Setelah perjalanan indah mereka di Singapura, Kayla dan Cahyo akhirnya kembali ke tanah air, Indonesia. Mereka meninggalkan kota Singapura yang penuh dengan kenangan romantis, memori indah yang akan mereka simpan sepanjang hidup mereka. Namun, perjalanan mereka masih panjang, dan kini mereka kembali ke Jakarta untuk melanjutkan kehidupan mereka sebagai pasangan yang baru menikah.
Mereka kini berada di depan Apotek Kayla, tempat Kayla bekerja dan juga tempat yang mereka pilih untuk mengadakan pertemuan dengan beberapa teman kuliah Kayla. Suasana di sekitar apotek sangat ramai, dengan sejumlah kendaraan yang melintas di jalan raya dan beberapa orang yang berjalan kaki di trotoar.
Cahyo dan Kayla masuk ke dalam apotek dan disambut oleh beberapa teman Kayla yang sudah datang. Mereka duduk di sebuah sudut yang nyaman dan mulai mengobrol. Di samping Kayla, ada dua teman kuliahnya yang datang, Rei dan Hana. Rei, seorang perempuan berusia 24 tahun dengan rambut panjang hitam, tersenyum lebar kepada Kayla. Sementara Hana, seorang apoteker di salah satu rumah sakit di Jakarta Selatan, duduk dengan wajah serius yang kemudian melemparkan senyuman tipis kepada mereka berdua.
Rei, yang telah membantu menggantikan Kayla di apotek selama perjalanannya ke Bali, memulai percakapan. "Kayla, ceritain dong gimana pernikahan kalian di Bali! Rasanya pasti luar biasa!"
Kayla tersenyum bahagia. "Iya, Rei, rasanya benar-benar indah. Kami menikmati setiap momennya. Bali memang tempat yang sempurna untuk pernikahan."
Hana, yang juga sudah menikmati pernikahan di rumah sakit tempatnya bekerja, ikut tertarik. "Aku juga ingin dengar ceritanya. Terutama tentang momen sebelum pernikahan, pasti sangat romantis."
Cahyo dan Kayla mulai menceritakan kisah pernikahan mereka yang penuh dengan kebahagiaan, romansa, dan momen emosional. Mereka bercerita tentang dekorasi cantik, upacara pernikahan di pantai, dan pesta resepsi yang meriah. Cahyo dan Kayla seperti sedang berbicara dalam dongeng nyata yang penuh dengan keajaiban.
Setelah cerita pernikahan mereka selesai, Rei yang selalu ceria tiba-tiba melihat Kayla dengan tatapan yang agak cemas. "Maaf ya kalau pertanyaan ini mungkin agak sensitif, tapi bagaimana kamu mengatasi masa-masa sulit waktu itu? Aku dengar ada saat-saat depresi yang cukup berat sebelum bertemu Kak Cahyo."
Kayla menghela nafas dalam-dalam sebelum menjawab, "Tidak apa-apa, Rei. Itu memang salah satu tantangan terbesar dalam hidupku. Aku sempat merasa terjebak dalam kegelapan, tetapi Kak Cahyo selalu ada di sampingku, mendukung dan membantuku melewati masa-masa sulit itu. Percayalah, dukungan dari orang yang kita cintai sangat berarti."
Rei dan Hana mendengarkan dengan serius, mereka tahu betapa pentingnya peran Cahyo dalam kehidupan Kayla. Namun, kebetulan tak terduga membuat situasi menjadi menarik. Cahyo yang sebelumnya hanya mendengarkan, tiba-tiba menjadi tertarik.
"Bisakah kamu ceritakan lebih banyak tentang masa-masa sulit itu, sayang?," kata Cahyo dengan nada lembut. "Aku yakin yang lain ingin tahu lebih banyak tentang perasaan dan pengalamanmu saat itu."
Kayla melirik Cahyo dengan pandangan penuh perasaan. "Sayang, kita sudah membicarakan ini sebelumnya. Tidak perlu mengingatnya lagi."
