Segala kebingungan dalam hidup Kayla mencapai puncaknya saat dia melihat buku saku kecil berwarna cokelat milik Cahyo tergeletak di atas meja kerja direkturnya. Pada awalnya, dia hanya ingin mengambil bukunya untuk memberikannya kepada Cahyo saat bertemu. Namun, saat dia membuka buku tersebut, apa yang dia temukan di dalamnya mengguncangnya sampai ke inti.
Di buku saku itu, Cahyo telah membuat rencana rinci yang mengenai semua masalah keluarga Kayla. Semuanya tersusun dengan detail rapi, mulai dari sakit jantung Ayah Kayla, surat kuasa yang diberikan padanya, uang simpanan Ibu, hutang Kak Lila, hingga kasus penghamilan oleh Reihan. Semua ini telah direncanakan oleh Cahyo, dan rencana ini mencakup langkah-langkah yang akan diambilnya untuk menghancurkan keluarga Kayla.
Cahyo mengingat bagaimana Ayah Kayla mempunyai riwayat serangan jantung baru-baru ini. Dia telah berhasil mengakses catatan medis Ayah Kayla yang sangat rahasia. Rencananya adalah dengan memanfaatkan ketakutan Ayah Kayla terhadap sakit jantungnya untuk memaksanya tunduk pada perintahnya. Dengan informasi medis ini, Cahyo bisa memanipulasi Ayah Kayla sesuai keinginannya.
Surat kuasa yang telah diberikan oleh Ayah Kayla padanya menjadi senjata ampuh Cahyo. Dia mencatat dengan seksama tanggal dan waktu saat surat kuasa itu ditandatangani. Cahyo tahu bahwa dengan surat kuasa ini, dia bisa mengambil alih kendali bisnis keluarga Kayla tanpa perlu izin dari siapapun. Ini adalah langkah kunci dalam rencananya.
Cahyo sangat terobsesi dengan uang simpanan yang disembunyikan oleh Ibu Kayla. Dia telah mencari tahu di mana uang itu disimpan dan bagaimana cara mengaksesnya. Rencananya adalah menggunakan uang tersebut untuk melaksanakan rencananya dengan sempurna. Dengan uang sebagai alat pengaruh, Cahyo bisa mengendalikan situasi sesuai keinginannya.
Hutang Lila kepada pemberi pinjaman uang adalah kunci untuk memaksa Lila berada dalam rencananya. Cahyo telah mencatat semua detail hutang tersebut, termasuk besarnya dan jatuh tempo pembayarannya. Dia tahu bahwa dengan mengancam untuk mengungkapkan hutang Lila, dia bisa memerasnya untuk melakukan apapun yang dia inginkan.
Cahyo juga telah mencatat semua detail tentang kasus penghamilan Reihan dan bukti-bukti yang dimilikinya. Dia tahu bahwa informasi ini adalah senjata ampuh untuk menghancurkan nama baik keluarga Kayla. Rencananya adalah mengungkapkan semua ini ke publik, sehingga keluarga Kayla akan menghadapi malu dan cemoohan dari masyarakat.
Emosi yang mendalam mulai mendominasi diri Kayla. Dia merasa marah, terluka, dan terkhianati. Air matanya mulai mengalir, dan dengan gemetar, dia menutup buku saku tersebut.
"Cahyo!" teriak Kayla dengan suara yang penuh kemarahan saat dia membalikkan meja dan melangkah menuju pintu. Dia tahu bahwa dia harus menghadapi Cahyo dan mengungkapkan kebenaran yang telah dia temukan.
Kayla merasa seperti dunianya runtuh. Dia tidak bisa mempercayai apa yang dia baca dalam buku saku Cahyo. Semua yang dia ketahui dan yakini tentang Cahyo tiba-tiba menjadi hancur. Dia merasa marah, terluka, dan terkhianati. Setiap kata dalam rencana Cahyo menusuk hatinya seperti pisau tajam.
Dia segera mencari Cahyo dan menemukannya di ruang tengah rumah. Dengan mata penuh kemarahan, dia menunjukkan buku saku itu pada Cahyo. "Apa ini, Cahyo? Apa artinya semua ini?"
Cahyo terkejut dan ketakutan saat melihat bukunya di tangan Kayla. Dia mencoba meraih buku itu dari tangan Kayla, tetapi Kayla menolak untuk melepaskannya. "Jawab aku, Cahyo! Apa arti semua ini?"
Cahyo terdiam sejenak sebelum akhirnya mengakui semuanya. "Ya itu bukuku."
Kayla merasa seperti jantungnya hancur saat mendengar pengakuan Cahyo. Dia mencoba menahan air matanya, tetapi akhirnya air mata itu meleleh begitu saja. "Apa yang kamu lakukan, Cahyo? Bagaimana kamu bisa mengkhianati aku seperti ini?"
Cahyo memegangi tangan Kayla, "Bacalah sampai akhir. Aku jatuh cinta padamu Kayla. Sungguh."
Kayla menarik lengannya, Ia membaca kembali semua langkah telah tersusun rapi, dan dia merasa sangat yakin bahwa Cahyo memang berniat menghancurkan keluarganya. Dan dia adalah kunci untuk melaksanakan rencananya ini dengan sukses. Cahyo paham betul bahwa dia harus terus memanipulasi dirinya agar tetap berada di pihaknya.
Kayla tidak bisa lagi mendengar penjelasan Cahyo. Dia merasa sangat kecewa dan marah. "Pergi dari sini, Cahyo. Aku tidak ingin melihatmu lagi."
Cahyo terdiam, "Bacalah sampai akhir saat kau sudah tenang." Ia khawatir dengan reaksi dari Kayla. Rekasi itu adalah reaksi yang selalu ia bayangkan selama ini namun Ia tidak merasa senang namun sedih. Melukai perempuan yang Ia cintai.
Setelah Cahyo pergi, Kayla merasa sangat hancur. Semua yang dia yakini selama ini telah runtuh dalam sekejap, dan dia merasa sangat tersakiti. Dia terlalu terpukul oleh pengkhianatan Cahyo untuk memikirkan masalah keluarganya.
Saat dia duduk sendirian di kamarnya dan merenung tentang semua yang telah terjadi, dia mulai menyadari betapa tragis dan ironisnya kehidupannya. Dia telah mencintai Cahyo dengan tulus, memberikan segalanya padanya, bahkan ketika dia tidak pernah menyadari bahwa Cahyo sebenarnya hanya memanfaatkannya untuk mencapai tujuannya sendiri. Ia menyimpan buku itu dipinggir tempat tidur. Lalu berusaha menyusun bagaimana memperbaiki kehidupannya saat ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
Dear Liar [COMPLETED]
RomanceKayla memiliki keluarga yang sempurna, Ayah yang sangat mencintainya, ibu sambung yang seperti ibu kandungnya dan seorang Kakak sambung yang selalu memperhatikannya dan adik yang mengaguminya. Tumbuh di bawah pengawasan keluarganya, Kaylamenjalani k...
![Dear Liar [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/359482747-64-k696227.jpg)