Christy dengan teliti melihat lihat tubuh spiritual yang Giselle tawarkan pada dirinya.
"Jadi gimana? ni badan cocok gak sama kalian berdua?"tanya Christy pada Jinan dan Feni.
Jinan dan Feni juga melihat lihat tubuh spiritual itu apakah cocok dengan mereka berdua.
"Yang ini cocok sama gw"ucap Feni melihat kearah tubuh yang ramping, sedikit tinggi dan memiliki rambut blonde sedikit pendek.
"Kalo gw sama yang ini"ucap Jinan melihat kearah tubuh yang memiliki tinggi kisaran 164 cm, jika yang Feni pilih memiliki rambut blonde beda halnya dengan Jinan ia memilih tubuh yang memiliki rambut hitam sedikit panjang.
"Jadi udah fix nih? tubuh ini cocok ama kalian berdua?"tanya Christy memastikan.
"Iya"jawab Jinan
"Yoi"timpal Feni
"Bagus deh"balas Christy."sel tubuh spiritual ini buat aku dua duanya boleh?"lanjutnya bertanya pada Giselle.
"Boleh kak ambil aja"ucap Giselle ia dengan senang hati memberikan tubuh spiritual itu pada Christy."tapi...sama Kaka mau buat apa?"tanya Giselle penasaran.
"Sebenernya ini bukan Kaka yang mau make sih"jawab Christy sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal.
"Lah terus buat siapa?"tanya Giselle merasa sedikit aneh dengan Christy.
"Buat mereka"ucap Christy. Kemudian Jinan dan Feni keluar dari tubuh Christy. Hal itu sukses membuat Giselle terkejut.
"Mereka jiwa spiritual! kenapa bisa mereka ada didalam tubuh Kaka?"tanya Giselle
"Panjang ceritanya kalo dipendekin juga gak bisa"ucap Christy
"Jadi mereka yang mau make tubuh itu?"tanya Giselle
"Iya"jawab Christy singkat.
"Ya udah kak silahkan dicoba semoga berhasil"balas Giselle
"Cara masukin kalian ke tubuh itu gimana hah?"tanya Christy ia sedang bingung sekarang.
"Kita bisa masuk sendiri"ucap Feni
"Lah bisa sendiri kah? kirain gak bisa"ucap Christy yang tadinya bingung sekarang sudah tidak.
"Gw coba duluan ya"ucap Jinan. Kemudian jiwanya mulai masuk ke tubuh spiritual itu.
Tubuh spiritual itu mulai teraliri dengan energi berwarna kuning yakni energi guntur milik Jinan. Perlahan lahan tubuh itu terangkat keatas. Singkatnya proses itu sudah selesai kini tubuh itu turun kembali kebawah dan berdiri tegak.
Perlahan lahan Jinan membuka matanya, dan yah dia berhasil hidup kembali. Jinan pun tersenyum bahagia."Akhirnya gw bisa hidup lagi weh!"senangnya.
"Wihhh selamat yaaa!"Christy juga ikut senang."Ooo jadi begini kalo dia hidup lagi dalam wujud manusianya"batin Christy."sama aja njir kaga ada yang berubah"lanjutnya.
"Kerennn!"puji Feni."sekarang giliran gw"ucap Feni. Ia melakukan seperti yang Jinan lakukan tadi. Perlahan lahan tubuh itu teraliri energi berwarna merah dan terangkat, proses ini sedikit berbeda dari yang Jinan lakukan karena selain teraliri energi listrik tubuh spiritual itu juga menyerap energi alam. Singkatnya proses itu sudah selesai. Perlahan lahan tubuh itu turun kebawah. Feni dengan perlahan membuka matanya dan yah sama seperti Jinan dia juga berhasil melakukannya.
"Gimana keren kan gw?"tanya Feni ia melakukan beberapa pose.
"Yaaa lumayan"jawab Christy
"Akhirnya gw bisa hidup lagi! setelah sekian lama jadi jiwa spiritual"ucap Feni ia merasa senang.
KAMU SEDANG MEMBACA
Vampir (CH2) End
VampireCerita ini berisikan Vampir, serigala, dan juga beberapa ras lainnya. Christy adalah gadis baik hati yang tidak memiliki orang tua dia hanya tinggal bersama kakaknya. Namun pada suatu hari kakanya telah dibunuh oleh vampir. Sejak saat itu Christy me...
