Closer💦!

2.6K 76 8
                                        

Clark pov

"Sayang bangunnn"- tidak lagi ahhh tolong biarkan aku tidur, Ruby sedari tadi terus saja mengganggu tidur ku, padahal ini weekend tolong lah setidaknya bebaskan aku sehari saja dari yang namanya bekerja

"Sayang bangun"- lagi-lagi dia menggoyangkan bahu ku.

Mwahh mwahh cup cup cup

"Tolong berhenti lah dan jangan ganggu aku"- kesalku saat dia semakin menciumi seluruh wajah ku, kalau di pikir-pikir aku semakin berani saja pada Ruby aku sampai lupa kalu dia Boss ku di kantor.

"Cepat bangun, kamu janji kalu hari ini kita mau keluar, ayoo cepat bangun dan mandilah"- Ruby menarik tangan ku sampai akhirnya aku terduduk di atas ranjang nyaman ku

"Iyaa iyaa"- aaaa aku harusnya tidak berbicara sembarangan, dengan kesal akhirnya aku meninggalkan ranjang ternyaman ku hanya untuk menghampiri air yang sangat tidak aku sukai di pagi hari terutama di hari libur yang harusnya tenang.

Drttt drttt drtttt

Baru saja akan membuka pintu kamar mandi tiba-tiba saja ponsel bergetar di atas meja rias ku, saat aku membalikkan badan dengan cepat aku berlari ke arah meja rias saat Ruby hendak mengambil ponsel ku.

Ruby menatap ku dengan kesal, aku menghiraukan nya dan berlalu ke kamar mandi dengan ponsel di tanagn ku

"Good Morning Honey"

"Morning"

"Kamu sudah bangun?"

"Sudah, aku sedang di kamar mandi"

"Oiya? Kalau begitu aku akan ke sana dengan cepat-"

"Tidak!"

Ahh sial kenapa aku malah berteriak,

"Kenapa? Hari ini aku mau ajak kamu jalan-jalan, kita berdua banyak pekerjaan akhir-akhir ini, ayo kencan untuk menghilangkan stres "

"Bil, aku benar-benar lelah bisakah kita keluar nya lain kali saja? Aku ingin istirahat seharian ini"

"Baiklah, tapi jika kamu membutuhkan sesuatu segera hubungi aku, aku hari ini mau main golf saja jika kamu tidak ingin keluar"

"Iya"

"Kalau begitu aku matikn telpon nya, nanti aku hubungi lagi, I love you Clarke"

"Love you"

Bisa gawat kalau Billy tau Ruby ada di sini, bisa-bisa mereka berantem lagi dan aku semakin stres, Aku menyimpan ponsel lalu membersihkan tubuh ku dengan cepat, aku ingin segera berendam di dalam bathtub, rasanya tubuh ku benar-benar sakit semua, pekerjaan ku sangat banyak akhir-akhir ini, di tambah lagi Ruby benar-benar aktif seperti balita yang baru saja bisa berjalan.

Ngomongin soal Ruby, akhir-akhir ini kami semakin dekat, aku sudah terbiasa dengan beberapa sikap dia, entah kenapa Perasaan nyaman mulai muncul tapi aneh nya Perasaan nyaman itu seperti tidak asing, seperti perasaan yang lama hilang, rasa ingin melindungi rasa sensitif saat dekat dengan nya benar-benar terasa aneh.

"Clarke....- "

"Bolehkah aku bergabung?"- sepertinya tanpa menunggu persetujuan dari ku pun dia akan tetap masuk  ke dalam bathtub.

Dan benar saja, dia masuk tanpa mendengarkan jawaban dari ku, sempit sekali dia benar-benar duduk di pangkuan ku dengan kaki yang berselonjor, tapi anehnya tubuh Ruby tidak berat, malah sangat ringan, tanpa memperdulikan dia aku hanya diam sambil merebahkan kepala ku pada pinggiran bathtub yang sudah aku simpan handuk agar kepala ku tidak sakit.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jul 20, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

BETWEEN USTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang