haunting error

4K 299 25
                                    

Vote sebelum baca.!!
Komen sesudah baca!!

~Happy reading~


Flashback on.

Hari, Minggu, dan bulan telah berlalu Clarke dan Ruby semakin dekat dan akrab,. Mereka selalu bersama-sama saat di sekolah, dan anak-anak yg selalu membully Ruby perlahan menjauh, dan tidak mengganggu Ruby lagi.

Ruby baru saja sampai di rumahnya dia tersenyum sambil berjalan menuju kamarnya, tapi langkah dan senyum Ruby terhenti dan pudar, saat lagi-lagi mendengar kedua orang tuanya bertengkar, saling melontarkan kata-kata kasar dan hinaan.

"Kamu yg selalu sibuk dengan diri kamu sendiri, kamu tidak pernah perduli lagi dengan anak dan istri kamu, kamu selalu pulang malam dan menghabiskan waktu kamu dengan para jalang itu"

Plakk

"Jaga ucapanmu, tidak seharusnya kamu meninggikan suara kamu di depan suami kamu!! Dan ya setidaknya mereka bisa memuaskan hasrat dan kebutuhan ku, tidak seperti kamu yg tidak bisa melayani ku karena sakit-sakitan!!"

"Tega kamu, melakukan ini semua padaku!!"

Merasa kasihan dengan ibunya Ruby mendorong pintu dan langsung memeluk tubuh ibunya yg terdapat banyak memar di tubuhnya.

"Hentikan dad hiks"

"Ruby apa yg kamu lakukan di sini cepat keluar!!!"

"Jangan meneriaki anakku!!"

"Diam kamu!!"- tangan ayah Ruby terangkat untuk kembali menampar wajah ibunya.

Plakk

Dengan cepat Ruby menghalangi ibunya dan tamparan tersebut mengenai pipinya, menyebabkan hidung dan sudut bibir Ruby berdarah, karena pukulan sang ayah sangat kuat dan tubuh Ruby masih sangat mungil untuk sekedar mendapatkan tamparan yg begitu kuat.

"Ruby!!"- teriak ibu Ruby histeris saat Ruby mulai kehilangan kesadaran nya.

"Apa kamu sudah gila, menampar anak kamu sendiri"- sambungnya, ayah Ruby panik dan mengambil Ruby dari pelukan sang ibu. Dia bergegas membawa Ruby ke RS dan meninggalkan ibu Ruby di rumah sendirian dengan rasa sakit dan khawatir yg dia rasakan.

×××

"Kau yg berdiri di sana!"- teriak Ruby dari atas ranjangnya kepada bodyguard.

"Saya nona"

"Berikan ponselmu"- tanpa banyak bertanya lagi bodyguard itu langsung memberikan ponselnya pada Ruby.

Dia mengetik pesan untuk seseorang yg berbunyi.

"Aku sedang di RS xxx di kamar VVIP no.445 bisakah kamu datang menjenguk ku? Aku mohon"

"Ruby"

Setelah pesan terkirim Ruby menghapus pesannya dan memberikan kembali ponsel tersebut pada bodyguard nya.

Ruby memang baru sadar dari pingasan dan tidak menemukan siapa pun di ruang inapnya, tapi dia sangat yakin jika ayahnya pasti meninggalkan bodyguard untuk menjaga kamarnya, makannya Ruby PD untuk berteriak memanggil orang yg berdiri di depan pintu di luar kamar inapnya.

"Apa mommy juga di bawa ke RS ini?"- tanya Ruby pada bodyguard.

"Iya nona nyonya saat ini sedang kritis,. Dan sedang tidak bisa di jenguk oleh siapapun"

"Kemana Daddy?"

"Saya tidak tahu, tapi beliau berpesan untuk menjaga nona dan memberitahukannya kepada tuan jika nona sudah sadar, beliau berkata akan kembali besok atau lusa"

BETWEEN USTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang