09. pulang sekolah

4K 261 16
                                        

Bel pulang sekolah telah berbunyi semua murid pada berhamburan keluar kelas. Tak kecuali Chenle and the geng dan Jisung.

Namun Chenle melangkahkan kakinya lebih dahulu meninggalkan ketiga orang yang menatapnya dengan bingung.

Chenle ngambek cerita nya, tadi dia kena hukum pak Mark karena telat dateng pas jam olahraga. Jadi tadi Chenle di suruh lari di lapangan 30 kali. Membuat Chenle rasanya mau mati.

Chenle ngambek dengan Renjun dan Haechan karena mereka gak bangunin Chenle dan gak mau berbagi bilik. Lalu Chenle juga ngambek dengan Jisung.

"Eh nanti dulu gua ngapain ngambek dengan Jisung?" Chenle berhenti sejak lalu berputar balik ke arah kantor untuk menyusul Jisung.

"Kalo gua ngambek dengan Jisung entar malah gua lagi yang di usir"

Padahal kalo di pikir pikir yang seharusnya ngambek kan Jisung, soalnya Chenle dengan lancang asal nyentuh. Tapikan Chenle kepo soalnya gak pernah liat tato langsung di depan mata.

"Eh tapi kok kutu buku kek Jisung bisa punya tato? Wah anjing masa gua kalah keren sih dengan dia. Pokoknya gua mau buat tato juga!" Langsung saja Chenle berlari untuk menyusul Jisung.

Jarak kelas Chenle dengan kantor guru cukup jauh. Dia harus melewati kelas 12 dan ruang OSIS untuk sampai di kantor. Tadi Jisung di panggil pak Jungwoo untuk membahas lomba kimia.

Pak Jungwoo yakin kalau mengajak Jisung untuk lomba pasti akan menang. Karena Jisung memiliki otak yang sangat pintar. Sangat beruntung sekolah ini kedatangan murid pindahan seperti Jisung.

Saat sedang asik berjalan sambil bersenandung Chenle tak sengaja bertabrakan dengan seseorang.

"ANJING!" umpat Chenle karena sekarang dirinya terjatuh ke lantai.

"Eh boss? Lu gak apa?" Haechan, tersangka yang menabrak Chenle.

Chenle menerima uluran tangan Haechan lalu berdiri. Sedikit membersihkan celananya yang kotor karena lantai.

"Anjing lu asal nabrak!" Ucap Chenle sedangkan Haechan hanya ketawa menampilkan giginya.

"Sorry buru buru tadi" Ucap Haechan

"Ngapain buru buru? Mau kemana emang?" Tanya Chenle penuh kebingungan.

"Pulang lah mau kemana lagi" Jawab Haechan sedikit gugup.

"Pulang? Tapi kan itu arah ke pakiran guru"

Haechan terdiam, benar Haechan sedang menuju ke pakiran guru. Chenle menatapnya penuh tanda tanya.

"Itu anu gua hmm anu"

"Anu lu kenapa? Tegak?" Dengan tidak tau dosa Chenle menunjuk ke arah privasi Haechan.

"Bukan anjing gua mau liat pak Mark dulu. Gua takut dia pulang dengan bu siti lagi" Jelas Haechan kepada Chenle.

"Lah lu siapa nya pak Mark? Penguntit lu Chan!"

"Dih biarin suka suka gua! Awas gua mah lewat lu ganggu deh" Langsung saja Haechan berlari meninggalkan Chenle yang terdiam melihat kelakuan Haechan.

"Gila anjing!"

•Sebangku•

Sekarang Chenle sedang duduk di kursi yang ada di depan kantor. Entah kapan Jisung akan keluar dari ruang tersebut. Chenle merasa bosan karena dari tadi dia hanya mengscroll Tik*tok saja.

"Anjay Lamborghini keluaran baru! Andai gua masih orkay udah gua beli nih!" Chenle menatap sedih vidio yang ada di ponselnya.

Biasanya Chenle hanya tinggal pesan lalu mobil tersebut ada di depan matanya. Tapi sekarang semua tidak semudah itu.

Sebangku||JICHEN||Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang