selama sarapan berlangsung, rose hanya diam seribu bahasa. bahkan saat sang ayah menanyakan suatu hal padanya, ia menjawabnya hanya dengan anggukan atau gelengan saja. dan hal itu membbuat jungkook kebingungan. apa rose masih marah? padahal tadi dirinya sudah menjelaskan semua kesalahpahaman yang terjadi antar keduanya.
"nuna, kau kenapa?" setelah masuk kedalam mobil. tanpa basa basi, jungkook langsung menanyakan keadaan rose yang ttiba tiba menjadi pendiam. takutnya, calon istrinya itu sedang sakit dan memendamnya sendirian. karena menurut minyoung dan seojoon, rose itu gemar sekali menyembunyikan masalahnya sendiri.
rose yang di tanyai seperti itu sontak menoleh pada jungkook, "aku baik baik saja, kenapa memangnya?"
"tidak, aku hanya heran. kenapa dari tadi diam saja. takutnya kau masih marah denganku" ungkap pemuda tampan itu.
"memang" jawab rose kembali menatap ke depan, "aku memang masih marah padamu" lanjutnya.
"astaga, marah kenapa lagi sekarang? bukankah aku sudah menjelaskan semuanya. kau salah paham, aku tidak bergandengan dengan wanita lain--- aku hanya membantu wanita buta itu" jelas jungkook frustasi.
alih alih menjawab ucapan jungkook, gadis bersurai blonde itu terlihat acuh dan malah menggendikan bahunya. tentu hal itu membuat jungkook semakin kelimpungan, ia baru pertamakali menghadapi sikap wanita seperti ini. biasanya wanita wanita yang lain mendekat padanya dan bersikap manis padanya, tapi kenapa ini malah kebalikannya.
dalam diam, sebenarnya rose memikirkan penggemar rahasianya yang sudah tak lagi mengiriminya bunga sejak beberapa minggu yang lalu. hanya ada dua kemungkinan, penggemar rahasianya itu sudah bosan padanya dan pergi, atau--- penggemar rahasianya itu sekarang sudah mulai masuk kedalam kehidupannya.
mengingat tentang hal itu, sontak rose kembali menoleh menatap jungkook yang ternyata sedari taddi menatapnya.
"jung" panggilnya.
"hm"
rose yang mendapat respon seperti itu dari jungkook mengurungkan niatnya untuk bertanya, ia kembali membuang pandangannya ke arah lain dengan bibir mengerucut.
"apa nuna? kau mau bilang apa?"
"tidak jadi"
"kenapa?"
"aku malas bicara denganmu, menyebalkan"
"setelah kau pergi, penggemar rahasiamu itu tidak lagi mengirimimu bunga"
"yang benar eonni? tapi kenapa ya? apa dia sudah bosan denganku? apa dia menyerah karena merasa tidak memiliki peluang untuk dekat denganku?"
joan menggeleng, "seperti bukan itu, aku malah curiga, jangan jangan selama ini penggemar rahasiamu itu sekarang berhasil masuk kedalam kehidupanmu dan dekat denganmu. dan dia merasa tidak perlu menjadi penggemar rahasia lagi karena sudah berhasil dekat denganmu" jawabnya.
"masuk kedalam kehidupanku? dekat denganku?" gumam rose sembari berpikir, siapa kira kira yang baru baru ini ia kenal dan dekat dengannya.
"ya, coba kau ingat ingat. siapa laki laki yang akhir akhir ini berinteraksi denganmu"
gadis berambut blonde itu mengangguk, "tapi, laki laki yang akhir akhir ini berinteraksi denganku hanya jungkook eonni. ada tuan chanyeol, itupun dia tinggal di gwangju, bukan disini"
"aku sejujurnya juga sedikit curiga dengan jungkook" ungkap joan.
"curiga? curiga kenapa eonni? apa tampangnya seperti maling?"
KAMU SEDANG MEMBACA
-JK- [M]
Fanfiction21+ hanya seorang bidadari yang bisa mendapatkan hati seorang jeon jungkook. seorang mafia kejam yang tidak memiliki hati nurani. jangan pernah membuat masalah dengannya jika kalian tidak ingin di habisi olehnya. "ayo jungkook, kau harus berkenalan...
![-JK- [M]](https://img.wattpad.com/cover/359503112-64-k665145.jpg)