Haloo!! Semuanya!! Jangan lupa vote, komen, follow, dan share!!!
UPDATE TIDAK TENTU DAN BISA SAJA HIATUS PANJANG ⚠️
IG: selenafxyz
Tiktok: selenafxyz
***
Hari ini Lunara sudah di boleh kan pulang oleh rumah sakit, yeah! Walau harus menerima kenyataan ia terkena penyakit dan harus sering cuci darah di rumah sakit, itu tidak menghalangi semangat hidupnya. Lunara berada di mobil bersama kakak perempuannya dan ayahnya, ia juga sama kagetnya dengan sang ibu karena ayahnya tiba-tiba memiliki mobil sport mewah berwarna hitam yang padahal dulu ibunya lah yang punya kuasa atas mobil yang mereka beli hasil menabung.
“adek jangan melamun ya?.. ” ucap Amanda.
“kita ke rumah ayah oke? Jangan lagi kalian tinggal sama perempuan seperti Sena.. ” Lunara hanya menatap sekilas ayahnya dan kembali menatap jendela.
Lunara melamun, memikirkan apa kata dokter di rumah sakit, ia harus cuci darah dan tidak sembarangan lagi dalam hidupnya, apa lagi dia sudah mengidap gagal ginjal stadium lima. Tanpa sadar, mereka sampai di rumah mewah yang berlantai 4-6 tingkat ke atas, besar bukan? Lunara sampai melongo di buatnya, bahkan saat ada seseorang berjas hitam dan berbadan kekar membuka pintu mobil untuk dirinya.
Sang kakak Amanda menarik tangan adiknya yang masih tidak percaya apa yang ada di depannya, saat berada di pintu Lunara berbisik pada sang kakak, “Kak, ini kita enggak bawa barang sendiri aja? Nara enggak enak” Amanda menggeleng dan Lunara menatap beberapa pelayan membawa koper mereka masuk ke dalam.
Kedua gadis itu di sambil wanita cantik yang tersenyum ramah pada mereka, “Ayo Manda, Lunara.. masuk” ajak Wanita itu dan Amanda menarik lengan adiknya masuk ke dalam rumah mewah tersebut.
Isinya benar-benar mewah bak istana, dengan ornamen modern, atap-atap nya saja sangat tinggi dan megah dengan lampu yang cantik dan berkilau. Mereka di bawa ke ruang makan yang di isi beberapa pemuda yang tidak sama sekali Lunara kenali, namun pemuda itu mengenali dirinya terutama Amanda. Bahkan Lunara gugup karena wanita cantik itu menyapa Lunara seperti sudah kenal sangat lama terhadap dirinya.
“Duduk Nak.. ” Amanda mengajak Lunara untuk duduk, Lunara duduk tepat di sebelah pemuda itu.
Amanda juga menyapa pemuda itu, dan namanya, Kevin? Itu namanya. Lunara hanya menatap canggung sekitar, tidak ada niatan dirinya ingin memakan makanan yang di sajikan dan hanya menatap teduh sekitarnya, “Nara? Kenapa tidak makan? Kamu tidak boleh makan sembarangan ya? Maafi—” Lunara mencela ucapan wanita itu.
“Enggak apa-apa Tante, aku baik-baik aja..” Lunara mulai memakan hidangan dengan perlahan, jujur saja ia masih sedikit sesak nafas.
Wanita itu tersenyum, selesai makan malam itu, Lunara di persilahkan menuju lantai 3 karena kamarnya berada di sana. Amanda dan Lunara di pandu dengan seorang pelayan menuju lift, dan lagi-lagi Lunara kagum dengan rumah satu ini yang begitu mewah dan megah. Saat sampai di lantai 3, Lunara dan Amanda terpisah, seolah sudah tahu denah rumah mewah ini Amanda memilih pergi sendiri, Lunara di bawa ke kamar paling ujung.
Pintu kamarnya saja megah, dan sesuai ekspektasi kamarnya bak kamar kerajaan dengan tempat tidur King size, Lunara berfikir ia bisa menempatkan kamar ini dua orang sekaligus. Ia menatap pelayan, “Maaf, ini enggak kebesaran? Ada yang lebih kecil kamarnya?” Lunara mendapat gelak tawa dari seorang pemuda yang tadi ia lihat di meja makan.
KAMU SEDANG MEMBACA
LANGIT [AGRASA-LUNARA]
Teen Fiction"Kami ada dan selalu ada, walau hanya tebayang waktu, termakan angin lalu, jiwa kami tetap satu" -AGRASA- Pertemuan tidak mengenakan Gadis bernama Lunara, dengan ketua Geng besar bernama Langit, membawa mereka kesebuah lingkaran hubungan berbelit. A...
![LANGIT [AGRASA-LUNARA]](https://img.wattpad.com/cover/363744748-64-k129447.jpg)