Bab 20 - Skandal

275 46 8
                                        

Malam itu, Kayla masih merasa syok dengan kejadian yang baru saja terjadi di rumahnya. Kakak dan adiknya yang begitu berubah, serta masalah warisan yang belum terselesaikan, membuatnya merasa bingung dan cemas. Dia merasa sangat sendirian dalam menghadapi semua masalah ini.

Cahyo masih belum pulang, dan Kayla merasa semakin terasing dari suaminya. Dia merasa bahwa masalah keluarganya yang rumit telah mengganggu hubungannya dengan Cahyo. Dia ingin berbicara dengan suaminya tentang semua yang telah terjadi, tetapi dia tidak tahu bagaimana melakukannya.

Selain itu, Ibu juga tidak menghubunginya lagi. Kayla merindukan percakapan dengan Ibu, ingin mendengar saran dan dukungan dari ibunya. Tapi sejak insiden dengan Lila dan Henry, Ibu tampaknya menjauh dan tidak ingin berbicara dengannya.

Kayla merasa bahwa keluarganya telah berubah begitu drastis dalam waktu yang singkat, dan dia merasa terjebak di tengah-tengah semua masalah ini. Dia merasa sangat tertekan dan bingung tentang apa yang harus dilakukan selanjutnya.

Keesokan paginya, ketika Kayla pergi ke apotek, dia mendapati suasana yang sangat berbeda. Pelanggan-pelanggan yang biasanya datang dengan wajah ceria sekarang terlihat serius dan berbisik-bisik. Beberapa dari mereka bahkan memandang Kayla dengan tatapan penuh tanda tanya.

Kayla merasa tidak nyaman dengan situasi tersebut dan mencoba untuk tetap fokus pada pekerjaannya. Namun, ketika salah satu pelanggan datang ke kasir dengan senyum sinis di wajahnya, dia tidak bisa lagi menghindari apa yang sedang terjadi.

"Adikmu pelaku pemerkosaan ya?" kata pelanggan itu dengan nada ejekan.

Kayla merasa terkejut dan tidak tahu apa yang dia bicarakan. "Maaf, apa yang Anda maksud?" tanya Kayla dengan bingung.

Pelanggan itu segera menunjukkan sebuah artikel berita di ponselnya yang membahas skandal besar yang sedang terjadi. "Kamu tidak tahu?" katanya sambil menunjukkan ponselnya kepada Kayla.

Ketika Kayla membaca artikel tersebut, dia hampir pingsan. Artikel itu berbicara tentang Henry, adiknya, yang telah terlibat dalam skandal besar. Anak perempuan yang dihamilinya ternyata adalah anak dari seorang dokter spesialis ternama.

Berita ini telah menjadi perbincangan di seluruh kota, dan semua orang tahu tentang skandal ini. Kayla merasa sangat malu dan terhuyung-huyung saat dia mencoba menjalani hari kerjanya. Dia merasa seperti semua mata tertuju padanya, dan dia merasa sangat terpojok.

Ketika waktu istirahat tiba, Kayla mencoba menghubungi Henry dan Lila untuk mendapatkan penjelasan tentang berita ini. Namun, keduanya tidak menjawab panggilan atau pesan teksnya. Kayla merasa semakin putus asa.

Saat dia mencoba mencari tahu lebih lanjut tentang skandal tersebut, dia menemukan bahwa wartawan-wartawan mulai berkumpul di depan rumah keluarganya. Mereka ingin mendapatkan pernyataan dari keluarga Henry tentang skandal ini.

Saat Kayla mencoba menghadapi situasi ini, dia merasa sangat tak berdaya dan terluka oleh perbuatan Henry. Dia merasa bahwa semua masalah keluarganya yang rumit telah mencapai titik puncaknya, dan dia tidak tahu bagaimana cara mengatasinya.

Ketika Cahyo akhirnya pulang, dia melihat apotek Kayla tutup dan suasana hati istrinya yang terlihat ketakutan. Dia segera mendekati Kayla dan mencoba menghiburnya.

"Sayang, apa yang terjadi?" tanya Cahyo dengan lembut. "Kenapa apotekmu tutup? Dan kamu terlihat sangat ketakutan."