Namun, Rei yang penasaran dengan reaksi Cahyo, memutuskan untuk bertanya lebih lanjut. "Maaf, tapi aku ingin tahu bagaimana Kak Cahyo membantumu keluar dari masa-masa sulit itu. Itu mungkin bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang yang mengalami hal serupa."
Cahyo mengangguk setuju. "Iya, sayang. Aku rasa ceritamu bisa memberikan harapan kepada banyak orang yang sedang berjuang."
Kayla menghela nafas lagi, kemudian mulai menceritakan pengalaman sulitnya saat depresi. Dia menjelaskan bagaimana Cahyo selalu mendengarkan keluhannya, mendukungnya dalam pengobatan, dan memberikannya alasan untuk bangkit dari keterpurukannya. Cerita itu membuat Rei dan Hana semakin terinspirasi oleh hubungan Cahyo dan Kayla.
Hana tersenyum dan mulai menceritakan kisah cintanya yang manis sementara Rei bercerita tentang bagaimana dia dan Kayla menjadi teman baik selama kuliah dan bagaimana Rei akhirnya mendapat pekerjaan sementara di apotek Kayla.
Cahyo, yang sebelumnya hanya menjadi pendengar, mulai merasa tertarik. Dia kemudian menyadari bahwa dia belum pernah benar-benar membicarakan mantan-mantan pacar Kayla dengan Kayla sendiri. Terlintas dalam pikirannya bahwa itu bisa menjadi waktu yang tepat untuk membahasnya.
"Kak Cahyo," kata Rei, "Kayla sudah membagikan cerita depresinya dengan mantannya, bagaimana dengan mantan-mantanmu sebelum Kayla? Apakah kak Cahyo pernah berbicara tentang mereka dengan Kayla?"
Cahyo menelan ludah, merasa agak canggung dengan pertanyaan itu. Dia menatap Kayla dengan rasa kebingungan. "Eh, sebenarnya memang kita belum pernah membicarakannya. Tapi jika kamu ingin tahu..."
Pertanyaan Rei membuat suasana menjadi canggung sejenak. Cahyo memutuskan untuk menjelaskan dengan jujur tentang dua mantan pacarnya yang telah lama berpacaran dengannya sebelum akhirnya putus. Meskipun perpisahan itu terasa cukup sulit, Cahyo menegaskan bahwa dia sangat bahagia bersama Kayla dan tidak ingin mengubah masa lalunya.
Kayla mendengarkan dengan wajah serius, namun dia tahu bahwa Cahyo telah mengatakan yang sebenarnya. Dia tahu bahwa masa lalu adalah bagian dari kehidupan mereka masing-masing, dan yang terpenting adalah masa depan mereka bersama.
Rei dan Hana mengangguk mengerti, dan suasana kembali menjadi riuh dengan obrolan mereka. Mereka mengganti topik ke perencanaan untuk pertemuan teman-teman lainnya, serta rencana-rencana masa depan mereka.
Waktu pun berlalu dengan cepat, dan mereka berempat terus mengobrol dengan riang. Cahyo dan Kayla menikmati kebersamaan dengan teman-teman mereka, dan mereka merasa beruntung memiliki dukungan dari orang-orang yang peduli dengan mereka.
Dalam sekejap, malam tiba, dan mereka semua harus pulang. Cahyo, Kayla, Rei, dan Hana berdiri di depan apotek sambil berpelukan dan mengucapkan selamat tinggal. Cahyo dan Kayla merasa bersyukur telah memiliki teman-teman sebaik mereka.
KAMU SEDANG MEMBACA
Dear Liar [COMPLETED]
RomanceKayla memiliki keluarga yang sempurna, Ayah yang sangat mencintainya, ibu sambung yang seperti ibu kandungnya dan seorang Kakak sambung yang selalu memperhatikannya dan adik yang mengaguminya. Tumbuh di bawah pengawasan keluarganya, Kaylamenjalani k...
![Dear Liar [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/359482747-64-k696227.jpg)