11. Pavel

12.9K 626 16
                                        

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


🐋🐋🐋


Malam yang dinantikan telah tiba. Begitu Avisena masuk kedalam sirkuit, semua orang disana tertuju padanya. Kalangan anak muda yang memiliki kegemaran yang sama. Datang menghampiri lalu ber-tos ria. Seperti biasa keadaannya memanag ramai. Malam minggu itu adalah waktu dimana anak sekolah bisa bebas dari jeratan pikiran besok bangun pagi.

"Avi!" Leni ternyata juga datang. Mereka kenal saat bertemu di club minggu lalu, menghadiri ulang tahun teman mereka yang ternyata sama. Dengan senyum yang mengembang, ia berlari kecil menghambur ke dalam pelukan Avi.

"Maaf, ngga jemput lo. Gue harus urus motor tadi," ucap Avi. Leni hanya tersenyum. "Kali ini harus menang. Malu sama temen-temen aku kalo kamu kalah."

Avi tahu, banyak perempuan yang mendekatinya karena di sekolah, dirinya termasuk siswa terkenal. Berpacaran dengan Avisena akan membuat orang itu semakin famous. Bahkan pada saat ini Leni lebih menuntut kemenangan dari Avi.

"Kalo menang emang kenapa? Mau pamer sama temen-temen norak lo kalo cowok lo jagoan?"

Itu suara Selena. Gadis itu berjalan santai dengan tangan terlipat. Mulutnya memang tak bisa difilter. "Mau aja di seribu satukan sama buaya modelan dia," lanjutnya lagi, masih kesal dengan kejadian sore tadi.

"Avi!" Leni memasang wajah kesal. Niat untuk mendapatkan pembelaan, Avi hanya menggedikkan bahunya. Seakan dirinya menyuruh Leni untuk tak membalas terlalu jauh.

Selena bukan tipe orang yang bisa diremehkan. Membantah omongan dia sama saja masuk kedalam kandang harimau.

Sedangkan Selena dengan santainya meninggalkan mereka dan memilih bergabung dengan anak lainnya seolah tak mengatakan apapun sebelumnya. Avi terkekeh kecil. Semua yang Selena lakukan seperti diluar dugaannya.

Tak lama setelah itu, suara riuh terdengar saat mobil box datang lalu terbuka. Isi dari box itu membuat satu sirkuit terpaku kagum. Motor Kawasaki ninja zx10r turun dikawal dengan beberapa bodyguard berbaju hitam yang kompak mengenakan masker.

Seperti lihat diadegan film-film. Luar biasa sekali! Bahkan sepengetahuan Avi motor itu seharga setengah miliar.

Belum selesai terkagum, satu mobil memasuki sirkuit. Dan setelahnya seseorang turun dengan tubuh yang sudah lengkap mengenakan helm full face yang menutupi kepalanya. Avi benar dibuat tercengang.

Tolonglah, ini hanya balap motor biasa. Kenapa rasanya seperti hendak tanding nyata?

"Weh, cakep banget anjing! Gue pengen pegang huhuu!" Jeva dengan hebohnya menunjuk nunjuk seperti anak kampung.

"Parah, dia bener-bener niat banget," Bobi mencletuk.

"Lo mending mundur aja deh, Vi, sebelum malu kalah," Juan menepuk pundak Avi, sedangkan anak itu masih ternganga.

Sea For Blue Whales [TERBIT]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang