Anin POV
Lagi-lagi Kiran membuat ulah dia berlari kesana kemari sambil bermain lumpur. Membuat separuh badannya sukses terbungkus lumpur. Oh tidak ! Dia mulai berlari ke arahku.
" Anin jangan lari ! ayo sini biar kupeluk.hahaha "
"jangan Kiran ! kamu kotor, aku tidak mau jadi ikutan kotor. Berhentilah mengejarku"
Kenapa larinya sangat cepat. Membuatku kelelahan saja.
Kiran POV
" nah ketangkep kamu"
Eh kenapa Anin diam saja. Oh apa ini nyata ? bukankah Dia anak yang kemarin. Tapi siapa orang-orang yang ada disekelilingnya.
"Mereka yang kemarin hamper menabrakku"
Suara Anin seketika membuat emosiku naik dan hamper meletus. Mereka harus diberi pelajaran, tak akan kubiarkan mereka lari begitu saja.
" kamu mau kemana ?"
tak kuhiraukan suara Anin. Ku hampiri mereka dan saat itu juga Anin mulai merengek agar aku tak membuat masalah. Hah yang benar saja, aku membuat masalah ? mereka yang cari masalah duluan. Pegangan Anin dipergelangan tanganku semakin kuat. Namun seketika itu juga, genggamannya mulai melemah. Saat aku mulai angkat bicara.
" eh kaliankan yang kemarin nabrak saudaraku?"
" dasar gadis kampung ! jaga bicaramu itu".Gadis ini benar-benar menyebalkan.
" memang benarkan kalian yang nabrak. Buat apa aku harus jaga sikap? Lagipula mana niat baik kalian setelah menabraknya?"
" kamu butuh uang berapa? Sebutkan saja, dan segeralah pergi"
Siapa sih gadis-gadis ini. Kenapa mereka begitu menyebalkan. Kalau tak ingat kondisi ada pria tampan ini pasti sudah ku pukul.
" kau hanya perlu minta maaf. Lagipula aku sudah punya uang. Terimakasih"
" baiklah maafkan aku dan temanku ini atas kejadian kemarin dan hari ini. Maaf sudah membuatmu merasa tidak nyaman. Kalau boleh tau siapa nama kalian?"
Wah dia sangat sopan, belum lagi lesung pipinya Nampak jelas saat dia tersenyum. Mengagumkan.
" kami terima permintaan maaf kalian. Maaf kami juga berlaku tak sopan. Namaku Kirana Des Kato dan ini sahabatku Anindita Prameswari. Siapa kalian ? kami baru pertama kali ini melihat kalian disini ?"
Kali ini anak yang sempat terkena bolaku itu mulai angkat bicara dan menarik tanganku untuk berkenalan dengannya.
" namaku Keenan Koesmadji Dolken, lalu yang ini Renald Bouttier saudaraku disebelahnya ada Clarandita Ryder dan Natasha Angelic."
" maaf tanganmu jadi kotor"Oh dia tersenyum lagi, seperti waktu itu namun lebih lebar dan tulus.
" namamu dan dia seperti tidak asing. Oh tunggu dulu nama belakangmu Kato? Apa kau dari keluarga Takashi Des Kato?" ucap Pria dengan Lesung pipi itu yang ku ketahui bernama Max.
" darimana kamu tau itu?"Saat itu juga Anin mulai mengeluarkan suaranya. Karena ku piker dia pasti marah pada perbuatanku.
" apa kamu dari keluarga Bouttier ? aku dari keluarga Reinhart. Apa kamu mengenalnya ?"
" tunggu jadi kalian juga anak dari rekan bisnis orang tua kami? Wah senang bisa mengenal kalian."
"wah kejuatan besar bisa mengenal kalian dengan baik. Tapi tak kusangka gadis sepertimu anak dari keluarga Des kato dan Reinhart."
Sial! Siapa sih gadis ini. Untung saja Anin segera menggenggam tanganku sebagai bentuk peringatan kalau dia akan marah , kalu sampai aku bertindak bodoh.
Author POV
Pengenalan yang singkat itu membawa mereka saling mengenal dan tumbuh bersama. Namun kebiasaan mereka dari kecil tak pernah berubah sedikitpun. Anin yang selalu sabar dan penuh pengertian, Ren yang bersikap dingin,manis dan tegas, Keenan yang selalu jahil, Kirana gadis tomboy yang pemberani, dan Natasha juga Clara yang tetap membenci Anin dan Kirana.Tolong komentar dan sarannya ya ! biar tambah semangat lagi nuisnya. Jangan lupa juga buat bintangnya ya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Whispering Of Love
Romance"Aku bukanlah pria sempurna, tanpa kamu sosok gadis kecil yang telah tumbuh menjadi permata yang cantik " - Keenan Koesmadji Dolken - "Hari - hariku akan selalu menjadi mimpi buruk. Tanpa kamu sebagai pelindungku" - Kirana Des K...