Kayla merasa sangat lega melihat Cahyo kembali. Dia merasa bahwa Cahyo adalah satu-satunya yang bisa memberinya dukungan dalam situasi ini.

"Cahyo, Henry terlibat dalam skandal besar," ucap Kayla dengan suara yang gemetar. "Anak perempuan yang dihamilinya adalah anak dari dokter spesialis ternama, dan semua orang tahu tentangnya."

Cahyo terkejut mendengar berita ini dan segera memeluk Kayla. Dia tahu bahwa istrinya pasti merasa sangat terpukul dengan semua masalah ini.

"Kamu tidak bisa menyalahkan dirimu sendiri atas tindakan Henry," ucap Cahyo dengan lembut. "Ini bukan salahmu."

Namun, Kayla masih merasa sangat malu dan terhuyung-huyung. Dia merasa bahwa semua orang menilainya karena hubungannya dengan Henry.

Belum lagi, telepon dan pesan singkat terus berdering di ponsel Kayla. Wartawan-wartawan dan media ingin mendapatkan pernyataan dari keluarga Henry. Kayla merasa sangat tertekan oleh semua perhatian ini.

Setelah membereskan beberapa pekerjaan, Cahyo pergi ke toko parfum favorit Kayla dan memilih aroma yang tahu pasti disukai oleh istrinya. Cahyo juga membeli bunga segar untuk menambah suasana romantis.

Ketika Cahyo kembali ke rumah, dia segera pergi ke kamar tidur dan mengatur segalanya dengan sempurna. Cahyo menyalakan lilin aromaterapi yang berbau lavender, membawa suasana yang tenang dan santai. Dia juga menyemprotkan parfum favorit Kayla di sekitar kamar tidur, menciptakan aroma yang merangsang.

Ketika semuanya sudah siap, Cahyo pergi mencari Kayla. Dia menemukannya di ruang tamu, duduk dengan wajah yang terlihat sangat cemas. Cahyo mendekatinya dan menatapnya dengan penuh cinta.

"Sayang," ucap Cahyo lembut, "aku tahu semua yang kamu alami belakangan ini sangat berat. Tapi malam ini, aku ingin kita melupakan semua masalah itu dan fokus satu sama lain. Apa kamu mau?"

Kayla menatap Cahyo dengan mata yang penuh dengan perasaan campur aduk. Dia merasa sangat terharu dengan usaha Cahyo untuk membuat malam ini istimewa baginya. Meskipun dia masih merasa terbebani oleh semua masalah keluarganya, dia juga ingin merasakan koneksi dan keintiman dengan suaminya.

Dengan hati yang hangat, Kayla tersenyum dan mengangguk. "Aku juga ingin melupakan semua masalah itu, sayang. Aku hanya ingin bersamamu."

Cahyo tersenyum dan menggendong Kayla, membaringkannya di tempat tidur yang telah dia persiapkan dengan penuh kasih sayang. Cahyo memiliki tubuh yang kokoh, dadanya lebar dan mendominasi. Saat dia berbaring di samping Kayla di malam itu, tubuhnya terlihat gagah dan kuat.

Cahyo membiarkan tubuhnya berbicara saat dia merangkul Kayla dengan penuh kasih sayang. Perasaan cinta dan gairah antara mereka berdua meluap, dan Cahyo dengan penuh gairah memenuhi setiap keinginan dan hasrat Kayla. Cahyo dan Kayla mengekspresikan cinta mereka dengan cara yang intim dan penuh gairah. Tubuh mereka menyatu dalam kedekatan dan keintiman, menghasilkan momen yang penuh dengan kebahagiaan dan kenikmatan.

Malam itu tidak cukup hanya dengan dua sesi, Cahyo menunjukkan hasrat luar biasa pada Kayla dengan cara yang mendominasi dan sedikit kasar karena sangat menggebu-gebu, Kayla pun merespons dengan penuh keinginan dan kepuasan. Cahyo sukses besar membuat Kayla melupakan semua masalah yang ada, seolah sedang merayakan sebuah momen kemenangan besar dan melampiaskan segalanya.

Dear Liar [COMPLETED]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang