❗WARNING❗
18+
Mulai dari sini akan terdapat banyak kata kasar, kekerasan terhadap anak di bawah umur, dan lainnya, jika kalian ada yg sensitif terhadap anak-anak atau kekerasan silahkan meninggalkan chapter ini dan berikutnya.
Happy reading~~
Author POV.
Anak kecil berusia sekitar 10 tahun itu terus menangis tanpa henti, tangan dan kaki nya di ikat di sebuah kursi, sudah mulai meninggalkan jejak, anak itu dikurung di sebuah ruangan yang sangat gelap. hanya ada sedikit cahaya yang menerangi tempat itu dari jendela yang ditutup oleh triplek.
"Lepaskan aku hiks mommyyy hiks"
"Mommyyy aku takut hiks"
Anak itu terus berteriak meminta tolong, dan tangisan nya semakin menjadi, sesaat kemudian pintu ruangan itu di buka dengan kasar suara dentuman keras menggema di ruangan itu membuat anak kecil itu langsung terdiam.
"Hey anak manis bisakah kau diam,"- anak itu langsung diam saat seorang lelaki masuk dan langsung mengelus pipi nya dengan lembut.
"Anak yg penurut......., Kulit mu lembut sekali, ahhh adikku bangun!! Sepertinya aku harus menikmati kau terlebih dahulu"
Lelaki itu mundur dan langsung menurunkan celananya, sampai paha, lalu mendekat kembali ke arah anak kecil itu.
"Apa yg om lakukan lepaskan aku MOMMYYY"- anak itu berteriak cukup kencang membuat lelaki itu naik pitam dan langsung menampar anak malang itu cukup keras sampai-sampai sudut bibirnya robek dan mengeluarkan darah.
"Diam!!! Bangs*t!!!"
Prangg
Meoww
Suara benda jatuh yg diiringi suara kucing setelahnya, lelaki itu kembali mendekat dan menurunkan Boxster nya di depan anak tadi dan langsung menunjukan milik lelaki itu di depan mata sang anak yg malang.
"Tidakkkk lepaskan aku, mommyyy, bear!! tolonggg aku hiks huaaa"
"Hustt diam okey, sakitnya hanya sebentar "mungkin" hahah"- lelaki tertawa dengan kerasnya dan mulai melucuti celana dalam anak kecil itu dengan tangan yg menarik rambut si anak ke belakang, saat lelaki itu mencoba menarik baju si anak.......
Brakkk
Tiba-tiba Suara pintu yg di banting cukup kencang membuat si lelaki kesal dan langsung membalikan badannya ke arah pintu, tapi kemudian....
Bukk
tiba-tiba ada seorang anak perempuan yg datang dan langsung memukul kepunyaan lelaki itu dengan balok saat dia berbalik ke arah pintu, Lelaki itu berguling-guling di atas lantai sambil memegangi kepunyaannya yg sudah di pukul.
"Akgrhh anak sialan, kau memukul juniorku agrhhh shittt!!!"
"Bear!!"
"Hey kamu tidak papa?"
Anak perempuan itu mendekat dan langsung melepaskan tali yg mengikat anak perempuan yg terikat di kursi.
"Bear aku takut"
"Tenanglah aku sudah mengirim pesan pada papi agar membawa polisi kemari, kamu tidak perlu takut"- ujarnya sambil berusaha melepaskan ikatan di kaki anak yg terikat. Tapi tiba-tiba......
Buggg
Lelaki lain datang dan langsung memukul kepala anak perempuan yg berusaha melepaskan tali pada kaki anak yg di ikat. dengan balok yg besar menyebabkan anak itu langsung jatuh pingsan dengan darah yg bercucuran dari kepalanya.

KAMU SEDANG MEMBACA
BETWEEN US
Romance🔞 Clarke adalah wanita yang mandiri dan tidak mau menyusahkan orang lain dalam hidupnya, dia juga terlahir dari keluarga yg harmonis membuatnya merasa beruntung terlahir dari keluarga tersebut. Clarke adalah anak kedua dari tiga bersaudara, dia mem...