Saat Kayla sibuk bekerja di apotek, telepon selulernya berdering dengan panggilan masuk dari Henry, adiknya. Kayla sedikit terkejut melihat panggilan dari Henry, karena biasanya mereka tidak begitu sering berkomunikasi melalui telepon. Dengan cepat, dia menjawab panggilan itu.
"Halo, Henry. Ada apa?" tanya Kayla, mencoba mendengarkan suara Henry yang terdengar gugup di seberang telepon.
"Kak, kamu harus datang ke rumah sakit sekarang juga," ucap Henry dengan nada panik.
Kayla merasa khawatir mendengar suara adiknya yang seperti itu. "Apa yang terjadi, Henry? Kenapa kamu perlu pergi ke rumah sakit?"
Henry terdengar ragu sebelum akhirnya menjawab, "Ini masalah serius, Kak. Aku akan menjelaskan semuanya nanti. Sekarang, tolong cepat datang."
Kayla segera mengiyakan permintaan adiknya dan segera meninggalkan apotek dengan perasaan cemas. Dia tidak tahu apa yang akan dihadapinya di rumah sakit, tetapi dia berharap semuanya baik-baik saja.
Ketika dia tiba di rumah sakit, dia segera menemui Henry yang tampak sangat gelisah. Henry langsung membawanya ke salah satu ruangan di rumah sakit, dan di sana Kayla melihat seorang gadis muda yang tampak pucat dan lemah. Gadis itu terbaring di tempat tidur rumah sakit, dan perasaan cemas langsung memenuhi hati Kayla.
"Gadis ini adalah Cynthia," kata Henry dengan suara terbata-bata. "Dia temanku, dan dia ... dia sedang hamil."
Ketika Kayla mendengar kabar tersebut, dia hampir tidak bisa percaya. Dia menatap Henry dan bertanya untuk memastikan, "Jangan bilang, apa kamu yakin itu anakmu?"
Henry mengangguk, terlihat sangat tertekan. "Iya, aku yakin, Kak. Aku yang mengambil keperawanannya."
Kayla hampir pingsan mendengar berita itu. Hatinya berdebar kencang, dan dia merasa seakan-akan seluruh dunianya runtuh. Dia tidak tahu harus berpikir apa, dan perasaan cemas yang mendalam merasuki dirinya.
Cynthia, gadis muda yang sedang hamil, terlihat sangat lemah dan pucat. Dia masih berusia sangat muda, mungkin masih di kelas satu SMA. Kayla merasa iba padanya, dan dia segera mendekati tempat tidur Cynthia untuk memeriksa keadaannya.
"Gadis ini butuh perawatan medis segera," ucap Kayla kepada Henry. "Kita harus segera memberitahu dokter tentang situasinya."
Mereka segera mencari perawat untuk meminta bantuan, dan Cynthia segera mendapatkan perawatan medis yang diperlukan. Setelah itu, Kayla dan Henry keluar dari ruangan dan duduk di ruang tunggu rumah sakit.
Henry terlihat sangat tertekan dan menyesal. Dia meminta maaf kepada Kayla atas semua masalah ini. "Aku tahu ini sangat rumit, Kak. Tapi aku merasa harus bertanggung jawab atas apa yang telah aku lakukan."
Kayla masih merasa shock dengan situasi yang sedang terjadi. "Aku tidak tahu apa yang harus kulakukan, Henry. Ini semua begitu tidak terduga. Pantas saja kau bersikap aneh belakangan ini."
Tiba-tiba, Henry mengeluarkan semuanya. Dia mulai menceritakan tentang bagaimana Ayah mereka selalu memberikan perlakuan istimewa padanya. Ayah selalu menyayanginya Kayla lebih dari yang lain. Saudara yang lain harus menuruti perintah Ayah tanpa banyak komplain atau Ayah akan marah.
"Kak, sejak kapan Ayah peduli yang lainnya?" Ucap Henry dengan suara tersedu-sedu. "Aku muak dengan keluguan dan manjamu. Semua hal berpihak padamu."
Kayla merasa sangat terkejut dan terluka mendengar semua ini. Dia tidak pernah tahu bahwa Ayah mereka memiliki pandangan seperti itu tentangnya. Dia merasa bahwa semua masalah yang dia hadapi selama ini, semua ekspektasi yang ditempatkan padanya, adalah karena Ayah.
Namun, saat dia mencoba memahami semuanya, Henry terus berkata dengan nada marah, "Dan sekarang, Ayah tidak akan pernah menerima kehamilan Cynthia ini. Dia akan marah besar. Kita harus mencari cara untuk mengatasi ini, Kak."
Kayla merasa semakin kacau. Dia tidak tahu bagaimana cara menangani situasi ini, dan dia merasa semakin terjepit dalam masalah keluarganya yang rumit.
Ketika Kayla akhirnya kembali ke rumah, dia sangat letih dan penuh dengan perasaan campur aduk. Dia ingin berbicara dengan Cahyo tentang semua yang terjadi, tetapi ketika dia masuk ke dalam rumah, dia tidak mendapati Cahyo ada di rumah. Ternyata Cahyo ada di rumah keluarga Kayla.
KAMU SEDANG MEMBACA
Dear Liar [COMPLETED]
Storie d'AmoreKayla memiliki keluarga yang sempurna, Ayah yang sangat mencintainya, ibu sambung yang seperti ibu kandungnya dan seorang Kakak sambung yang selalu memperhatikannya dan adik yang mengaguminya. Tumbuh di bawah pengawasan keluarganya, Kaylamenjalani k...
![Dear Liar [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/359482747-64-k696227.jpg)