Part 23

515 64 32
                                        

Double update!! Jangan lupa untuk komen dan vote!





***
Saat ini kongpob sedang berada di kamar singto, mereka terus berpelukan sejak tadi seakan baru bertemu setelah sekian lama berpisah.

Singto memeluk Kongpob dengan posesif, bersikap manja lagi dengan phinya itu begitu juga dengan Kongpob yang mengusap rambut singto dengan lembut.

"Apa kamu sangat mencintai krist?" Tanya Kongpob tiba-tiba membuat singto menatap wajah phinya.

"T-tidak, aku tak mencintainya" ucap singto dengan suara yang sedikit bergetar.

Entah kenapa dia masih merasa takut saat Kongpob membahas tentang krist.

"Jangan takut, katakan sejujurnya. Ku lihat krist juga sangat mencintai mu" ucap Kongpob.

"T-tidak, phi. Jangan bahas itu sekarang" ucap singto.

"Setidaknya jangan takut lagi saat bertemu dengan krist" ucap Kongpob.

"Aku tak takut" gumam singto.

"Baiklah, ayo tidur" ucap Kongpob.

"Apa phi ingin tidur disini?" Tanya singto.

"Ya, aku ingin tidur bersama adik ku" ucap Kongpob.

"Baiklah, selamat malam phi kong" ucap singto sembari menatap wajah Kongpob.

"Selamat malam, sing. Mimpi indah" ucap Kongpob sembari mencium kening singto.

Singto tersenyum bahagia mendengarnya kemudian mengeratkan pelukannya sembari memejamkan matanya, hanya membutuhkan waktu beberapa menit keduanya sudah terbang ke alam mimpi.

****
Pukul 8 pagi Kongpob bangun lebih dulu dari tidurnya, posisi mereka masih seperti posisi tadi malam sebelum mereka tidur.

Ia melepas pelukannya di tubuh singto kemudian beranjak dari ranjang, turun dengan hati-hati takut itu akan membangunkan adiknya. Kong sengaja tak ingin mengganggu waktu istirahat singto.

Saat Kongpob ingin keluar dari kamar singto, ia terkejut dengan keberadaan arthit di depan pintu kamar.

"T-tuan" ucap arthit terkejut.

"Apa?" Ucap Kongpob.

"Apa yang tuan lakukan dikamar singto" ucap arthit.

"Aku tidur dengannya semalam. Bagaimana dengan mu, apa yang kamu lakukan pagi-pagi sudah berada disini?" ucap Kongpob.

"Aku ingin membawakan singto sarapan" ucap arthit sembari memperlihatkan nampan yang di bawanya.

"Mulai sekarang tak perlu melakukan itu, singto bisa makan di meja makan bersama ku" ucap Kongpob.

"Oh.." gumam arthit seadanya, Kongpob tidur bersama singto tadi malam itu artinya mereka sudah berbaikan kan?

"Ya" ucap Kongpob singkat, kemudian ia langsung pergi dari sana meninggalkan Arthit, begitu juga dengan Arthit yang memilih untuk kembali ke belakang.

Arthit mengerjakan pekerjaannya yang sempat di tinggalkannya tadi.

*Byur... Tiba-tiba Kongpob terjun ke dalam kolam renang sehingga membuat arthit terciprat air.

 Tiba-tiba Kongpob terjun ke dalam kolam renang sehingga membuat arthit terciprat air

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Pewaris TahtaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang