bagaimana rasanya di jauhi oleh orang yang dulu sangat kamu cintai, kini menjadi musuh terburuk bagimu, itulah yang di rasakan oleh gadis cantik yang bernama LUNA parasnya yang cantik dan murah senyum tidak mampu menghilangkan rasa kebencian didalam...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Matanya terpejam lelap tapi keringat dingin membanjiri wajah danny, ekspresi wajahnya begitu memancarkan raut wajah yang ketakutan.
"Aaarrgghhhh"nafasnya tersenggal saat terbangun,
"Oy, lo kenapa dah, mimpi buruk?"danny tak menjawab ia hanya menggangguk sembari meraup wajahnya.
"Makanya berdoa dulu sebelum tidur, nih ada kotak makan titipan dari luna"ujar hans menaruh titipan itu di nakas tepat disamping danny, danny melirik sekilas kotak itu, lalu menatap kembali hans
"Luna? Lalu dimana dia, ko bukan dia sendiri yang nganterin ke gue"tanya danny
Hans menghela nafasnya, "gue tadikan pulang sebentar buat ngambil seragam dan pas gue mau balik ke sini buat gantian sama el, eh si luna ngechat ke gue minta ketemuan sebentar,- dan ya itu dia nitip itu nanti sepulang sekolah dia bakal mampir kesini"
"Udah deh lo tenang aja, udah kek bayi di tinggal emak nya dah"cibirnya
Danny mendelik bergeming,"sialan, kaya lo enggak aja"hans hanya terkekeh.
Tak lama elnathan baru saja datang sudah siap untuk berangkat sekolah. "Yuk hans cabut, masih ada 30 menit lagi nih"
Hans pun bergegas pergi,"kita sekolah dulu ya dann, kalo terjadi sesuatu telfon gue aja atau gak el"danny pun menganggukan kepalanya, menatap kedua temannya pergi.
"Sialan gara gara mimpi itu, gue jadi takut secara berlebihan, gue gak mau kehilangan luna"monolognya
Danny tersentak ketika memikirkan sesuatu, lalu ia meraih ponselnya yang berada di nakas itu, dan mengetikan pesan untuk dua orang..
"Tolong awasi gerak gerik si nenek lampir itu dan laporkan padaku bukti bukti yang sudah kau kumpulkan dalam bentuk berkas"
"Siap tuan!!!"balasan cepat dari anak buahnya.
"Gue tau, lo gak bakal ngikutin perintah gue tapi please dengerin gue dulu, selagi gue masih dirumah sakit untuk beberapa hari kedepan, gue minta tolong lo jaga luna buat gue, keadaan gue sangat mendesak"
"Tanpa lo minta, gua bakal jagain dia.. Karna dari dulu sampai sekarang pun gak ada yang berubah dari gue, urus aja kesehatan lo"balas dari seseorang itu.
Danny tersenyum miring saat melihat pesan dari orang tersebut, seolah dia lebih mengenal luna dibanding dirinya, "ck, ketikan lo sombong banget"gumamnya.
ilustrasi..
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.