Berpisah

2K 48 1
                                        

Hari ini adalah hari kepulangan Maria dkk, termasuk juga zize. Mereka penerbangan pagi jam 8 sedangkan pemain timnas sore hari jam 3 sore.

Kali ini semua sudah berkumpul di loby sambil menunggu jemputan bis kecil.

"Yahh cepet banget ya pisahnya baru tadi malam jadian"guman Lino kecil yang masih terdengar oleh telinga Maria

"Entar ketemu lagi kok tanggal 16" sahut Maria

" 2 hari lagi, masih pengen manja-manja tau gak sama kamu" ucap Lino

"Sumpah geli aku no" ucap Maria menggedikkan bahunya menatap lelaki yang ada disampingnya

"Astagaa Lino ngebucin bangett ih" ucap ratu

"Biarin orang sama pacar sendiri" ungkap  Lino memutar bola matanya

Bukk
Suara bantal yang mengenai tubuh lino, bantal itu melayang dari tangan Asnawi

"Gilaa yah" ucap Lino dengan muka songongnya

"Sini kau" ancam Nawi yang membuat lino menyengir

"Iyaa tau ko no kamu baru jadian tapi gak usah juga semanja itu, aku yang suami istri aja biasa aja" ucap arhan

"Irii bilang boss" ucap Lino dengan cengirannya ke arhan

Bukkk
Kali ini suara bantal yang melayang dari tangan Arhan kebadan Lino.

"Aku lebih dari itu juga bisa no" ucap arhan dengan muka songongnya

"Iyaa tauuu Lo udah nikah" ucap Lino

"Maria gak ngelarang karena disini gak ada fans, coba kalau ada gue bisa jamin tuh Maria duduk sebelah Lino aja mikir 2 kali" ucap zize tertawa

"Kaya Lo gak aja " sahut yoriko

"Haha senjata makan tua zize" ucap Anya yang membuat zize memutar matanya

Tak lama bis pun datang, jika kalian menanyakan keberadaan keluarga zize. Keluarga zize sudah duluan sore kemaren kembali ke Jakarta jadi sekarang hanya Maria dkk saja. Mereka pun sama-sama berjalan keluar hotel

"Nanti kabarin aku kalau udah sampai jakarta" ucap Lino sambil menggiring koper Maria

"Iyaa" sahut Maria

"See you tgl 16" ucap Lino sambil mengacak rambut pacarnya

"Lino hancur nih rambutnya"ucap Maria dengan mata melotot nya

"Lucu tau gak" ucap Lino mengapit sebentar hidung Maria

"Yukk cepat mar, udah nanti bucinnya lanjut di Brunei aja" ucap Fuji sambil melewati mereka

"Yeee Nawi kasih asupan tuh buat Fuji, sewot amat" ucap Lino

"Yaudah aku pergi" ucap Maria yang disahut anggukan oleh Lino

Mereka semua pun naik kedalam bis dan melakukan perjalanan kebandara , jarak bandara ke hotel lumayan jauh mungkin 20 menitan

"Gue masih gak nyangka Lo jadian sama Lino mar" ucap yoriko didalam bis

"Bukan jadian sama linonya lebih gak nyangka Maria Nerima tu orang" sahut Kay

"100 buat Lo kay" timpal Anya

"Iyaa bener, padahal kan malam itu bukannya Lo liat sendiri dia sama wanita itu" kali ini ratu yang bersuara  menanggapi

"Tau cerita dong mar, gue tau Lo gak  mudah luluh sama prinsip lo secara Lo bilang bakal gak mau lagi sama tu orang" ucap zize

"Oke gue ceritain deh, jadi malam itu Lino kekamar kan, ratu Anya sama Yori pun tau, pada malam itu gue emang udah baikan sama Lino, dia ngejelasin habis-habisan. Trus malam kemaren tentang perempuan itu. Perempuan itu juga datang dan menonton dia mau ngucapin atas kemenangan Indonesia ke lino, sekalian nemenin temannya buat ketemu sananta. " Jelas Maria

MARIALINO [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang