Prolog

47.1K 1.7K 42
                                        

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


-

"Cepat sembuh lukanya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


"Cepat sembuh lukanya. Biar besok kalo ada yang jahatin kamu, kamu bisa lebih kuat lagi."— gadis kecil taman.

🐋🐋🐋




Seorang anak berusia dua belas tahun bergerak gelisah di dalam mobil. Wajahnya di penuhi luka yang masih segar. Tak merintih kesakitan, ia sudah biasa. Kata ayahnya, seorang lelaki yang akan menjadi pemimpin harus kuat. Meski dia masih anak kecil, kata itu sudah tertanam pada dirinya.

Memiliki kehidupan yang baik dengan bergelimang harta, masa depan yang sudah tertata rapi, tatapan memuja semua orang saat melihat dirinya, ia sudah terbiasa. Hingga sifat angkuh yang terkadang tak ia sadari membuat dirinya sadar, ini tidak benar.

Semua berubah menjadi petaka untuknya. Termasuk keluarga yang sangat dirinya banggakan.

Lelaki itu memainkan tautan jarinya, merunduk dalam berusaha menulikan pendengaran dari keributan yang terjadi di depan mobil tumpangannya.

"SEMENJAK KAPAN KAMU PEDULI SAMA KARANG?! KAMU KERJAANNYA CUMA SELINGKUH SAMA ANAK BARU DI RUMAH SAKIT ITU!" teriakan lelaki paruh baya itu terdengar menggelegar. Menekan setiap perkataannya sampai muncul urat di wajah merahnya, ia benar sedang marah.

Wanita berpakaian rapi di depannya itu berdecih, mengalihkan pandangan tak kuasa menatap pria di depannya. "Kamu mata-matain aku? Keterlaluan ya kamu!"

"Apanya?! Kamu bener selingkuh kan?!"

"Cukup mas! Dirga itu cuma rekan kerja! Sampai kapan kamu nyudutin aku terus?! Gila kamu ya!"

"Bener kan kamu selingkuh?!"

"Terserah! Aku bakal bawa Karang pergi dari kamu! Buat apa terus bareng kalo kamu sendiri ngga percaya sama aku!"

"Jangan macam macam kamu. Apa kata media kalau kita pisah? Mereka bakal mikir kalau aku kepala keluarga yang ngga becus!"

Sea For Blue Whales [TERBIT]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang