dan sosok yang disebut obito itu
"ah... selamat datang" sambut shikamaru kesulitan bereaksi
"itu bukan ilusi!! Itachi!!" deidara melompat menghambur kedalam pelukan itachi yang siap menangkapnya
"deidara!!!" itachi memeluk lelaki yang tak bertambah tinggi tersebut erat
"woah!! Bersemangat sekali..." keiji terkikik
"bagaimana dengan naruto dan sasuke?" tanya Kakashi pada shikamaru
"huh? Kenapa malah bertanya padaku? Mereka bahkan tak memberi kabar setelah memindahkan nagato kemari" ujar shikamaru membuat yang lainnya hening
"tak ada kabar?" sasuke bertanya ulang
"ya... kukira kalian saling berbagi kabar?" tanya shikamaru
"ya kelompak kami saling memberi kabar tapi duo kuning itu benar benar lepas kendali dan tak memberi kabar bahkan lokasi atau informasi" ujar itachi
KAMU SEDANG MEMBACA
arrange again
Fantasy"aslan!!! Aslan!!!" 'Sungguh berisik tidak bisakah dunia menjadi lebih tenang? Aku baru ditikam beberapa saat lalu, dan sekarang mengapa disini menjadi begitu bising? Apakah alam baka menjadi pasar malam sekarang?!' batin ash. Mengerjapkan mata yang...
