"uang adalah segalanya,dan segalanya butuh uang" Tiara-Author
HAPPY READING
Pagi berganti siang dan siang berganti sore.
"apakah kau tak nak pulang?"tanya seorang pemuda,membuat seorang perempuan yang sedari tadi memandang langit itu menoleh terhadapnya.
pemuda tadi memiliki ciri ciri, berkulit putih,hidung mancung,serta rambut berwarna pirang,blasteran Inggris-Malaysia dan belum terlalu fasih berbahasa indonesi Nadeo dia sering di panggil nadeo ataupun deo,anggota inti di mafia yang di pimpin oleh Syilla,.sudah di anggap abang oleh Syilla sendiri,pemuda berumur 25 tahun itu selalu ada dan selalu memberinya nasihat,ia belum memiliki pasangan karena sikap nya yang dingin tak tersentuh membuat mereka yang ingin mendekat pun mundur.
"mungkin nanti aku akan pulang"jawab Perempuan cantik di samping Nadeo
"kenapa?pasti mereka mengkhawatirkan mu"ujar Nadeo mengernyit bingung dengan jawaban perempuan di samping nya ini.
"entahlah,aku tidak yakin,dengan kekacauan yang ku buat semalam dan pagi tadi,mungkinkan mereka akan mengkhawatirkan ku?"perempuan yang tak lain adalah Syill itu,berujar dengan pertanyaan di akhir.
"mereka menyayangi mu,pasti mereka akan mengkhawatirkan mu,apapun kesalahan yang kau buat,kau tetap keluarga kandung mereka"jelas Nadeo lembut.
"tetapi,bang Zero sewaktu pagi sangat terlihat marah,aku baru kali ini melihatnya semarah itu,dan biasanya dia lah yang paling tenang,dan sepertinya kesalahan ku sangat fatal"lirih Syilla,matanya memanas saat mengingat perlakuan dan perkataan nya semalam dan pagi tadi,tanpa di minta air matanya luruh mengenai Pipi Cubby nya yang terlihat Natural,bukan terlihat natural karena memang natural.
"kau jangan sedih,aku tau Zero pasti sangat menyayangi mu,ia mungkin hanya emosi saja,kenapa kau tidak memberi tahu mereka saja tentang penyakit mu"jelas Nadeo memberi pengertian
"aku tidak ingin mereka mengkhawatirkan ku,aku takut penyakitku ini tidak akan sembuh dan malah membuat mereka bersedih karena kehilanganku"tutur Syilla dengan lirih namun masih bisa di dengar Nadeo
"tetapi,jika kau bersikap seperti itu,mengacuhkan mereka,bahkan berbicara yang tidak pantas,itu akan membuat mereka semakin sakit,dan jika mereka mengetahui penyakitmu setelah mereka membencimu mereka akan semakin sedih dan merasa bersalah"jelas Nadeo supaya Syilla mengerti.
"aku akan memikirkannya,bisakah kau keluar aku ingin sendiri"usir syilla pelan yang langsung di turuti nadeo.
Nadeo tahu betul bagaimana sifat Syilla,dia lebih memilih menyendiri dan menanggung masalahnya sendiri dari pada berbagi.
selepas nadeo pergi,Syilla masih termenung memikirkan kata kata Nadeo,apa yang di ucapkan pemuda yang sudah ia anggap abangnya itu ada benarnya juga.
apakah aku harus memberitahu mereka?
tetapi aku takut mereka marah padaku.
apakah mereka akan bertambah membenciku?
atau mereka akan bersedih jika mengetahui yang sebenarnya?
banyak pertanyaan serta perkataan yang ada di benak Syilla.
Drrt Drrt Drrt
Lama termenung ia Syilla di kagetkan dengan dering ponselnya.
Memei🐒 Is Calling
Syilla menggeser tombol hijau di ponselnya.
"Syill kenapa lo gak masuk?"
baru saja di angkat Syilla sudah di suguhi oleh pertanyaan dari sang sahabat itu.
"gue lagi ada urusan"
"urusan apa?kenapa lo gak ngasih tau gue sama yang lain?terus kenapa zero pas berangkat mukanya gak bersahabat banget?"
memei mengajukan banyak pertanyaan yang membuat Syilla kesal.
"nanya tuh satu satu ribet gue jawabnya"
"yang pertama,itu lo gak perlu tau,yang ke dua,gue lupa karena urusannya dadakan,terus yang ke empat,bang zero marah sama gue"
penjelasan Syilla membuat mereka yang berada di sana mengernyit bingung,ya Memei dkk sedang berada di Mansion memei,kenapa Zero marah pada syilla?itulah yang berada di benak mereka bertiga.
"kenapa Zero marah sama kamu?"
pertanyaan itu berasal dari noni dengan nada ke bingungan.
"panjang ceritanya,udah dulu ya gue mau pulang"
TUT
tanpa menunggu jawaban mereka syilla menutup panggilan teleponnya sepihak.
seperti yang di ucapkan nya ia segera masuk ke dalam kamar dan menutup balkon,karena sedari tadi ia berada di balkon.
Syilla masuk ke kamar mandi dan segera membersihkan diri.
beberapa menit kemudian syilla keluar dengan memakai kaos over-size dan cela Jins berwarna putih senada dengan kaosnya.
"Queen ingin ke mana?"tanya salah satu anggota inti mafia -nya setelah keluar dari kamar dan turun ke bawah Cila
"pulang!"jawab Syilla singkat
"apakah perlu kita antar Queen?"tanya anggota inti lainnya Aldo di angguki yang lain
"tidak perlu aku bisa sendiri"jawab Syilla
"baiklah,hati hati Queen dan jangan lupa berkunjung kembali"tutur aldo kembali
"baiklah terimakasih"setelah mengatakan itu syilla pergi keluar dan memasuki mobilnya,lalau meninggalkan markas mafia-nya.
♡♡♡
TBC
ASSALAMUALAIKUM...GUYS
PART KALI INI SENGAJA SAYA BIKIN PENDEK,DAN PART KALI INI MENGANDUNG CURAHAN HATI SYILLA.
GIMANA MENURUT KALIAN?
BAGAIMANA KELANJUTANNYA?
APAKAH SYILLA HANYA MENGANGGAP NADEO SEORANG KAKAK?
ATAU KAH SYILLA MENGANGGAP NADEO LEBOH DARI KAKA?
VOTE,COMENT,AND FOLLOW
Typo?Tandain Wirr
See you next Part
777 KATA
KAMU SEDANG MEMBACA
ARSYILLA[On Going]
De TodoArsyilla Denada Anggara anak dari Raka Edward Anggara dan Stella Nada Anggara,Anak perempuan satu satu nya dari keluarga Anggara,Marga Anggara keluarga yang terbilang berpengaruh di dunia ini karena menduduki peringkat keluarga terkaya ke-2 di dunia...
![ARSYILLA[On Going]](https://img.wattpad.com/cover/356726040-64-k66669.jpg)